• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Sambo, Kanjuruhan, dan Teddy Minahasa, Momentum Reformasi Polri

by Rupol
in Nasional
459 5
0
496
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Institusi Polri telah diterpa tiga masalah yang menarik perhatian banyak masyarakat dalam tiga bulan terakhir. Salah satunya, kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Kasus kedua, tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 132 orang akibat penggunaan gas air mata oleh aparat. Teranyar, penangkapan Irjen Teddy Minahasa terkait kasus peredaran narkotika jenis sabu.

RelatedPosts

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun DPR dinilai perlu melihat tiga peristiwa itu sebagai momentum reformasi Polri. Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Abraham Todo Napitupulu mengatakan, pembenahan Polri harus mengikuti reformasi TNI pada 1998.

“Kalau omongannya enggak ke arah reformasi kepolisian, ya enggak ada gunanya. Saya mohon maaf. Pak Jokowi harus menyiapkan paket reformasi di tubuh kepolisian, secara struktural, kultural, dan institusional,” kata Erasmus kepada Media Indonesia, Sabtu, 15 Oktober 2022.

Presiden Jokowi telah mengumpulkan dan memberi arahan kepada 559 pejabat Polri di Istana Negara pada Jumat, 14 Oktober 2022. Namun, Erasmus menilai arahan Presiden agar polisi menghilangkan gaya hidup mewah maupun pentingnya menindak anggota polisi yang terlibat dalam kejahatan judi daring maupun narkotika belumlah cukup.

Menurut Erasmus, Indonesia memerlukan lembaga baru untuk mengawasi kerja aparat penegak hukum. Sebab, sistem yang ada saat ini dinilai belum mampu mengusut tindak pidana yang dilakukan oleh aparat penegak hukum sendiri secara komprehensif.

“Propam, Komjak (Komisi Kejaksaan), Kompolnas (Komisi Kepolsian Nasional) satuin aja dalam lembaga yang punya kewenangan menyidik,” ujar dia.

Penangkapan Teddy di tengah lemahnya tingkat kepercayaan masyarkat terhadap Polri, lanjut Erasmus, juga dinilai bukan fenomena puncak gunung es. Alih-alih, ia menyebut bahwa kejadian itu sebagai, ‘Gunung es buatan’. Artinya, Erasmus menduga bahwa proses hukum yang ditujukan kepada Teddy hanyalah gimik Polri.

“Kalau mau dibilang gimik silakan, mau dibilang untuk mendongkrak citra kepolisian, ya dugaan itu masuk akal,” ungkap dia.

Editor: Syafri Ario
(Rupol)

Tags: dan Teddy Minahasa Dinilai Momentum Reformasi PolriKanjuruhankasus Sambo
Previous Post

Akrab Dengan Erick Thohir, Pengamat: Prabowo Ragukan Dukungan NU ke Muhaimin

Next Post

Gelar Adat Minang Teddy Minahasa, Ketua LKAAM: Jika Terbukti, Hanyut dengan Sendirinya

Rupol

Next Post
Gelar Adat Minang Teddy Minahasa, Ketua LKAAM: Jika Terbukti, Hanyut dengan Sendirinya

Gelar Adat Minang Teddy Minahasa, Ketua LKAAM: Jika Terbukti, Hanyut dengan Sendirinya

Recommended

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

Pemko Payakumbuh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

1 hari ago
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

2 hari ago

Trending

Kasus Bullying Berulang di ICBS, DPR: Dinas Pendidikan Perlu Lakukan Pengawasan

Kasus Bullying Berulang di ICBS, DPR: Dinas Pendidikan Perlu Lakukan Pengawasan

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive