• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Wabah PMK Makin Tak Terkendali, Pengamat: Presiden Harus Evaluasi Kinerja Mentan

by Ruang Politik
in Nasional
435 14
0
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/Ist

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/Ist

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK. COM-Wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada ternak semakin tidak terkendali.
Dari data siagapmk.id setidaknya saat ini wabah PMK sudah menyebar ke 21 provinsi, yang membuat ratusan ribu ternak sakit, ribuan ternak mati dan ribuan ternak juga harus dipotong bersyarat.

Kinerja jajaran Kementerian Pertanian mendapat sorotan dari berbagai pihak, karena dinilai tidak serius dan lamban dalam menyikapi penyebaran PMK tersebut.

RelatedPosts

Tak Temukan Pelanggaran, Kemendag Sebut Produk Edi Sesuai Ketentuan

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

“Saya itu udah capek, makanya saya datang terlambat, jujur aja. Kalau bahasa orang Sumatra itu ‘bebal’. Kita di sini mau memperbaiki, Pak, sama-sama, kita mitra, diomongin baik nggak bisa, dielus nggak bisa, ditampar nggak bisa, masak mesti diinjek,” kata Anggota Fraksi PDIP Riezky Aprilia kepada jajaran Kementerian Pertanian, seperti dalam rapat Komisi IV DPR pada 8 Juni 2022 dikutip dari video dalam kanal YouTube resmi Komisi IV DPR, Senin (4/7/2022).

Pada kesempatan yang berbeda, pengamat Kebijakan Publik dari Citra Institute Efriza melihat jajaran Kementerian Pertanian terlihat gagap dalam menghadapi wabah PMK ini.

“Harusnya Mentan Syahrul Yasin Limpo berada di baris terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Sehingga terlihat bahwa Kementan sudah memiliki langkah-langkah yang tepat dan terukur,” ujar Efriza melalui keterangan tertulis kepada RuPol, Selasa (5/7/2022).

Berita Terkait:
Anggota DPR Geram ke Pejabat Kementan, Minta Negara Hadir di Tengah Wabah PMK

Wabah PMK pada Ternak, Wamentan: Kami Kerja Keras Tanggulangi Itu!

Tangkal Wabah PMK, Wamentan: Distribusi Daging Sapi Diperketat Jelang Idul Adha

Wabah PMK, Ma’ruf Amin: MUI Sudah Keluarkan Fatwa

Sebagai pejabat yang sudah berpengalaman dalam menghadapi masyarakat, menurut Efriza Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu belum bisa memberikan ketenangan ke masyarakat.

“Wabah PMK ini sudah membuat peternak menjadi galau dan gundah. Coba bayangkan, mereka sudah susah payah memelihara, memenuhi pakan, dengan harapan mendapatkan keuntungan. Tapi tiba-tiba ternak mereka mati. Bayang-bayang kerugian menghantui mereka. Tugas menteri harusnya selalu berada pada garis depan memberikan informasi-informasi,” lanjut dosen pada berbagai perguruan tinggi tersebut.

Efriza menambahkan, saat ini Mentan Syahrul Yasin Limpo, belum bisa membeberkan langkah-langkah yang bisa menenangkan hati para peternak.

Walaupun secara teori dan teknis Kementan sudah memiliki beberapa langkah, namun ketakutan di tengah-tengah masyarakat harus lebih dulu hilang.

“Kita saksikan sendiri, bahkan pada rapat-rapat di Komisi IV DPR RI saja, Mentan sering tidak hadir. Bagaimana bisa memberikan ketenangan pada masyarakat. Presiden Jokowi harus evaluasi kinerja Mentan, jangan sampai wabah PMK ini menjadi kegaduhan tersendiri,” pungkasnya. (ASY)

Editor: B. J Pasaribu
(Editor)

Tags: KementanPMKRuang Politik
Previous Post

Imbas Wabah PMK, Penjualan Sapi Kurban di Surabaya Menurun 50%

Next Post

Wabah PMK Makin Liar, 2.000 Ekor Lebih Ternak Mati

Ruang Politik

Next Post
Wabah PMK Menyebar, Pelabuhan Tanjung Perak Lakukan Pengawasan Ketat /Ist

Wabah PMK Makin Liar, 2.000 Ekor Lebih Ternak Mati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

4 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

6 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive