• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 05 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangIlmu

Epidemiolog Unair: Virus Hendra Lebih Mematikan dari Covid-19

by Ruang Politik
in RuangIlmu
436 4
0
Update Covid-19 Indonesia 16 Juni 2022: Bertambah 1.173 Kasus/Ist

Update Covid-19 Indonesia 16 Juni 2022: Bertambah 1.173 Kasus/Ist

471
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Kemunculan virus Hendra di Australia menyebabkan kekhawatiran di tengah masyarakat setelah Covid-19 turun kasusnya.

Banyak orang khawatir virus Hendra akan menjadi pandemi baru seperti Covid-19.

RelatedPosts

Senam Zumba Menambah Kebugaran Fisik dan Mental

Terapi Sengat Lebah Efektif Obati Berbagai Penyakit

Pisang Sale, Camilan Manis dan Legit Khas Camilan Indonesia Asli (CI4)

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani, mengatakan bahwa virus Hendra lebih mematikan dari Covid-19.

Dia menyimpulkan demikian setelah melihat tingkat kematian atau case fatality virus Hendra yang cukup tinggi.

“Fatality rate atau tingkat kematiannya lebih tinggi. Jika Covid-19 pada tingkat 3-4 persen, virus Hendra berada pada tingkat 50 persen kematian,” kata Laura kepada awak media, Rabu (2/6/2022).

Menurut Laura, penularan virus Hendra ke manusia diawali dari reservoir alami virus yakni kelelawar yang menginfeksi kuda.

Berita Terkait:
Lima Jenis Virus Hepatitis, Simak Penyebab, Gejala, Penularan dan Cara Pencegahannya

Ada 228 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius, Prof Zubairi Ungkap Virus Penyebabnya

Virus Corona Omicron Mengancam, Lebih Menular Dari Varian Delta dan Beta

Pandemi Belum Berakhir, Epidemiolog Minta Jokowi Rincikan Aturan Lepas Masker

“Kotoran atau urine kelelawar yang jatuh pada rumput makanan kuda, dapat menyebabkan kuda terinfeksi virus Hendra. Manusia dapat terinfeksi virus ini bila terpapar cairan atau droplet dari kuda yang terinfeksi virus Hendra,” katanya.

Laura mengatakan, penularan virus dari kuda ke manusia lebih mudah ketimbang kelelawar ke manusia. Hal ini disebabkan kuda dan manusia sama-sama mamalia.

Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan virus Hendra adalah menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh.

“Juga khususnya kepada orang-orang yang memiliki kontak langsung kepada hewan ternak seperti kuda, harus menjaga higienitas dan sanitasi lingkungan hewan ternak,” ujarnya.

Selain itu, biasakan mencuci tangan sebelum makan dan tidak menyentuh area wajah yang membentang horizontal dari dahi menuju ke dagu secara vertikal (T-Zone).

Vaksin dari virus Hendra memang sudah ditemukan, namun hanya terbatas pada hewan. Untuk itu, optimalisasi dapat dilakukan dengan cara melakukan vaksinasi pada hewan untuk menghindari penyebaran virus Hendra.

Laura yang merupakan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) tersebut menjelaskan, virus yang berasal dari kelelawar Pteropus ini pertama kali diisolasi pada wabah tahun 1994 di Brisbane, Australia.

“Saat itu ditemukan kematian kuda dan manusia akibat virus ini. Setelah diselidiki lebih lanjut, virus Hendra bersifat zoonosis yang artinya bisa berpindah dari hewan ke hewan, maupun hewan ke manusia,” tuturnya.

Meski belum ditemukan kasus di Indonesia, Laura menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dengan cara meningkatkan kebersihan diri. (BJP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Ruang PolitikVirus Hendra
Previous Post

Jejak Panas Ganjar Vs PDIP: Dicap ‘Kemlinthi’ hingga Gubernur Medsos

Next Post

Jokowi Sahkan Protokol ASEAN tentang Penyelesaian Sengketa yang Disempurnakan

Ruang Politik

Next Post
Jokowi Sahkan Protokol ASEAN tentang Penyelesaian Sengketa yang Disempurnakan/Ist

Jokowi Sahkan Protokol ASEAN tentang Penyelesaian Sengketa yang Disempurnakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

Walikota Zulmaeta Tinjau Dampak Banjir di Payakumbuh

3 hari ago
Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

Dinas Kominfo Payakumbuh Dukung Pembinaan dan Penguatan Kapasitas ASN

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

Walikota Payakumbuh Gelar Pemeriksaan Kendaraan Dinas

6 hari ago

Popular

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

Desri : Jangan Tanggung tanggung Safni Harus Ambil Jabatan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive