• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Syaafii Maarif Wafat, Rohaniwan Kristen-Katolik Ikut Berduka

by Ruang Politik
in Nasional
406 30
0
Syaafii Maarif Wafat, Rohaniwan Kristen-Katolik Ikut Berduka/Ist

Syaafii Maarif Wafat, Rohaniwan Kristen-Katolik Ikut Berduka/Ist

467
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Wafatnya Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii turut membawa duka bagi rohaniwan Kristen dan Katolik. Sejumlah pemuka kedua agama itu turut menyambangi jenazah Buya Syafii saat disemayamkan di Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta, Jumat (27/5/2022).

Diantara perwakilan rohaniwan kristen dan katolik yang hadir adalah Pastor Yohanes Dwi Harsanta, Kepala Paroki Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bercela Kemetiran Yogyakarta. Dia turut datang demi memberi penghormatan terakhir pada Buya.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Bagi kami, beliau sosok pendamai, bukan sekedar asal damai, tapi damai yang bermartabat dan berkeadilan,” kata Yohanes yang juga Wakil Uskup Urusan Kategorial itu.

Kami menghormati beliau sebagai sosok yang mengutamakan kebenaran berdasarkan keadilan,” kata Yohanes.

Yohanes menilai Buya Syafii sebagai sosok yang senantiasa menganggap perdamaian antar umat manusia sebagai hal mutlak, merupakan fase tertinggi dari seseorang yang telah matang spiritualitasnya.

Berita Terkait:
Buya Syafii Maarif Wafat, Khofifah Indar Parawansa: Sosok Intelektual, Ulama Karismatik, dan Cendekiawan

Tim Dokter Ungkap Wafatnya Buya Syafii Maarif karena Serangan Jantung Ketiga

Buya Syafii Maarif Wafat, Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta

PBNU Sampaikan Bela Sungkawa Atas Wafatnya Buya Syafii Maarif

“Dengan sosok yang konsisten memperjuangkan perdamaian seperti Buya itulah, semua umat beragama patut merasa kehilangan beliau,” kata Yohanes.

Rohaniwan lain yang melayat Buya Syafii di Masjid Gedhe Kauman adalah pendeta Gomar Gultom selaku Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Gomar mengatakan duka atas wafatnya Buya Syafii tak hanya dirasakan oleh umat Islam dan Muhammadiyah, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia.

“Kami dan seluruh bagian bangsa Indonesia turut kehilangan sosok besar seperti Buya,” ujar Gomar.

Buya, kata Gomar, tak semata dipandang sebagai salah satu bapak bangsa.

“Kami meneladani beliau sebagai negarawan, tokoh republik, yang berkomitmen pada persoalan soalan kebangsaan,” tutur Gomar.

Gomar mengatakan, telah mengusulkan kepada pemerintah mengangkat Buya Syafii sebagai pahlawan bangsa.

“Beliau semasa hidup telah banyak membuat pencerahan dengan pandangan pandangan kebangsaannya,” tukas Gomar.

Syafii Maarif lahir di Nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat pada 31 Mei 1935. Dia bersentuhan dengan Muhammadiyah ketika sejak masih kecil. Dia pernah menimba ilmu di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Lintau, Sumatera Barat.

Keputusannya menimba ilmu di Yogyakarta semakin membuat Syafii dekat dengan Muhammadiyah. Dia menerikan sekolahnya Mualimin Yogyakarta dan kemudian meneruskan ke jenjang perguruan tinggi di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yogyakarta (Sekarang bernama Universitas Negeri Yogyakarta) dan tamat pada tahun 1968.

Selama menjadi pelajar dan mahasiswa dia aktif di lembaga pers majalah Sinar, majalah pelajar Mualimin. Dia juga pernah menjadi jurnalis hingga menjadi redaktur di Suara Muhammadiyah. Syafii juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam kala itu.

Buya Syafii juga pernah menempuh pendidikan S2 di Ohio State University, Amerika Serikat dan S3 dari University of Chicago, Amerika Serikat.

Sepanjang hayatnya, bungsu dari 4 bersaudara ini pernah menjabat sebagai menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah (1998-2005), Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP), dan pendiri Maarif Institute.

Buya Syafii wafat setelah mendapatkan serangan jantung ketiga pada Jumat pagi tadi, 27 Mei 2022. Dia meninggal di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Gamping, Yogyakarta.

Jenazah Syafii Maarif dikebumikan di Pemakaman Muhammadiyah. Tepatnya di Dusun Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo.

Jenazah Buya dibawa dari Masjid Kauman sekitar pukul 15.30 WIB. Dia sebenarnya memiliki hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata karena menerima penghargaan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Jokowi pada 2015.

Akan tetapi Buya Syafii memilih untuk tak menggunakan haknya itu. (BJO)

Editor: B. J Pasaribu
(Rupol)

Tags: Ruang PolitikSyafii MaarifUmat Beragama
Previous Post

Buya Syafii Maarif Wafat, Khofifah Indar Parawansa: Sosok Intelektual, Ulama Karismatik, dan Cendekiawan

Next Post

Diajak PKB Berkoalisi Usung Muhaimin, NasDem: Kita Tidak Tertarik

Ruang Politik

Next Post
Usung Muhaimin

Diajak PKB Berkoalisi Usung Muhaimin, NasDem: Kita Tidak Tertarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Menjemput Lebaran di Cawan PWI: Tempat Rindu dan Berita, Rajut Silaturrahmi 

Menjemput Lebaran di Cawan PWI: Tempat Rindu dan Berita, Rajut Silaturrahmi 

10 jam ago
Ramadhan Penuh Berkah, Wawako Payakumbuh Launching Lapangan Basket 3X3 PERBASI Kota Payakumbuh

Ramadhan Penuh Berkah, Wawako Payakumbuh Launching Lapangan Basket 3X3 PERBASI Kota Payakumbuh

1 hari ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

6 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

5 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

6 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive