• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
08 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Demokrat: Hasil Survey Indikasi Bahaya untuk Demokrasi Indonesia

by Ruang Politik
in Nasional
437 4
0
Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Ist

Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Ist

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Partai Demokrat menginginkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakhiri masa jabatan pada tahun 2024 mendatang.
Pasalnya, pemerintahan saat ini sudah mengarah pada sistem otoriter

Partai Demokrat menyatakan Hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyatakan 62,9 persen responden semakin takut menyampaikan pendapat merupakan alarm bahaya untuk demokrasi di Indonesia.

RelatedPosts

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan bahwa alam demokrasi seharusnya membuat masyarakat berani dan bebas berpendapat.

Menurutnya, ketakutan masyarakat untuk berpendapat hanya terjadi di pemerintahan yang otoriter, bukan di pemerintahan yang demokratis.

Berita Terkait:
Usulan Tiga Periode Dimunculkan Kembali, Demokrat: Kasihan Pak Jokowi

Dana Patungan IKN, Demokrat: Jangan Bebankan Masyarakat

Beli Mobil Mewah. Demokrat: Pemerintah Tidak Punya Sense of Crisis

“Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan rakyat makin takut berpendapat di era Jokowi. Ini alarm bahaya buat demokrasi kita,” papar Herzaky dalam keteranga tertulisnya, Rabu (6/4/2022).

Ia meminta pemerintah introspeksi diri. Herzaky bilang, iklim ketakutan yang terjadi di masyarakat terjadi karena ada upaya-upaya terstruktur dan sistematis yang disengaja oleh pemerintah, baik lewat kebijakan, tindakan, hingga pembiaran atau by omission yang dilakukan oleh elemen pemerintah.

“Jika tiap warga masyarakat yang berbeda pendapat, lalu didatangi oleh aparat, seperti yang terjadi di Wadas, bagaimana masyarakat bisa berani menyampaikan pendapatnya?” tuturnya.

“Jika bersuara kritis di media sosial, mendadak media sosialnya diserang oleh para pendengung, bagaimana masyarakat bisa tenang dalam berekspresi?” sambung Herzaky.

dengan pendapat bahwa saat ini masyarakat semakin takut untuk menyatakan pendapatnya,” kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanudin Muhtadi, Minggu (3/4/2022).

Dari hasil survei, hanya 21,4 persen responden yang tidak setuju dengan anggapan bahwa masyarakat kini semakin takut untuk menyatakan pendapat. Ada 15,7 persen yang menyatakan tidak tahu atau tidak mau menjawab.

Kemudian, dari hasil survei yang sama, sebanyak 59,5 persen responden setuju agar UU ITE segera direvisi karena mengancam kebebasan berekspresi.

Lalu ada 33,9 persen responden yang mengetahui dan mengikuti perkembangan isu rencana UU ITE ingin direvisi.

Survei dilakukan sepanjang 11-21 Februari 2022 dengan melibatkan 1.200 responden lewat metode multistage random sampling. Margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Presiden Joko Widodo belum lama ini menegaskan pemerintah tidak pernah berniat memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk menabrak nilai-nilai demokrasi konstitusional. Hal itu ia sampaikan dalam Sidang Pleno Khusus Laporan Mahkamah Konstitusi (MK) Tahun 2021, Kamis (10/2/2022).

Jokowi menyampaikan pemerintah membuat berbagai kebijakan penanganan pandemi dengan kehati-hatian. Dia memastikan semua kebijakan dilakukan disertai alasan yang faktual, objektif, dan terukur.

“Tidak pernah terlintas dalam pikiran pemerintah sedikit pun bahwa dengan mengatasnamakan pandemi Covid-19 pemerintah dengan sengaja menempuh langkah-langkah dan cara-cara inskonstitusional, menabrak prosedur dan nilai-nilai demokrasi konstitusional,” kata Jokowi.

Pemerintah pun telah menyatakan kepada publik bahwa Jokowi tidak alergi terhadap kritik. Pemerintah mengklaim Jokowi terbuka atas semua kritik yang ditujukan.

Pemerintah mengatakan sejumlah kritik hingga demonstrasi yang masih terjadi menandakan demokrasi masih berjalan di Indonesia. Semua pihak yang mengkritik pemerintah dianggap kawan dalam membangun demokrasi.

“Orang-orang yang melakukan kritik, mereka adalah kawan di dalam membangun demokrasi dan kemudian adalah kawan dalam membentuk kebijakan-kebijakan yang terbaik untuk masyarakat. Apabila ada kritik, demonstrasi, kita bersyukur demokrasi sedang baik-baik saja di republik ini,” kata Fadjroel Rachman saat masih menjadi Juru Bicara Jokowi, Jumat (22/10/2021).(BJP)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Partai DemokratPemilu 2024Presiden JokowiRuang Politik
Previous Post

Pengamat: Wacana Tunda Pemilu Pasti Lanjut, Walau Jokowi Sudah Larang

Next Post

Catat Tanggalnya, Jokowi Umumkan Cuti Bersama Lebaran

Ruang Politik

Next Post
Presiden Joko Widodo menyebut semua pihak tetap harus patuh terhadap konstitusi terkait dukungan untuk menjabat tiga periode/Ist

Catat Tanggalnya, Jokowi Umumkan Cuti Bersama Lebaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tim Safari Ramadhan DPW NasDem Sumbar Disambut Hangat Oleh DPD NasDem Kota Payakumbuh

Tim Safari Ramadhan DPW NasDem Sumbar Disambut Hangat Oleh DPD NasDem Kota Payakumbuh

6 jam ago
Silaturrahmi  DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

Silaturrahmi DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Payakumbuh Dihadiri Tokoh Masyarakat H.Wan Martabak

1 hari ago

Trending

Anggota DPRD Payakumbuh Ainul Farhan J Gelar Reses di Kelurahan Padang Tongah-Balai Nan Duo

Anggota DPRD Payakumbuh Ainul Farhan J Gelar Reses di Kelurahan Padang Tongah-Balai Nan Duo

1 hari ago
Momentum Bulan Ramadhan, Wartawan Luak 50 Menimba Ilmu Mengaji dari Syaikh Sa’ad bin Yaslam Al-Khabari

Momentum Bulan Ramadhan, Wartawan Luak 50 Menimba Ilmu Mengaji dari Syaikh Sa’ad bin Yaslam Al-Khabari

1 hari ago

Popular

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

3 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive