• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
15 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kenaikan BBM, Pengamat: Dulu Air Mata Puan Hanya Kepentingan Politik Semata

by Ruang Politik
in Nasional
425 13
0
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga/Ist

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga/Ist

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Tanggapan berbeda yang digambarkan oleh Puan Maharani saat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat publik bertanya-tanya.

Ketika Puan masih menjadi oposisi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia dengan tetesan air mata terisak-isak menolak kenaikan BBM.

RelatedPosts

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

“Namun sejak Puan menjadi pendukung pemerintah, tak ada lagi airmata ketika pemerintah menaikkan BBM. Puan dengan gampangnya mengaminkan kenaikan BBM,” kata Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, kepada RuPol, Sabtu (2/4/2022).

Lebih lanjut, Jamiluddin menilai, perbedaan sikap Puan itu wajar mendapat kritik pedas dari masyarakat. Sebab, airmata Puan saat itu bukan karena pedih melihat rakyat semakin susah karena kenaikan BBM.

“Airmata Puan akhirnya dimaknai masyarakat hanya untuk kepentingan politik,” ucapnya.

Berita Terkait:
Wacana Kenaikan BBM Ramadan Ini Dikecam KAMMI Bandarlampung

Luhut Sebut Harga Pertalite dan Gas 3 Kg Bakal Ikut Naik

PAN Minta Penghapusan Pertalite Ditunda

Pertamina Pastikan Pertalite dan Premium Masih Ada

“Karena itu, wajar bila saat ini masyarakat merasa kecewa atas perbedaan sikap Puan tersebut. Puan dinilai bukan memperjuangkan masyarakat, tapi airmatanya hanya pencitraan semata,” tambah Jamiluddin.
Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp 12.500-Rp 13.000 per liter dari sebelumnya sekitar Rp 9.000-Rp 9.400 per liter. Kenaikan ini mulai berlaku 1 April 2022 pukul 00.00 waktu setempat.

Sebelumnya, Pertamina mengumumkan kenaikan harga Pertamax di 16 provinsi. Namun, tidak berselang lama, Pertamina merilis kenaikan harga Pertamax di 34 provinsi. Sementara itu, untuk BBM subsidi seperti Pertalite tidak mengalami perubahan harga atau ditetapkan stabil di harga Rp 7.650 per liter.

Adapun kenaikan harga beragam di masing-masing wilayah atau provinsi berkisar Rp 3.500-Rp 3.600 per liter. Seperti di wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax menjadi dibanderol Rp 12.500, naik dari sebelumnya yang seharga Rp 9.000 per liter. (AFI)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kenaikan Harga BBMKetua DPR RIM. Jamiluddin RitongaPengamat PolitikPuan MaharaniRuang Politik
Previous Post

Kemenag: Secara Mufakat, 1 Ramadan Jatuh pada 3 April 2022

Next Post

Pro Apdesi, Tito Bilang Silatnas Dukung Jokowi 3 Periode Bukan Politik

Ruang Politik

Next Post
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Ist

Pro Apdesi, Tito Bilang Silatnas Dukung Jokowi 3 Periode Bukan Politik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

17 Atlet PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Siap Guncang Porwanas 2027, Demi Emas Sumbar

8 jam ago
PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

20 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

7 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive