• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
26 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPolling

SMRC: Rakyat Lapisan Bawah Menolak Penundaan Pemilu

by Ruang Politik
in RuangPolling
431 32
0
Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani/net

Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani/net

495
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk lapisan bawah, menolak Pemilu 2024 ditunda ke 2027.

Hal ini dikemukakan oleh Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, dalam program ‘Bedah Politik’ yang bertajuk “Siapa Dukung Penundaan Pemilu?” yang disiarkan melalui kanal Youtube SMRC TV pada Kamis, 24 Maret 2022.

RelatedPosts

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Real Count KPU: PPP Tembus DPR Lagi, Suara 4 Persen Lebih

Survei: 71,1 Persen Percaya Quick Count Gambarkan Hasil Pemilu 2024

Saiful menanggapi pernyataan sejumlah elit, seperti Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, yang menyatakan bahwa masyarakat lapisan bawah tidak menganggap penting pelaksanaa pemilu, tapi yang lebih dipentingkan adalah persoalan ekonomi.

Menurut Saiful, barangkali benar masyarakat bawah mementingkan persoalan ekonomi, tapi belum tentu itu berarti mereka menginginkan pemilu tidak dilakukan atau ditunda.

Hasil survei yang dilakukan oleh SMRC justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Saiful menjelaskan bahwa biasanya masyarakat yang dianggap lapisan bawah adalah orang-orang yang tinggal di pedesaaan.

Data survei SMRC menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di desa, yang tidak setuju dengan penundaan pemilu sebanyak 83 persen, sementara yang tinggal di kota 82 persen.

Demikian pula dari jenis pekerjaan. Di sini, kategori pekerjaan dibagi dalam dua kelompok, pekerja kerah biru dan kerah putih. Yang menolak penundaan Pemilih dari masyarakat kerah biru sebanyak 80 persen, sementara kerah putih sebanyak 88 persen.

Saiful menegaskan bahwa tidak benar masyarakat kerah biru tidak menginginkan pemilu tepat waktu. Itu tidak ada dasarnya.

“Ternyata para buruh, pekerja harian, para petani gurem, yang tidak punya lahan, opini umum mereka pemilu tetap di 2024,” ungkapnya dalam keterangan diterima RuPol.

Berita Terkait:
Terkait Penundaan Pemilu, Efriza: Sindiran Puan Tertuju Kepada Luhut

Usulkan Tunda Pemilu, Elektabilitas Golkar, PKB dan PAN Anjlok

Tegas Tolak Tunda Pemilu, Puan Mendapatkan Momen Bagus

Opini masyarakat tentang penundaan pemilu cukup konsisten dan meyakinkan untuk menolak. Ini dari pelbagai sisi, elemen masyarakat. Saiful menegaskan, bahwa aspek ekonomi itu penting bagi masyarakat bawah, betul. Tapi itu tidak membuat mereka mengorbankan pemilu.

Begitu dari sisi publik yang menilai kondisi ekonomi rumah tangganya saat ini dibandingkan dengan tahun lalu.

Sebanyak 83 persen publik yang mengatakan keadaan ekonomi rumah tangganya lebih baik dari tahun lalu, tidak mau pemilu ditunda. Demikian pula dengan yang mengatakan lebih buruk, 84 persen menolak pemilu ditunda.

“Di satu sisi, masyarakat mengapresiasi kinerja pemerintah. Tapi di sisi lain, soal pemilu, periodisasi, regularitas, masyarakat nampaknya taat pada konstitusi. Ini menunjukkan betapa canggihnya masyarakat melihat dua persoalan. Yang satu terkait dengan kinerja pemerintah, di sisi lain adalah tentang amanat atau perintah konstitusi yang harus dilaksanakan,” kata Saiful.

Hal lain yang juga disinggung Saiful adalah pendapat para ekonom soal pemilu. Menurut Saiful, para ekonom menyatakan bahwa pelaksanaan pemilu justru membuat ekonomi bergerak.

Dari data-data yang ada, rakyat secara umum menolak gagasan presiden tiga periode maupun penundaan Pemilu. Jumlah rakyat yang menolak itu tidak main-main. Karena itu, kalau dipaksakan, kita tidak tahu konsekuensinya. Bukan tidak mungkin rakyat bergerak, apalagi kalau dimobilisasi.

Dia Kita berharap aspirasi masyarakat ini didengarkan oleh para elit. Dan Presiden Jokowi (bisa) menyatakan secara tegas, seperti Ketua DPR, Puan Maharani, yang secara tegas menyatakan bahwa Pemilu 2024 sudah terjadwal dan akan mengikuti prosedur sesuai dengan kesepakatan yang dibuat oleh pemerintah, DPR dan KPU.

“Ini akan memberikan kepastian politik dan hukum bagi keberlangsungan kita sebagai negara demokrasi,” kata Saiful. (KRN)

Editor: Andre
(RuPol)

Tags: Menolakpenundaan pemilurakyatRuang PolitikRuang PoltikSMRC
Previous Post

Tegas Tolak Tunda Pemilu, Puan Mendapatkan Momen Bagus

Next Post

Disandingkan Dengan Anies untuk 2024, Ini Respon AHY

Ruang Politik

Next Post
Ketum PD

Disandingkan Dengan Anies untuk 2024, Ini Respon AHY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

16 jam ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

17 jam ago

Trending

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

5 hari ago
Walikota Zulmaeta Hadiri Acara Halal Bihalal Gonjong Limo Padang

Walikota Zulmaeta Hadiri Acara Halal Bihalal Gonjong Limo Padang

6 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive