• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Aktivis NU Bicara Peluang Nahdliyin di Pilpres 2024, Muhaimin Tersingkir?

by ruang politik
in Nasional
455 4
0
Nahdliyin

Tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama yang berpeluang menuju Pilpres 2024/ RuPol

491
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Kalangan Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama (NU) selalu menjadi magnet tersendiri dalam setiap perhelatan pemilihan presiden (pilpres) di Indonesia.
Hal tersebut, karena NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia merupakan ceruk suara yang besar untuk diperebutkan.

Menurut berbagai sumber, saat ini warga NU mencapai sekitar 70 – 100 juta orang, tentunya ini menjadi penentu dalam perhelatan pilpres.
Sholeh Basyari, seorang aktivis muda NU menyebutkan suara Nahdlyin itu selalu terpecah dalam setiap perhelatan pemilu, namun masih memiliki kekuatan yang signifikan.

RelatedPosts

Abidin Fikri Minta Pemerintah Buka Dasar Audit Forensik BPKH ke Publik

Legislator PDIP Minta Evaluasi Latsarmil Komcad Usai ASN Kemenekraf Meninggal

KRL Green Line Rangkasbitung Makin Padat, Sofwan Dedy Desak Infrastruktur Diperkuat

“Sejak sistim pemilihan langsung, Nahdilyin sudah menjadi magnet besar bagi para kandidat. Semua berupaya untuk bisa meraih simpati dan mendapatkan bagian suara yang besar dari warga NU. Hal ini harus disikapi dengan bijak dan cermat oleh para Kiai dan pengurus PBNU,” ujarnya melalui keterangan tertulis kepada RuPol, Jumat (6/5/2022).

Sholeh melanjutkan, jika pada saat Pemilu 2024 mendatang belum ada sosok dari internal yang kuat untuk menjadi capres, maka posisi cawapres harus dari kalangan NU.

“Menurut saya, jika pada pilpres mendatang ada 2 atau 3 calon, maka seluruh cawapresnya harus dari warga NU. Jika 3 pasang, mungkin bisa Prabowo-Khofifah, Anies-Erick dan Puan-Kiai Said Aqil. Itu menurut saya sangat ideal dan memuaskan semua pihak,” lanjutnya.

Prabowo sebagai perwakilan nasionalis-militer, akan menjadi perpaduan yang cocok dengan Khofiah yang merupakan perwakilan perempuan NU.
Pasangan ini menggambarkan sebuah bentuk kepemimpinan yang matang dan berpengalaman dari sosok Prabowo dan memiliki kebijakan dari sosok seorang ibu yang agamis.

Pilihan untuk kaum milenial, ada pasangan Anies Baswedan dengan Erick Thohir. Erick sangat cocok untuk mendampingi Anies, yang saat ini termasuk kandidat capres dengan hasil survey selalu berada pada tiga besar.

Anies yang memiliki tampilan cerdas dan memiliki cara komunikasi yang matang, akan terlengkapi dengan Erick yang kuat pada bidang ekonomi.
Erick sendiri saat ini merupakan idola bagi kalangan santri milenial, serta memiliki kedekatan juga dengan para kiai-kiai karena kesantunannya.

Sedangkan satu pasangan lain, menurut Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) tersebut, adalah Puan Maharani dengan Mantan Ketum PBNU Said Aqil Siradj.

“Itu pasangan yang mengingatkan kepada Pilpres 2004 lalu, saat Megawati-Hasyim Muzadi sampai pada putaran kedua. Pasangan yang menggabungkan nasionalis dengan agamis, perpaduan yang merupakan dasar dari Bangsa Indonesia ini,” ungkap Sholeh Basyari.

Berita terkait:
Jika Nasdem Pasangkan Anies-Erick, Pengamat: Bakal Dahsyat!

Survey Internal NasDem, Munculkan Nama Anies, Andika dan Erick

Survey Indikator: Gencar Sosialisasi, Elektabilitas Muhaimin Masih Nol Koma

Dukung Erick, Pengamat: Gus Yaqut Lihat Erick Lebih Potensial dari Muhaimin

Muhaimin Tersingkir

Jika menyebut capres atau cawapres dari kalangan NU, tentu tidak bisa lepas dari nama Ketum PKB Muhaimin Iskandar.
Selain Muhaimin seorang ketua partai yang identik dengan NU, dia sendiri sudah mengumumkan pencapresannya sejak satu tahun terakhir.

Sholeh sendiri memprediksi Muhaimin tidak akan ikut dalam konstetasi Pilpres 2024, karena elektabilitasnya yang kian merosot.

“Cak Imin harus realistis dan legowo, karena memang saat ini dia tidak mendapatkan sambutan yang bagus dari Nahdliyin. Berbagai kontroversi dan sikap arogansinya, telah mendowngrade nama dan elektabilitasnya,” papar Sholeh.

Dengan memberikan peluang kepada kader-kader NU lainnya, Muhaimin akan menjadi seorang tokoh yang memiliki nilai pengorbanan bagi warga NU.

“Minimal akan tetap ada perwakilan Nahdliyin pada pemerintahan periode mendatang, karena para cawapresnya berasal dari NU. Sikap ksatria Cak Imin akan menjadi catatan tersendiri bagi warga NU, namanya akan tercatat sebagai tokoh yang berjiwa besar,” pungkas Sholeh. (YON)

Editor: Bejo. S
(RuPol)

Sembilan Nama Capres Pilihan PSI: Erick No 1, Tak Ada Nama Anies

Tags: Capres NUKetum PBNUKhofifah CapresNahdliyin CapresNU Dukung ErickRuang PolitikRuangPolitikSaidAqil SiradjYahya Cholil Staquf
Previous Post

Menteri BUMN, Erick Thohir Berlebaran dengan Presiden Jokowi di Bali

Next Post

Respons Cibiran Ngabalin dan Ruhut, Refly Harun: Hanya Menggambarkan Perilaku Preman Jalanan

ruang politik

Next Post
Pengamat Politik Rafly Harun/Ist

Respons Cibiran Ngabalin dan Ruhut, Refly Harun: Hanya Menggambarkan Perilaku Preman Jalanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Kemandirian Pangan

Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Kemandirian Pangan

12 jam ago
Sebanyak 500 Atlet Dilepas Walikota Payakumbuh Ke Ajang Porprov Sumbar 2026

Sebanyak 500 Atlet Dilepas Walikota Payakumbuh Ke Ajang Porprov Sumbar 2026

12 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Erick Thohir/ Ist

Pilpres 2024, Erick Thohir Bicara Kans Maju…

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive