• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
31 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangTokoh

Sejarah Hardiknas yang Diperingati Setiap 2 Mei

by Ruang Politik
in RuangTokoh
444 28
0
Pahlawan nasional Ki Hadjar Dewantara/Repro ist

Pahlawan nasional Ki Hadjar Dewantara/Repro ist

505
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Tahun ini, Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) jatuh pada hari ini, Senin 2 Mei 2022 atau bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Adapun tema peringatan Hardiknas 2022 adalah Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar.

RelatedPosts

Selamat ke Prabowo-Gibran, Agung Suprio: Indonesia Emas Segera Terwujud

Cinta Tanah Air, Musisi Andreas Djumanto Bakal Kembangkan Olahraga Menembak di Asia

Kualitas Penyiaran Baik Indonesia Emas 2045 Terwujud

Setiap tahunnya, Hardiknas memang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Namun kenapa dipilih 2 Mei dan bukan tanggal lain? Ternyata hal ini tak lepas dari sosok dan perjuangan Ki Hadjar Dewantara , sang pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia di era kolonialisme.

Keterangan Logo: Hardiknas/ Dok Kemendikbudristek

Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei ini memang bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.

Berita Terkait:
Ketua DPR Dorong Pemerataan Pendidikan untuk Semua

Kemenag Siapkan Regulasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan

Antisipasi Politik Uang, Gerindra Gelar Pendidikan Politik Kaum Marjinal

78 Tahun Amien Rais, Perjalanan Politiknya hingga Mendirikan Partai Ummat

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai Menteri Pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, Tut Wuri Handayani (“di belakang memberi dorongan”), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959.

Mengenal Sosok Ki Hadjar Dewantara

Keterangan Foto: Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei ini memang bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional (Arsip Gedung Stovia)

Ki Hadjar Dewantara memiliki nama asli R.M. Suwardi Suryaningrat lahir dari keluarga ningrat di Yogyakarta, 2 Mei 1889. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Ia mengenyam pendidikan di STOVIA, namun tidak dapat menyelesaikannya karena sakit.

Akhirnya, Ia bekerja menjadi seorang wartawan di beberapa media surat kabar, seperti De Express, Utusan Hindia, dan Kaum Muda.

Keterangan Foto: gedung Stovia (Dok. Encyclopedia DKI Jakarta)

Selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau kaum priyayi yang bisa mengenyam bangku pendidikan.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda bersama dua rekannya, Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo.

Ketiga tokoh ini kemudian dikenal sebagai “Tiga Serangkai”. Setelah kembali ke Indonesia, ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan Nationaal Onderwijs Institut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa.

Keterangan Foto: Hardiknas 2022 Tema Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2022 adalah Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar. (Foto: SDK I Ignatius Slamet Riyadi Cijantung)

Kemendikbudristek menetapkan, sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan cuti bersama tahun 2022, maka Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 pada tanggal 13 Mei 2022 pukul 08.00 WIB secara tatap muka, terbatas dan minimalis.

Kemendikbudristek juga mendorong adanya penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara. (BJP)

Berbagai Sumber

Editor: B. J Pasaribu
(Rupol)

Tags: Hardiknas 2022Ki Hadjar DewantaraRuang Politik
Previous Post

Cak Imin Sebut Pemilu Masa Krisis Berat Bagi PKB

Next Post

Foto Diduga Jenderal Gatot Bersama Wanita di Kamar Viral di Media Sosial

Ruang Politik

Next Post
Foto Diduga Jenderal Gatot Bersama Wanita di Kamar Viral di Media Sosial/Ist

Foto Diduga Jenderal Gatot Bersama Wanita di Kamar Viral di Media Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

5 jam ago
Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

Walikota Payakumbuh Tegaskan 5. Prioritas Utama Pembangunan Daerah

23 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive