• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Jejak Digital Itu Kejam Jenderal

by Ruang Politik
in Nasional
458 29
0
Prabowo Subianto/Ist

Prabowo Subianto/Ist

521
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Pada pilpres 2024 ini banyak orang maupun tokoh seolah menutup mata tentang masa lalu Prabowo Subianto yang diberhentikan dari TNI karena dianggap terlibat dalam kasus penculikan.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyebut jika Agum Gumelar dan Susilo Bambang Yudhoyono termasuk dalam Dewan Kehormatan Perwira yang menyidangkan Prabowo yang memutuskan pemecatan.

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

“Pemecatan dilakukan karena Prabowo saat itu karena dianggap melampaui tugas dan wewenang serta terlibat dalam merampas kemerdekaan orang lain,” kata fernando dalam rilisnya, Rabu (22/11/2023).

Fernando menuturkan, Dalam jejak digital yang dapat ditonton oleh publik, Agum Gumelar dan mantan Panglima ABRI Wiranto menyampaikan bahwa Prabowo Subianto diberhentikan dari TNI karena melakukan pelanggaran HAM berat, terlibat dalam penculikan.

“Seolah para jenderal tersebut yang mengetahui tentang masa kelam Prabowo. Lalu saat ini menutup mata dan bahkan mendukungnya dalam kontestasi pilpres 2024,” jelasnya.

“Ingat jenderal! Jejak digital itu kejam karena mencatat dengan baik apa yang pernah disampaikan mengenai catatan buruk Prabowo Subianto pada saat menjadi anggota TNI,” tambahnya.

Dia menilai saat ini Wiranto, Agum Gumelar dan SBY dan siapapun itu yang turut serta membantu menenangkan Prabowo pada pilpres 2024 sudah melupakan catatan buruk Prabowo yang pernah dicatatkan oleh DKP.

“Jangan hanya karena keserakahan dan ketamakan sudah mematikan hati nurani para jenderal tersebut sehingga mengabaikan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Prabowo,” tegasnya.

Saya berharap mereka kembali sadar dan pulih hati nuraninya sehingga mundur dari Tim Kampanye Prabowo Gibran. “Kalaupun tidak berpihak pada calon lainnya, minimal tidak membantu sosok yang pernah diputuskan bersalah oleh DKP,” tukasnya. (dfp)

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

Tags: Agum GumelarPrabowoSBY
Previous Post

Letjen (Purn) Mantiri Jadi Ketua LVRI dan Ito Sumardi Tempati Ketua Wantimpus

Next Post

Iriana Dukung Anak Maju Pilpres, Pengamat: Pilihan Tetap Ditangan Masing-masing

Ruang Politik

Next Post
Iriana Jokowi dukung sang anak ke kursi cawapres/Ist

Iriana Dukung Anak Maju Pilpres, Pengamat: Pilihan Tetap Ditangan Masing-masing

Recommended

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

2 hari ago
Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

3 hari ago

Trending

Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive