• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPolling

Survei Voxpopuli: Persaingan PDIP dan Gerindra Makin Ketat

by Ruang Politik
in RuangPolling
441 4
0
Ilustrasi Logo PDIP & Partai Gerindra/Repro

Ilustrasi Logo PDIP & Partai Gerindra/Repro

476
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PDIP dan Gerindra kini menjadi poros utama yang berpeluang membentuk poros koalisi yang saling berhadapan pada Pilpres 2024.

RUANGPOLITIK.COM – Voxpopuli Research Center Prijo merilis hasil survei terbaru yang salah satunya terkait elektabilitas partai politik.

Dari hasil survei Voxpopuli Research Center yang dirilis di Jakarta, Jumat (15/9), PDIP masih mempertahankan peringkat pertama dengan elektabilitas 17,4 persen, disusul Gerindra 17,0 persen.

RelatedPosts

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Real Count KPU: PPP Tembus DPR Lagi, Suara 4 Persen Lebih

Survei: 71,1 Persen Percaya Quick Count Gambarkan Hasil Pemilu 2024

“Persaingan PDIP dan Gerindra makin ketat, sedangkan partai-partai lain masih stabil elektabilitasnya,” kata Prijo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (15/9).

Prijo mengatakan elektabilitas PDIP belum sepenuhnya pulih ke posisi seperti awal tahun setelah sempat merosot seusai heboh Piala Dunia U-20. Sebaliknya, Gerindra masih menikmati lonjakan elektabilitas dan terus mendekati posisi PDIP.

Dia mengatakan bahwa elektabilitas Gerindra yang semula terpaut hingga 5 persen dengan PDIP, kini kian ketat menempel partai berlambang kepala banteng moncong putih yang mengusung Ganjar Pranowo.

“Anjloknya elektabilitas Ganjar pada survei bulan April memerlukan pemulihan berbulan-bulan dan berdampak pada stagnannya PDIP,” katanya.

PDIP dan Gerindra kini menjadi poros utama yang berpeluang membentuk poros koalisi yang saling berhadapan pada Pilpres 2024. Kini, Ganjar didukung oleh koalisi yang terdiri atas PDIP dan PPP serta sejumlah partai non-parlemen, yakni Perindo dan Hanura.

Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo beranggotakan Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PAN, serta sisanya juga partai-partai baru dan non-parlemen. Di kubu Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan, terjadi perpecahan karena Partai Demokrat keluar setelah memprotes masuknya PKB dan dipilihnya Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapres pendamping Anies.

“Sejak deklarasi Anies oleh Nasdem pada tahun lalu, Demokrat bersikeras mengajukan Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres, dengan harapan bisa mendapatkan coattail effect dari pilpres,” tuturnya. Keputusan Partai Demokrat hengkang dari koalisi menyisakan pilihan untuk bergabung dengan kubu Prabowo atau Ganjar.

“Ketatnya persaingan bursa cawapres pada kedua kubu membuat Demokrat tampak tidak lagi ngotot menawarkan AHY sebagai cawapres, lanjut Prijo.

Tanpa figur AHY sebagai sosok cawapres, Demokrat harus berjibaku untuk mempertahankan perolehan suaranya pada pemilu mendatang. Prijo menambahkan elektabilitas partai-partai di luar poros PDIP dan Gerindra cenderung stabil, tetapi memasuki musim kampanye bisa terjadi dinamika.

Hasil survei elektabilitas partai politik versi Voxpopuli Research Center. ANTARA/HO-Voxpopuli Research Cente

Hasil survei elektabilitas partai politik versi Voxpopuli Research Center. ANTARA/HO-Voxpopuli Research Cente

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 1-7 September 2023, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dia mengatakan bahwa elektabilitas Gerindra yang semula terpaut hingga 5 persen dengan PDIP, kini kian ketat menempel partai berlambang kepala banteng moncong putih yang mengusung Ganjar Pranowo.

“Anjloknya elektabilitas Ganjar pada survei bulan April memerlukan pemulihan berbulan-bulan dan berdampak pada stagnannya PDIP,” katanya.

PDIP dan Gerindra kini menjadi poros utama yang berpeluang membentuk poros koalisi yang saling berhadapan pada Pilpres 2024. Kini, Ganjar didukung oleh koalisi yang terdiri atas PDIP dan PPP serta sejumlah partai non-parlemen, yakni Perindo dan Hanura.

Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo beranggotakan Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PAN, serta sisanya juga partai-partai baru dan non-parlemen.

Di kubu Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan, terjadi perpecahan karena Partai Demokrat keluar setelah memprotes masuknya PKB dan dipilihnya Muhaimin Iskandar sebagai bakal cawapres pendamping Anies.

“Sejak deklarasi Anies oleh Nasdem pada tahun lalu, Demokrat bersikeras mengajukan Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres, dengan harapan bisa mendapatkan coattail effect dari pilpres,” tuturnya. Keputusan Partai Demokrat hengkang dari koalisi menyisakan pilihan untuk bergabung dengan kubu Prabowo atau Ganjar.

“Ketatnya persaingan bursa cawapres pada kedua kubu membuat Demokrat tampak tidak lagi ngotot menawarkan AHY sebagai cawapres, lanjut Prijo.

Tanpa figur AHY sebagai sosok cawapres, Demokrat harus berjibaku untuk mempertahankan perolehan suaranya pada pemilu mendatang. Prijo menambahkan elektabilitas partai-partai di luar poros PDIP dan Gerindra cenderung stabil, tetapi memasuki musim kampanye bisa terjadi dinamika.

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 1-7 September 2023, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Margin of error survei sebesar 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut adalah hasil lengkap elektabilitas partai-partai politik: PDIP 17,4 persen Gerindra 17,0 persen Golkar 8,1 persen PKB 7,6 persen Demokrat 6,3 persen PSI 6,0 persen PKS 4,2 persen

PAN 2,7 persen PPP 2,5 persen Nasdem 2,4 persen Perindo 1,8 persen Gelora 1,0 persen PBB 0,8 persen Ummat 0,6 persen Hanura 0,2 persen

PKN 0,1 persen Garuda 0,0 persen Buruh 0,0 persen Tidak tahu/tidak menjawab 21,3 persen.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: Partai GerindraPDIPSurvei
Previous Post

Keterkaitan Dahlan Iskan dengan Kasus Korupsi LNG Pertamina, Ini Kata KPK…

Next Post

Anggota Komisi IV DPR Sebut Produksi Beras Tahun Ini Aman?

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Beras/Antara

Anggota Komisi IV DPR Sebut Produksi Beras Tahun Ini Aman?

Recommended

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

5 jam ago
Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

1 hari ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive