• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
21 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

Konflik PKB, Begini Perbedaan Pandangan Cak Imin dan Yenny Wahid

by Ruang Politik
in RuangPemilu
437 9
0
Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid & Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin)/Ist

Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid & Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (Cak Imin)/Ist

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bahkan, ada narasi lain yang menyebut bahwa ia yang mengudeta Gus Dur, padahal menurut Cak Imin, yang terjadi adalah sebaliknya. Ia merasa menjadi korban kudeta saat diberhentikan sebagai Ketua Umum PKB.

RUANGPOLITIK.COM – Dua tokoh penting dalam partai politik Indonesia, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Yenny Wahid, anak dari Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid (Gus Dur), kembali memunculkan perbedaan pendapat terkait konflik internal dalam partai PKB yang telah terjadi sejak tahun 2008.

Konflik internal PKB pada saat itu sempat memecah belah pendukung antara Gus Dur dan Cak Imin, dan berujung pada digelarnya Musyawarah Luar Biasa (MLB) oleh kedua kubu tersebut. Gus Dur dan pendukungnya mengadakan MLB di Pesantren Ashriyah Nurul Iman, Bogor, sementara Cak Imin dan kelompoknya mengadakan MLB di salah satu hotel di Ancol, Jakarta Utara.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Cak Imin dengan tegas membantah anggapan bahwa ia berkhianat terhadap Gus Dur selama konflik tersebut. Baginya, narasi seperti ini selalu muncul setiap lima tahun, terutama menjelang pemilu. Dia berpendapat bahwa tuduhan berkhianat tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Bahkan, ada narasi lain yang menyebut bahwa ia yang mengudeta Gus Dur, padahal menurut Cak Imin, yang terjadi adalah sebaliknya. Ia merasa menjadi korban kudeta saat diberhentikan sebagai Ketua Umum PKB.

Pada tahun 2005, Cak Imin terpilih sebagai Ketua Umum PKB dalam Muktamar di Semarang, sementara Gus Dur menjabat sebagai Ketua Dewan Syura PKB. Namun, tiga tahun kemudian, pada tahun 2008, Ali Masykur Musa diangkat menjadi Ketua Umum DPP PKB melalui hasil rapat antara Gus Dur dan tim asistensi dalam Muktamar Luar Biasa PKB di Parung, Bogor, Jabar. Posisi Sekjen PKB saat itu dipegang oleh putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid.

Dalam wawancara khusus bersama Mata Najwa, Cak Imin menyatakan bahwa ia telah menerima keputusan tersebut dengan ikhlas. Ia bahkan tidak ikut campur dalam kepemimpinan PKB di bawah Ali Masykur dan Yenny Wahid. Namun, menurutnya, proses kepemimpinan Ali Masykur dan Yenny inilah yang merupakan hasil kudeta terhadapnya.

Menurut Cak Imin, saat itu KPU tidak dapat melegitimasi kepemimpinan Ali saat mendaftarkan PKB sebagai peserta pemilu karena Ali bukanlah ketua umum resmi. Sehingga, tanda tangan Cak Imin sebagai Ketua Umum dan Yenny sebagai Sekjen dianggap yang sah oleh KPU.

Di sisi lain, Yenny Wahid dengan tegas membantah klaim Cak Imin. Menurutnya, yang sebenarnya terjadi adalah kudeta terhadap Gus Dur dalam Muktamar Ancol pada 2008.

Yenny menekankan bahwa proses kudeta tersebut terjadi di hadapan publik secara luas, bukan di belakang layar. Ia berpendapat bahwa publik sudah dewasa dalam menyikapi klaim Cak Imin, dan masih banyak yang menyaksikan dinamika politik saat itu yang juga masih hidup hingga sekarang.

Yenny juga menegaskan bahwa dirinya saat itu bukanlah siapa-siapa, melainkan sekadar “prajurit” Gus Dur. Menurutnya, Gus Dur bahkan mengeluarkan surat mengenai penggantian tersebut, sehingga menurutnya, bukti-bukti formal menunjukkan bahwa pengkudetaan terhadap Gus Dur telah terjadi.

Yenny menegaskan bahwa klaim Cak Imin bertentangan dengan fakta-fakta yang terjadi saat itu, dan Gus Dur sendiri masih berwasiat hingga menjelang wafatnya bahwa “Cak Imin harus diganti.”

Dengan perbedaan pandangan ini, konflik internal dalam PKB yang telah berlangsung selama bertahun-tahun tetap menjadi polemik yang menarik perhatian masyarakat Indonesia.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Cak IminPKB
Previous Post

DPR Minta Pembangkit Listrik Batu Bara Mandiri Ditutup

Next Post

Yenny Wahid: Banyak Kiai NU Bersimpati kepada Prabowo

Ruang Politik

Next Post
Putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menyatakan banyak kiai NU yang menaruh simpati kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto seusai pertemuan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (6/9). /Ist

Yenny Wahid: Banyak Kiai NU Bersimpati kepada Prabowo

Recommended

Sekdako Megajak Seluruh ASN Payakumbuh Untuk  Pola Hidup Hemat

Sekdako Megajak Seluruh ASN Payakumbuh Untuk Pola Hidup Hemat

13 jam ago
Walikota Zulmaeta Hadiri Acara Halal Bihalal Gonjong Limo Padang

Walikota Zulmaeta Hadiri Acara Halal Bihalal Gonjong Limo Padang

13 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

5 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

7 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive