Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Aksi 11 April, Dampak dari Lemahnya Legitimasi Presiden Terhadap Menteri

by Ruang Politik
in Nasional
437 5
0
Presiden Jokowi/Ist

Presiden Jokowi/Ist

472
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Aksi demo 11 April tetap berlangsung walau pemerintah sudah berkali-kali membantah wacana penundaan pemilu dan 3 periode.
Dalam catatan RuPol, sejak seminggu terakhir perwakilan pemerintah yang sudah membantah, yakni Presiden Jokowi sendiri, KSP Moeldoko, Menko Polhukam Mahfud MD serta Watimpres Wiranto.
Bahkan Minggu (10/4/2022) sore kemarin, Presiden Jokowi kembali menegaskan sikapnya tentang wacana tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah melihat adanya ketidak percayaan yang besar dari mahasiswa terhadap presiden.

RelatedPosts

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

“Para mahasiswa terlihat sudah tidak percaya, walaupun banyak (dari pemerintah) yang sudah mengatakan bantahan tentang wacana penundaan pemilu itu.” ujar Dedi kepada RuPol, Senin (11/4/2022).

Hal ini merupakan dampak dari rendahnya legitimasi presiden terhadap bawahannya, karena telah membiarkan wacana ini membuat gaduh.

“Presiden tidak memiliki pengaruh yang kuat di kabinet, sehingga pejabat negara yang lain berusaha turun tangan. Namun ini tidak membuat masalah jadi selesai, malah wibawa presiden semakin turun jadinya. Apalagi tidak ada teguran langsung dari presiden kepada menteri-menteri, seperti Luhut, Bahlil dan Airlangga, yang jelas-jelas ini semua akibat pernyataan mereka,” terangnya.

Dengan Presiden Jokowi membiarkan menteri-menteri yang telah membuat gaduh tersebut, akan terlihat bahwa wacana penundaan pemilu dan 3 periode itu dengan persetujuan presiden.

“Mahasiswa dan masyarakat melihatnya seperti itu, kan seharusnya Presiden Jokowi langsung tegur menteri-menteri itu. Bahkan dengan dampaknya yang sudah gaduh seperti ini, mereka sudah layak untuk reshufle sebenarnya,” sambung Dedi Kurnia.

Berita terkait:
Keras! Masinton: Tunjuk Batang Hidung Menteri Penghembus 3 Periode

Dituding Dalang Demo, Ini Jawaban Gatot Nurmantyo

Aksi BEM Ditunggangi? Rendahkan Martabat Gerakan Mahasiswa

Istana Panik Menghadapi Kemungkinan Aksi 11 April Berlanjut

Bahkan menurut Dedi, saat ini wacana penundaan pemilu itu hanya menjadi salah satu alasan, karena sudah berkembang kepada kelangkaan minyak goreng, naiknya harga-harga kebutuhan pokok dan BBM.

“Aksi ini sudah seperti menjadi puncak dari semua yang dirasakan oleh mahasiswa dan masyarakat, jadi kemungkinan untuk meredamnya juga sudah susah. Saya memperkirakan ini bakal berlanjut, tidak mungkin hanya hari ini saja,” papar pengamat politik ini.

Harus ada sebuah tindakan yang jelas dan tegas dari Presiden Jokowi, agar bisa membuat para mahasiswa kembali percaya.

“Mungkin itu tadi, harus berani pecat menteri-menteri yang buat gaduh. Atau Presiden langsung turun menghadapi mahasiswa dan berjanji di depan mereka semua, bahwa dia tidak mau jadi presiden lagi setelah 2024,” pungkas Dedi. (ASY)

Editor: Asiyah Lestari
(RuPol)

Jokowi Minta Disiapkan Pengganti Anies Baswedan di DKI


Tags: Aksi 11 AprilDedi Kurnia SyahIPOPresiden JokowiRuang PolitikRuangPolitik
Previous Post

Demo Mahasiswa, Polisi Cegat Massa yang Bawa Barang Berbahaya

Next Post

Demo Mahasiswa di Madura Rusuh, Polisi dan Mahasiswa Dorong-dorongan

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Dorong-dorongan

Demo Mahasiswa di Madura Rusuh, Polisi dan Mahasiswa Dorong-dorongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan UHC Awards 2026

10 jam ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 hari ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

3 minggu ago
Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

2 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election