• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
11 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Selama Belum Ada Pernyataan Tegas Jokowi, Aksi Mahasiswa Tidak Akan Berhenti

by Ruang Politik
in Nasional
424 13
0
Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Ist

Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Ist

468
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Aksi demonstrasi mahasiswa menolak wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden masih marak terjadi di sejumlah kota di Indonesia hingga hari ini.

Meski Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna, Selasa (5/4/2022) sudah mengatakan meminta para menteri berhenti membicaran masalah ini, karena menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Namun penegasan kepala negara tersebut belum serta merta meredakan situasi. Hari Jum at (8/4/2022) aksi mahasiswa dengan skala besar terjadi di Semarang, Makassar, Bogor, Tasikmalaya, Garut, dan Ambon mengusung tuntutan yang sama.

Bahkan aksi yang sama dengan skala lebih besar, direncanakan bakal tetap digelar Senin 11 April mendatang di Jakarta, meskipun sejauh ini Polda Metro Jaya mengatakan belum mengeluarkan ijin untuk acara itu.

Pengamat politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan, saat ini yang sangat dibutuhkan adalah pernyataan yang tegas dari Presiden Jokowi kepada mahasiswa dan masyarakat Indonesia, bahwa pada masa kepemimpinannya tak akan ada dan tak boleh ada amandemen konstitusi.

“Jika itu dikatakan presiden maka wacana penundaan, perpanjangan, ataupun Jokowi 3 periode akan selesai. Mahasiswa tak akan turun ke jalan jika Presiden Jokowi memberikan pernyataan yang jelas, tegas, dan lugas,” ujar Ujang Komarudin saat dihubungi Redaksi RuangPolitik.com, Sabtu (9/4/2022).

Berita Terkait:
Demo Tolak Presiden 3 Periode Merebak

Tak ada Surat Pemberitahuan, Polisi Akan Bubarkan Demo Mahasiswa 11 April

Ruslan Buton, Ex Tentara Siap ikut demo mahasiswa 11 April

Mahasiswa Tolak 3 Periode. Faldo: Mau Demo Besar-Besaran, Silakan…

Dalam rapat kabinet lalu Jokowi tak menyinggung dan menyetop soal 3 periode, tapi hanya menyetop penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden. Sedangkan substansi Jokowi 3 periode dengan penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden sangat berbeda.

“Jika penundaan atau perpanjangan masa jabatan presiden itu pemilunya diundur, artinya Pemilunya bukan 2024. Namun jika Jokowi 3 periode itu Pemilu tetap di 2024. Tapi Jokowi ikut jadi capres lagi, ikut pemilu lagi. Kedua duanya butuh amandemen,” imbuh Dosen Univeristas Al Azhar tersebut.

Maka dari itu Ujang, kembali mengusulkan sebaiknya Presidn Jokowi mesti berkata, pada masa saya jadi presiden tak boleh ada dan jangan ada amandemen.

Seperti beberapa waktu yang lalu, soal akan nada revisi UU Pemilu. Hal ini lumayan memancing kegaduhan di masyarakat. Akhirnya Jokowi berkata, tak ada revisi UU Pemilu, beres semua itu. Isunya langsung hilang, dan DPR bersama pemerintah pun tak melakukan tak merevisi UU Pemilu.

Jika Badan Eksektutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) tetap merencanakan aksi pada Senin (11/4) nanti, BEM Nusantara bertemu dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, pada hari Jum at (8/4). BEM Nusantara juga tidak setuju dengan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, namun tak akan ikut dalam aksi 11 April 2022.

“Seluruh komponen bangsa, kita semua termasuk mahasiswa mesti melakukan aksi secara damai, fokus pada perjuangan dan jangan sampai terkena provokasi pihak tertentu,” imbuh Ujang. Mahasiswa yang berjuang untuk bangsa jumlahnya akan selalu lebih banyak dan besar. (FA)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: 11 April 2022Demi MahasiswaPemilu 2024Pilpres 2024Presiden JokowiRuang PolitikWacana Tunda Pemilu
Previous Post

Luhut Panjaitan Menyandang 10 Jabatan Sepanjang Pemerintahan Jokowi

Next Post

Kunjungi Ketua DPD RI, Panglima TNI Dukung Aparat Tak Represif ke Mahasiswa

Ruang Politik

Next Post
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima kunjungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Jakarta, Sabtu (9/4/2022)/Ist

Kunjungi Ketua DPD RI, Panglima TNI Dukung Aparat Tak Represif ke Mahasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

2 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive