• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Anggota DPR Minta Menteri Nadiem Wajib Amankan Kebijakan Sistem Zonasi

by Ruang Politik
in Nasional
437 8
0
Aksi demo warga sekitar di depan pintu masuk SMAN 5 Tangsel terkait sistem zonasi PPDB 2023./Ist

Aksi demo warga sekitar di depan pintu masuk SMAN 5 Tangsel terkait sistem zonasi PPDB 2023./Ist

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Zainuddin menilai sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) sebenarnya sudah relatif bagus. Menurut dia, yang perlu dan harus diperbaiki adalah pengawasan pelaksanaannya di lapangan serta memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat soal sistem zonasi tersebut.

RUANGPOLITIK.COM —Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki menilai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim wajib mengamankan kebijakan sistem zonasi yang dibuat Muhadjir Effendy saat menjabat Mendikbud. Menurut Zainuddin, sistem tersebut relatif bagus dan persoalan yang muncul hanya karena lemahnya pengawasan.

“Kalau merasa kebijakan itu ada yang insecure, maka kewajiban menteri sekarang memperbaiki,” ujar Zainuddin Maliki dalam keterangannya, Minggu (30/7/2023).

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Zainuddin menilai sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) sebenarnya sudah relatif bagus. Menurut dia, yang perlu dan harus diperbaiki adalah pengawasan pelaksanaannya di lapangan serta memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat soal sistem zonasi tersebut.

“Pelanggaran yang terjadi di lapangan belakangan menggambarkan lemahnya pengawasan. Saya rasa tidak akan ada atau setidak-tidaknya pelanggaran akan berkurang kalau tujuan PPDB itu disosialisasikan dengan baik,” jelas mantan ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur ini.

Sementara itu, dosen Universitas Negeri Malang (UM) Endang Sri Rejeki menuturkan perlunya solusi yang tepat untuk mengatasi karut-marut pelaksanaan PPDB tahun 2023 sehingga tidak terulang di masa mendatang. Salah satunya, kata Endang, adalah membuat sekolah negeri baru.

“Bisa juga dengan membuat regulasi baru yang tetap berbasis zonasi. Misalnya tidak 100 persen berdasarkan zonasi dari jumlah pagu. Alternatif lain menegerikan lembaga swasta dengan persyaratan tertentu,” pungkas Endang.

Sebelumnya viral diberitakan, Nadiem Makarim mengaku tiap tahun kena getah dari kebijakan sistem zonasi PPDB. Padahal, kata Nadiem, kebijakan tersebut bukan kebijakan yang dibuatnya, tetapi kebijakan yang dibuat mendikbud sebelumnya, Muhadjir Effendy.

“Kebijakan zonasi itu bukan kebijakan saya, kebijakan sebelumnya. Kebijakan Pak Muhadjir,” ujar Nadiem Makarim di pagelaran Belajaraya 2023, Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2023).

Kebijakan tersebut, kata Nadiem, telah membuat dirinya repot. Meskipun demikian, Nadiem menilai sistem zonasi PPDB penting sehingga perlu dilanjutkan.

“Saya kena getahnya, setiap tahun karena sistem zonasi dalam PPDB. Namun, saya merasa kebijakan ini harus dilanjutkan karena penting,” pungkas Nadiem.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: DPR RIMendikbud RIZonasi
Previous Post

Plt Ketum PPP Mardiono: Kader Dekatkan Diri kepada Rakyat

Next Post

Usut Tuntas Kasus Kabasarnas, TNI Libatkan KPK

Ruang Politik

Next Post
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak bersama Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsma Agung Handoko seusai melakukan audiensi atas kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Basarnas, di Gedung KPK Jakarta, Jumat, 28 Juli 2023. /Ist

Usut Tuntas Kasus Kabasarnas, TNI Libatkan KPK

Recommended

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

4 hari ago
Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

4 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

5 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive