• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pertemuan Mega Dengan Gus Yahya dan Gus Yaqut Miliki Arti Dalam

by Ruang Politik
in Nasional
446 14
0
Megawati/Ist

Megawati/Ist

492
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Pertemuan Megawati dengan Gus Yaqut dan Gus Yahya merupakan sinyal ketidaknyamanan PDI Perjuangan, erhadap manuver politik Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mendorong gerakan tunda pemilu.

Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari mengungkapkan, pertemuan tersebut menarik dari beberapa sudut pandang.

RelatedPosts

Legislator PDIP Dukung Polri Bongkar Korupsi Batu Bara dan TPPU

Komisi I DPR Tekankan Latsarmil SPPI Utamakan Pembentukan Karakter Peserta

Yasonna Laoly Ajak Mahasiswa Kawal Revisi UU HAM

Menurutnya, selaku Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sebetulnya ingin bertemu dengan Megawati, jauh hari sebelumnya. Namun, Mega justru lebih dulu melakukan pertemuan Ketua Umum PBNU dan adiknya.

Sholeh menduga, Megawati merasa tidak nyaman dengan manuver politik Cak Imin yang mendorong perpanjangan masa jabatan presiden. Meski sesama partai pendukung pemerintah, sikap PDIP jelas menolak gagasan tersebut.

“Tampaknya Mega jengah dengan manuver politik Cak Imin. Mega ingin mendorong PBNU ambil langkah lebih keras agar Muhaimin bisa dikendalikan, “ujarnya kepada Rupol, Kamis (7/4/2022).

Berita Terkait:
Ruslan Buton, Ex Tentara Siap ikut demo mahasiswa 11 April

Bertemu Menag Yaqut dan Ketum NU Gus Yahya, Megawati Cerita Banyak tentang Sosok Gus Dur

Menag Yaqut Larang ASN Kemenag Bukber Hingga Open House Lebaran

Cegah Paham Komunis, MPR Minta Andika Skrining Calon TNI

Sholeh mengungkapkan penggerak warga NU saat ini bukan di tangan Muhaimin Iskandar. Tali kendali dipegang nahdiyin ada di tangan Menteri Agama Yaqut Cholil dan Ketua PBNU.

Meski awalnya Ketua umum PBNU awalnya jelas setuju penundaan pemilu. Namun akhirnya ikut menolak gagasan tersebut.

Di satu sisi, Megawati ingin mencalonkan Puan sebagai Capres. Tentu saja, PDIP dengan basis suara kaum nasionalis butuh dukungan suara dari warga nahdiyin. Jadi, tidak tertutup kemungkinan Puan akan dipasangkan dengan Gus Yaqut pada pilpres 2024. (C/A)

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol

Tags: Gus YahyaGus yaqutKetiua PBNUMegawati SoekarnoputriMenagRuang Politik
Previous Post

Ruslan Buton, Ex Tentara Siap ikut demo mahasiswa 11 April

Next Post

Viral, Dizalimi Bupati Selama 9 Bulan, Wakil Bupati Solok Akan Melawan!

Ruang Politik

Next Post
Mundur Saja

Viral, Dizalimi Bupati Selama 9 Bulan, Wakil Bupati Solok Akan Melawan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

TMMD/N Ke 129 Resmi Ditabuh, Bupati Limapuluh Kota Sampaikan Mari Bersama Berperan Aktif

TMMD/N Ke 129 Resmi Ditabuh, Bupati Limapuluh Kota Sampaikan Mari Bersama Berperan Aktif

7 jam ago
PIMPIN UPACARA PEMBUKAAN, BUPATI TEKANKAN PERAN TMMD/N DALAM MEMPERKUAT SINERGI TNI, POLRI, PEMERINTAH DAERAH DAN MASYARAKAT

PIMPIN UPACARA PEMBUKAAN, BUPATI TEKANKAN PERAN TMMD/N DALAM MEMPERKUAT SINERGI TNI, POLRI, PEMERINTAH DAERAH DAN MASYARAKAT

8 jam ago

Trending

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

6 hari ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive