• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
01 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Soal Marketplace Guru, Pengamat Nilai Nadiem Tak Paham Kondisi Pendidikan Indonesia

by Ruang Politik
in Nasional
434 14
0
Ilustrasi Guru/Ist

Ilustrasi Guru/Ist

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indra mengatakan salah satu persoalan mendasar pendidikan adalah pendistribusian guru secara merata di seluruh Indonesia.

RUANGPOLITIK.COM —Pengamat pendidikan Indra Charismiadji memberikan kritik keras terhadap ide marketplace guru yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim untuk memenuhi kebutuhan guru di Indonesia.

Menurut Indra, langkah tersebut menunjukkan Nadiem Makarim tidak paham kondisi pendidikan di Indonesia.

RelatedPosts

Abidin Fikri Minta Pemerintah Buka Dasar Audit Forensik BPKH ke Publik

Legislator PDIP Minta Evaluasi Latsarmil Komcad Usai ASN Kemenekraf Meninggal

KRL Green Line Rangkasbitung Makin Padat, Sofwan Dedy Desak Infrastruktur Diperkuat

“Nadiem Makarim tidak paham kondisi pendidikan di Indonesia. Aplikasi seperti marketplace guru bukanlah solusi atas permasalahan pendidikan khususnya persoalan guru di Indonesia,” ujar Indra kepada wartawan, Rabu (14/6/2023).

Indra mengatakan salah satu persoalan mendasar pendidikan adalah pendistribusian guru secara merata di seluruh Indonesia.

Pasalnya, guru-guru di Indonesia menumpuk di kota-kota besar, sementara di daerah yang dikenal terdepan, terluar dan terpencil atau 3T, jumlah gurunya sedikit.

“Masalah di Indonesia bukan bagaimana mengorder guru, tetapi bagaimana mendistribusikan guru, karena guru-guru di Indonesia menumpuk di kota besar. Tetapi di daerah pelosok enggak ada guru,” tandas Indra.

Menurut Indra, persoalan distribusi guru yang tidak merata, tidak bisa diselesaikan dengan aplikasi seperti marketplace guru yang digagas Nadiem Makarim. Dia menilai butuh terobosan kreatif pemerintah agar distribusi guru bisa merata dan semua ASN mau ditempatkan di mana saja di Indonesia.

“Faktanya kita banyak guru, tetapi distribusi nggak merata, seperti daerah terpencil, daerah pedesaan, karena nggak mau ke sana. Masa solusinya aplikasi. Padahal di daerah terpencil juga susah sinyal, internet dan teknologi informasi lainnya,” jelas Indra.

Selain itu, kata Indra, istilah marketplace guru juga merendahkan martabat dan harkat guru yang merupakan profesi terhormat dan mulia. Guru, kata dia, seolah-olah menjadi komoditas yang bisa diperjualbelikan.

“Kalau seandainya martabat guru saja direndahkan, bagaimana anak-anak berprestasi dan cerdas mau menjadi guru. Karena ada rekomendasi lembaga internasional agar Indonesia jika ingin meningkatkan kualitas pendidikan, maka anak-anak berprestasi dan cerdas mau menjadi guru. Tetapi kalau profesi guru direndahkan, bagaimana anak-anak mau bercita-cita jadi guru,” ungkap dia.

Indra meminta Menteri Nadiem Makarim lebih baik fokus menyelesaikan persoalan pengangkatan satu juta guru honorer menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pasalnya, program pengangkatan satu juta guru honorer belum maksimal dan banyak persoalan di lapangan.

“Saya dapat WhatsApp dari guru di Merauke, dia sudah diangkat PPPK, tetapi 6 bulan nggak terima gaji. Ada yang sudah diterima tapi nasib enggak jelas karena belum terima SK-nya, ada yang dari sekolah swasta sudah diberhentikan, tetapi nggak jelas penempatan di mana. Masalah-masalah itu tidak bisa diselesaikan dengan aplikasi marketplace guru,” pungkas Indra.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: GuruMendiknas
Previous Post

Bareskrim Panggil Korban di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Verbal Sugeng Suparwoto

Next Post

KPK Telusuri Aset Rafael Alun di Manado yang Diduga Terkait Kasus TPPU

Ruang Politik

Next Post
KPK menelusuri aset mantan pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo di Manado/Ist

KPK Telusuri Aset Rafael Alun di Manado yang Diduga Terkait Kasus TPPU

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Kemandirian Pangan

Pemko Payakumbuh Perkuat Komitmen Kemandirian Pangan

13 jam ago
Sebanyak 500 Atlet Dilepas Walikota Payakumbuh Ke Ajang Porprov Sumbar 2026

Sebanyak 500 Atlet Dilepas Walikota Payakumbuh Ke Ajang Porprov Sumbar 2026

13 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Erick Thohir/ Ist

Pilpres 2024, Erick Thohir Bicara Kans Maju…

4 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

2 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive