• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Moeldoko Mati-matian Rebut Demokrat, Yan Harahap: Patut Diduga Dapat ‘Full Backup’

by Ruang Politik
in Nasional
434 14
0
Demokrat Sumut Bakal Bersih-bersih dari Simpatisan Moeldoko/Ist

Demokrat Sumut Bakal Bersih-bersih dari Simpatisan Moeldoko/Ist

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Yan menilai Moeldoko berani mengambil alih Partai Demokrat sampai melakukan kasasi karena mendapat dukungan dari atasannya.

RUANGPOLITIK.COM —Deputi Strategi dan Kebijakan, Balitbang DPP Partai Demokrat, Yan Harahap mengaku heran dengan sikap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang mati-matian berjuang merebut Partai Demokrat.

Yan Harahap menyebut Moeldoko sepertinya tak takut dan tidak menghargai sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjabat Ketua Majelis Tinggi Demokrat.

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Padahal SBY sendiri merupakan orang yang sangat berjasa mengangkat Moeldoko sebagai Panglima TNI saat masih menjabat Presiden Indonesia.

“Ada yang bertanya, kenapa Moeldoko ‘seberani’ itu ingin merebut Demokrat —yang Ketua Majelis Tingginya adalah orang yang telah pernah mengangkat harkat dan martabatnya dengan menjadikannya sebagai Kasad lalu Panglima TNI?” Kata Yan dikutip RuPol di akun Twitter-nya, Selasa (30/5/2023).

Yan menilai Moeldoko berani mengambil alih Partai Demokrat sampai melakukan kasasi karena mendapat dukungan dari atasannya.

“Alasannya sederhana, ia merasa ada yang ‘membekingi’. Sebab patut diduga ia mendapat ‘full backup’ dari atasannya. Karena, seorang atasan yang baik tak mungkin membiarkan bawahannya berbuat ‘gaduh’, apalagi ingin ‘membegal’ partai orang lain,” sebutnya.

Sebelumnya, SBY ikut mengomentari isu yang disampaikan Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana soal sistem pemilu. Tapi tak hanya itu, dia juga mengomentari poin terakhir yang disampaikan Denny, yang menyinggung soal Demokrat.

Terkait hal tersebut, SBY mengaku dapat telepon dari mantan menteri dan politikus senior, bukan dari Partai Demokrat, berkaitan dengan PK Moeldoko. Pesan tersebut juga, kata SBY, kerap dia dapatkan.

Namun ia tak merinci pesan yang dimaksud, termasuk didapat dari siapa.
Namun dengan rentetan pesan yang ia terima tersebut, termasuk terbaru dari Denny Indrayana yang pernah menjabat Wamenkumham, dia menduga jangan-jangan Demokrat benar akan diambil alih.

“Jangan-jangan ini serius bahwa Demokrat akan diambil alih,” kata SBY dikutip dari Twitter pribadinya.

Dia mengatakan, berdasarkan akal sehat, sulit diterima PK Moeldoko dikabulkan MA karena sudah 16 kali pihak KSP Moeldoko kalah di pengadilan. Kalau tiba-tiba Moeldoko menang, lanjut SBY, maka diyakini ada tangan politik yang mengganggu Demokrat jelang 2024.

“Kalau ini terjadi, info adanya tangan-tangan politik untuk ganggu Demokrat agar tak bisa ikuti Pemilu 2024 barangkali benar. Ini berita yang sangat buruk,” kata dia.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: DemokratKSPMoeldoko
Previous Post

Denny Indrayana Bantah Bocorkan Putusan MK Terkait Sistem Pemilu, Ini Katanya…

Next Post

Jika MK Putuskan Sistem Proporsional Tertutup, Analisis Politik Prediksi PDIP Diuntungkan dan Partai Baru Dirugikan

Ruang Politik

Next Post
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Jika MK Putuskan Sistem Proporsional Tertutup, Analisis Politik Prediksi PDIP Diuntungkan dan Partai Baru Dirugikan

Recommended

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum Terkait Pembatalan Alokasi Lahan

2 hari ago
Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

3 hari ago

Trending

Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive