Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Penyebab Harga Telur dan Daging Ayam Melonjak Drastis, Ini Respons DPR RI

by Ruang Politik
in Nasional
430 18
0
Ilustrasi Peternakan Ayam/Net

Ilustrasi Peternakan Ayam/Net

479
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Harga pakan ayam saat ini berada di kisaran Rp 8.500 per kilogram hingga Rp 8.700 per kilogram. Tingginya harga pakan ayam ini merupakan cerminan dari harga telur dan daging ayam yang mengalami kenaikan

RUANGPOLITIK.COM —Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengungkapkan dua faktor utama penyebab harga telur dan daging ayam naik drastis dalam dua pekan terakhir. Kedua faktor tersebut adalah faktor produksi dan distribusi.

Berdasarkan data dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, di Jabodetabek harga telur berada di kisaran Rp 31.000 hingga Rp 34.000 per kilogram. Di luar Jawa atau wilayah timur, telur mencapai harga Rp 38.000 per kilogram bahkan ada yang lebih dari Rp 40.000 per kilogramnya.

RelatedPosts

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

Sindir Ribka Tjiptaning, Idrus Marham: Jangan Tutupi Jasa Soeharto dengan Emosi Politik

Sedangkan untuk harga daging ayam broiler, sudah mencapai Rp 40.000 di daerah Jabodetabek. Lalu di luar pulau Jawa, harga pasaran tertinggi mencapai Rp 44.000 sampai Rp 48.000. “Faktor produksi menjadi penyebab kenaikan harga di hulu. Para peternak kerap kesulitan mendapatkan pakan yang layak untuk hewan ternaknya,” ujar Daniel kepada wartawan, Selasa (23/5/2023).

Menurut Daniel, pemerintah perlu mengembangkan kebijakan antisipasi yang mendukung peternakan ayam dan telur secara berkelanjutan. “Ini termasuk memberikan insentif dan bantuan kepada peternak dalam hal pengadaan pakan berkualitas, teknologi yang efisien, dan manajemen yang baik sehingga inflasi bisa ditekan,” jelas Daniel.

Harga pakan ayam saat ini berada di kisaran Rp 8.500 per kilogram hingga Rp 8.700 per kilogram. Tingginya harga pakan ayam ini merupakan cerminan dari harga telur dan daging ayam yang mengalami kenaikan.

Diketahui, pakan ternak ayam terbuat dari bahan baku jagung, konsentrat dan dedak bekatul. Produksi jagung dalam negeri, menurut Daniel, belum mampu mencukupi kebutuhan bahan baku pakan ternak sehingga produsen pakan ternak masih bergantung pada impor jagung dari luar negeri.

“Tingginya harga pakan ternak mempengaruhi harga daging ayam dan telur di pasaran. Peningkatan ini menimbulkan beban berat bagi peternak, sehingga harga pokok penjualan (HPP) juga mengalami kenaikan,” tutur Daniel.

Faktor kedua yang membuat harga telur dan daging ayam terus meroket adalah persoalan distribusi. Menurut Daniel, saat ini penyebab persoalan di hilir yakni kurangnya perhatian Pemerintah Daerah yang memiliki kewajiban menanggung biaya transportasi pendistribusian dari peternak ke pasar-pasar.

“Kemendagri kan sudah memberikan lampu hijau kepada Pemerintah Daerah agar mengalokasikan dana terhadap biaya transportasi bagi komuditas yang mengalami kenaikan sebesar 5 persen. Kami di DPR akan mengawasi penerapannya di lapangan,” sebut Daniel.

Selain itu, penyebab kenaikan harga telur dan daging ayam karena banyak pendistribusian dilakukan di luar pasar. Hal ini menyebabkan ketersediaan di pasar menjadi langka dan harga mengalami kenaikan.

Daniel pun mendorong agar pengawasan dan penerapan hukum yang ketat terhadap praktik monopoli, kartel, dan praktik bisnis yang merugikan konsumen harus menjadi prioritas Pemerintah.

“Penanganan yang efektif harus dilakukan untuk mencegah kelangkaan dan peningkatan harga yang tidak wajar,” tegas Daniel.

Lebih lanjut, Daniel mengatakan DPR telah meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas segera memberi penjelasan dan mengambil tindakan pasca melonjaknya harga telur dan daging ayam dalam dua minggu terakhir. DPR menilai seharusnya, kenaikan harga dapat diantisipasi dengan fokus strategi dari hulu hingga ke hilir.

“Terkait dengan mahalnya harga telur dan daging ayam, Mendag harus memberi penjelasan dan segera ambil tindakan, seharusnya dilakukan sejumlah strategi antisipasi untuk menjaga stabilitas dan keseimbangan harga telur di tingkat peternak, pedagang, dan konsumen,” pungkas Daniel.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: DPR RIHarga AyamHarga TelurKenaikan Harga
Previous Post

KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Bansos setelah Geledah Kemensos

Next Post

Dana Korupsi BTS Diduga Mengalir ke Parpol?, Mahfud: Saya Anggap Gosip Politik

Ruang Politik

Next Post
Plt Menteri Komunikasi dan Informatika Mahfud MD bersama jajaran eselon I Kemenkominfo saat melakukan jumpa pers seusai melantik 4 pejabat eselon I di Jakarta, Selasa, 23 Mei 2023. /Ist

Dana Korupsi BTS Diduga Mengalir ke Parpol?, Mahfud: Saya Anggap Gosip Politik

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election