• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Tahun Politik, Pakar Medsos Imbau Warga Hindari Hoax dengan Tabayun

by Ruang Politik
in Kilas Update
442 9
0
Ilustrasi Anti Hoax/Repro

Ilustrasi Anti Hoax/Repro

483
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis buku Teori dan Riset Media Siber (Cybermedia) tersebut menyebutkan, ada tiga alasan mengapa hoax bisa berkembang

RUANGPOLITIK.COM —Pakar medsos UIN Syarif Hidayatullah Rulli Nasrullah mengimbau warga menghindari hoax dengan membangun budaya tabayun pada tahun politik ini. Masyarakat harus melakukan saring sebelum membagikan atau sharing.

Rulli mengatakan, saat ini, masyarakat dihadapkan pada maraknya informasi hoax atau bohong, ujaran kebencian, dan berbagai narasi kebencian lain yang dapat memecah belah persatuan.

RelatedPosts

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

Menurut Rulli Nasurallah, hoax sengaja diproduksi untuk membangun pembunuhan karakter terhadap seseorang maupun kelompok.

“Hal ini terjadi karena orang atau kelompok tersebut tidak percaya diri dengan kemampuannya untuk bersaing secara sehat,” kata Rulli , Sabtu (13/5/2023).

Penulis buku Teori dan Riset Media Siber (Cybermedia) tersebut menyebutkan, ada tiga alasan mengapa hoax bisa berkembang.

“Pertama, banyak pengguna media sosial itu berpikir memakai logika waktu cepat. Jadi, logika waktu cepat itu adalah informasi yang dipublikasikan itu main ditelan saja, tanpa melakukan konfirmasi, tanpa melakukan check and recheck terhadap media-media mainstream,” jelas pria yang juga berprofesi sebagai dosen ini.

Kedua, tambahnya, adanya friendvertaising yaitu iklan atau informasi yang disampaikan oleh sesama.

Menurut Rulli, relasi pertemanan terkadang membuat masyarakat percaya terhadap seseorang, sehingga mudah untuk menerima dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

Ketiga adalah kondisi psikologis seseorang yang tidak sadar. Hal itu terjadi karena lingkungan sosial dan konten yang diakses adalah konten serupa, sehingga secara naluri seseorang tidak punya pilihan lain selain mempercayai informasi dari konten tersebut.

Untuk mengatasi hal itu, menurut dia, masyarakat perlu membangun budaya tabayun. Mengutip buku Akidah Akhlak yang diterbitkan Kementerian Agama, tabayun dijelaskan sebagai budaya untuk mencari kejelasan hingga terang benderang.

Membangun budaya tabayun, ujarnya, dapat dimulai dari diri sendiri. Setiap individu bisa menyaring teman di media sosial, sehingga tercipta pertemanan yang dapat meminimalkan persebaran hoax maupun ujaran kebencian.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: HoaxTahun Politik
Previous Post

Alumni ITS Buat Aplikasi Antikecurangan Pilpres

Next Post

Ukraina Pastikan Tak Ingin Berunding dengan Rusia Meskipun Dapat Tekanan Internasional

Ruang Politik

Next Post
Ukraina Klaim 500 Tentara Rusia Jadi Korban dalam Waktu Sehari/AP

Ukraina Pastikan Tak Ingin Berunding dengan Rusia Meskipun Dapat Tekanan Internasional

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

18 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

1 hari ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive