• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Jubir Kemenkes: Masyarakat Jangan Lengah, Perketat Kembali Protokol Kesehatan

by Ruang Politik
in Nasional
438 4
0
Ilustrasi Vaksin Covid-19/Ist

Ilustrasi Vaksin Covid-19/Ist

473
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar, Rochady, mengatakan, kasus saat ini mengalami peningkatan jika dibandingkan 14 hari lalu pada 20 April 2023

RUANGPOLITIK.COM —Kasus Covid-19 kembali meningkat setelah momen Lebaran 2023. Peningkatan terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan protokol kesehatan dan daya tahan atau imunitas tubuh.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Nina Susana Dewi, menyatakan, kenaikan kasus memang benar terjadi. Karenanya, masyarakat diminta untuk kembali menaati protokol kesehatan serta menjalani pola hidup sehat sehingga tubuhnya kuat melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

RelatedPosts

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

“Terjadi peningkatan kasus di Jawa Barat. Berdasarkan data NAR Allrecord pada tanggal 3 Mei 23, kasus positif Covid-19 sebanyak 631 kasus,” katanya di Kota Bandung, Kamis, 4 Mei 2023.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar, Rochady, mengatakan, kasus saat ini mengalami peningkatan jika dibandingkan 14 hari lalu pada 20 April 2023, yaitu 200. Sementara, per 3 Mei 2023, kasus meningkat menjadi 631 kasus. Peningkatan kasus itu dikatakannya bukan berarti tidak ada herd immunity .

“Saat ini kasus banyak, namun kekebalan dan daya tahan tubuh masyarakat juga sudah semakin baik terlihat dari kemampuan tubuh untuk melawan virus tersebut, sehingga gejalanya tidak terlalu berat seperti di awal kasus Covid-19,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kembali perilaku hidup sehat, bersih, dan mematuhi prokes 3M. Utamanya dari prokes itu adalah menggunakan masker di tempat umum, terlebih di tengah keramaian.

Disiplin untuk prokes 3M dan memakai masker itu dikatakannya lebih utama lagi untuk masyarakat yang mempunyai komorbid atau penyakit bawaan. Bahkan, orang dengan komorbid disarankan supaya sebisa mungkin menghindari keramaian, karena mereka paling rentan jika terinfeksi Covid-19.

Menurut dia, itu terjadi karena imunitas tubuh menurun diakibatkan oleh dampak dari penyakit yang diderita sebelumnya. Penyakit bawaan juga dapat meninggalkan dampak yang cukup signifikan berupa lemah atau rusaknya organ yang dapat membuat tubuh pasien jadi lebih sulit untuk melakukan pemulihan.

“Karena dari pengamatan tenaga medis di RS, gejala pasien dewasa dengan komorbid lebih parah dibandingkan gejala yang timbul pada anak-anak tanpa komorbid,” kata dia.

Meski kasus Covid-19 meningkat, Rochady mengatakan bahwa ia belum bisa memastikan akan diterapkannya PPKM lokal. Hal itu memerlukan kajian epidemiologis lebih lanjut.\

Kasus meningkat, keterisian bed RS meningkat
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per Rabu, 3 Mei 2023, ada 2.647 kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia dengan 25 kasus kematian. Kenaikan kasus juga diiringi oleh peningkatan perawatan pasien di rumah sakit.

Data yang bersumber dari RS Online, pada 3 Mei 2023, pukul 14.00 WIB dan Dinkes Provinsi, keterisian bed atau Bed Occupation Rate (BOR) di rumah sakit mencapai 8,1% secara nasional, dari ketersediaan 42.293 tempat tidur. Itu merupakan bed isolasi maupun bed intensif.

Ada 5 RS yang mengalami peningkatan keterisian lebih dari 50%. Kelimanya adalah RSUP Dr. M. Djamil, RS Dr. Tadjuddin Chalid, MPH, RSP Dr. Ario Wirawan, RSUP Prof Dr. R.D.Kandou, dan RSUP Dr. kariadi.

Data yang dirilis Kemenkes itu juga menunjukkan bahwa dari 22.666 pasien Covid-19 yang dirawat di RS, 34,5%nya atau 7.813 pasien belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Pasien juga didominasi oleh lansia.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, pada Kamis, 4 Mei 2023, mengatakan, masyarakat harus tetap waspada. Meskipun belum terjadi lonjakan kasus, tapi peningkatan kasus terus terjadi dan diiringi oleh keterisian tempat tidur di Rumah Sakit.

”Masyarakat jangan lengah. Perketat kembali protokol kesehatan terutama memakai masker dan segera lakukan booster,” ujar Syahril.

Dikatakannya, tingkat pergerakan masyarakat yang semakin tinggi, maka risiko penularan juga semakin tinggi. Namun risiko itu bisa dicegah jika masyarakat patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Vaksinasi booster minimalkan risiko
Menurut Nina Susana Dewi, Dinas Kesehatan Jawa Barat juga memenuhi kebutuhan vaksin untuk kabupaten/kota yang mengajukan permintaan vaksin. Mereka sudah mengajukan vaksin tersebut melalui laman Pikobar Jabar. Vaksin Covid-19 yang tersedia berjenis Indovac, Zifivax dan Inavac.

Vaksin Indovac dialokasikan ke Kota Sukabumi (20 Vial), Kota Tasikmalaya (25 Vial), Kab. Bandung (50 Vial), Kab. Karawang (200 Vial), dan Kota Bekasi (400 Vial). Sementara, vaksin Inavac dikirimkan ke Kota Tasikmalaya sebanyak 20 Vial, dan vaksin Zifivax dialokasikan ke Kota Tasikmalaya sebanyak 500 Vial.

Menurut Mohammad Syahril, untuk meminimalkan risiko, selain disiplin prokes, masyarakat juga didorong untuk melakukan vaksinasi. Masyarakat diharapkan sudah vaksinasi Covid-19 dosis lengkap maupun booster.

Pemerintah saat ini telah menambah regimen vaksin Indovac yang bisa digunakan untuk vaksinasi COVID-19. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor IM.02.04/C/2034/2023 yang diterbitkan pada 23 April 2023.

Penambahan itu diberikan untuk sasaran yang mendapatkan vaksin primer Pfizer. Vaksin booster kedua Indovac dapat diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi booster pertama Covid-19. Vaksin booster kedua bisa diberikan dosis penuh atau 0,5 ml. Vaksin booster ke dua itu bisa didapatkan masyarakat di fasilitas pelayanan kesehatan maupun pos pelayanan vaksinasi terdekat.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Covid-19kemenkes
Previous Post

Bahan Bakar Ramah Lingkungan Diciptakan Mahasiswa ITS

Next Post

Peringatan Hukuman Mati sebagai Pengkhianat Bangsa

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Senpi/Repro

Peringatan Hukuman Mati sebagai Pengkhianat Bangsa

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

10 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

21 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive