• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
14 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

SETARA Institute Sebut Depok dan Cilegon Kota Intoleran, Mahfud: Hasil Studi Harus Dihargai

by Rupol
in Nasional
433 23
0
488
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Menko Polhukam Mahfud Md ikut angkat bicara mengenai laporan SETARA Institute soal Indeks Kota Toleran (IKT) 2023, di mana Depok dan Cilegon menjadi kota paling intoleran.

SETARA Institute merilis laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2022. Kota Singkawang kembali dinilai menjadi kota paling toleran. Berikut daftarnya:

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

1. Singkawang, Kalimantan Barat dengan skor akhir 6,583
2. Salatiga, Jawa Tengah dengan skor akhir 6,417
3. Bekasi, Jawa Barat dengan skor akhir 6,080
4. Surakarta, Jawa Tengah dengan skor akhir 5,883
5. Kediri, Jawa Timur dengan skor akhir 5,850
6. Sukabumi, Jawa Barat dengan skor akhir 5,810
7. Semarang, Jawa Tengah dengan skor akhir 5,783
8. Manado, Sulawesi Utara dengan skor akhir 5,767
9. Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan skor akhir 5,687
10. Magelang, Jawa Tengah dengan skor akhir 5,670

Sementara itu, Kota Cilegon menjadi kota yang mendapat skor toleransi paling rendah, sedangkan Depok jadi kota terendah kedua.

Mahfud tak masalah dengan laporan SETARA Institute tersebut.

“Saya harus mengakui saya belum mengikuti apa yang dilakukan oleh SETARA. Tetapi pemeringkatan seperti itu sudah sering dilakukan dan itu silakan saja menjadi apa acuan, salah satu acuan bagi kita tentang adanya tempat-tempat yang dianggap toleran atau intoleran atau tingkat toleransinya seberapa itu silakan kita hargai sebagai hasil studi,” kata Mahfud usai meresmikan gedung GKI Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/4/2023).

Mahfud lantas bercerita saat dirinya didatangi utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS)–saat itu Barack Obama–pada 2012. Kata Mahfud, saat itu utusan Obama mempertanyakan mengapa banyak intoleransi di Indonesia.

“Pada tahun 2012 itu saya pernah didatangi oleh utusan khusus presiden Obama yg mengurusi hubungan organisasi negara-negara OKI. Pertanyaan sama, apakah Indonesia ini punya konstitusi? Sudah tahu dia, ya punya karena saya Ketua MK. Kenapa di Indonesia banyak intoleransi? Saya bilang Anda hitung dari mana? Karena waktu itu sedang ramai soal Yasmin, Parung dengan Ahmadiyah-nya, Lampung soal suku Bali diusir, lalu Mataram Ahmadiyah,” tuturnya.

Mahfud pun mengaku kala itu menjawab bahwa intoleransi di Indonesia sangat sedikit dibandingkan dengan luasnya wilayah Tanah Air. Dia pun kemudian meminta agar AS tidak khawatir karena negara akan selalu hadir untuk menegakkan toleransi.

“Saya bilang itu bisa dihitung dengan jari jumlah tempat tempat intoleran itu. Tetapi di tempat-tempat intoleran itu, justru masyarakat mayoritas yang membela di tempat tempat yang intoleran itu. Anda hitung, Indonesia ini luasnya melebihi 20 negara yang terluas di Eropa, tapi intoleransinya bisa dihitung dengan jari, oleh karena itu jangan khawatir, negara akan selalu hadir untuk menegakkan toleransi beragama, berkeadaban dengan cara-cara yang paling mungkin,” papar Mahfud.

“Mungkin perlu waktu tetapi negara akan hadir untuk mengembalikan, pemeringkatan silakan saja. Dan kita akan mati-matian mempertahankan konstitusi kita,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

 

Previous Post

Sidang MK Harapkan Titik Temu Sistem Pemilu Proporsional Terbuka dan Tertutup

Next Post

ICW: 55 Anggota DPR Tidak Laporkan LHKPN Akan Dilaporkan ke MKD

Rupol

Next Post
ICW: 55 Anggota DPR Tidak Laporkan LHKPN Akan Dilaporkan ke MKD

ICW: 55 Anggota DPR Tidak Laporkan LHKPN Akan Dilaporkan ke MKD

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

5 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

7 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive