• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Masinton: Puan Lahir dari Proses Pengkaderan, Bukan karena Situasi

by Ruang Politik
in Nasional
443 4
0
Politisi Senior PDIP Masinton Pasaribu/BJP/RuPol

Politisi Senior PDIP Masinton Pasaribu/BJP/RuPol

478
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Masinton pun menyinggung proses kaderisasi yang harus diperhatikan dalam mencari kandidat pemimpin. Sebagai contoh, ia memaparkan bagaimana sistem monarki modern

RUANGPOLITIK.COM —Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menilai, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani merupakan sosok pemimpin yang lahir dari proses kaderisasi mulai dari tingkat keluarga.

Puan, imbuh Masinton, adalah anak dari mantan Ketua MPR Taufik Kiemas dan juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

RelatedPosts

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

Obet Rumbruren Soroti Ancaman Kesehatan akibat Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Pada saat yang sama, Puan juga merupakan cucu dari Presiden pertama RI Soekarno. Menurut Masinton, Puan yang kini digadang menjadi salah satu bakal calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang, bukanlah sosok yang penuh pencitraan, melainkan setiap tindakannya justru mengalir apa adanya.

“Kemudian kepemimpinan yang memang lahir dari proses pengkaderan, bukan lahir karena situasi, momentum, ngepop apa segala macam, tidak,” ujar Masinton kepada Rupol saat bicara santai di ruang kerjanya di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (15/2/2023).

“Memaknai Mandat Politik untuk Puan Maharani .Beliau dikader oleh keluarga, orangtuanya, dikader untuk menjadi pemimpin.

Nah, dalam proses pengkaderan itulah kemudian terbentuk karakter kepemimpinan,” imbuhnya. Masinton pun menyinggung proses kaderisasi yang harus diperhatikan dalam mencari kandidat pemimpin. Sebagai contoh, ia memaparkan bagaimana sistem monarki modern melakukan proses kaderisasi kepemimpinan.

“Dalam sistem monarki saja, monarki modern itu putra mahkota yang akan menjadi penerus raja saja memang dikader, mengikuti kursus kepemimpinan, militer apa segala macam.

Bahkan diterjunkan ke lokasi-lokasi medan perang,” jelasnya. Berkaca dari hal itu, menurut dia, kaderisasi sejak dini diperlukan untuk mencari sosok pemimpin yang tepat bagi Indonesia.

“Kita butuh kepemimpinan yang memang betul-betul punya karakter, punya kepemimpinan yang lahir dari proses pengkaderan. Bukan yang ujug-ujug,” pungkasnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Previous Post

Bharada E ‘Remehkan’ Hubungan Dekat dengan Brigadir J

Next Post

Fraksi Demokrat Minta PPATK Telusuri Aliran Dana Besar Diduga Biaya Tunda Pemilu

Ruang Politik

Next Post
Fraksi Demokrat Minta PPATK Telusuri Aliran Dana Besar Diduga Biaya Tunda Pemilu

Fraksi Demokrat Minta PPATK Telusuri Aliran Dana Besar Diduga Biaya Tunda Pemilu

Recommended

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

ASR Tertibkan 800 Aset Pemprov Sultra, Visioner Indonesia: Langkah Berani Selamatkan Kekayaan Daerah

8 jam ago
Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

12 jam ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive