• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
26 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home RuangPemilu

CSIIS: Anies Baswedan Sebagai Faktor Lived or Dead Lock Pilpres 2024

by Rupol
in RuangPemilu
448 10
0
489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Laga pemilihan presiden kali ini sangat berbeda dengan pemilihan presiden sebelumnya, dimana jelang satu tahun kompetisi para elit masih terlihat ambigu untuk menentukan langkah politik selanjutnya. Terutama tentang rivalitas persaingan yang dinilai belum mengerucutkan pada kandidat yang pas untuk segera bertarung.

Masing-masing koalisi ini masih terlihat adem ayem tak memperlihatkan pergerakan politik yang cepat. Hal ini sinyalir kuat bersamaan dengan deklarasi terlalu dini Anies Baswedan sebagai calon presiden oleh partai NasDem. Mengingat Anies adalah mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah mengalami eskalasi politik yang cukup tinggi ketika bertarung.

RelatedPosts

Open Turnamen Bulutangkis Parmato Alam PB Merpati CUP 2024 Sukses Digelar

Perjalanan Sang Pemimpin YB.Dt. Parmato Alam Saat Menyambangi Masyarakat Payakumbuh

Mencari Sosok Ideal Untuk Payakumbuh” YB. Dt. Parmato Alam Tampil Gemilang

Yakni politik identitas yang mengarah pada ancaman situasi keamanan dalam negeri dan kesatuan bangsa yang multi etnis dan budaya. Apalagi mengingat parpol juga kesulitan dalam mencari lawan tanding Anies. Meski ada dua nama besar yang saat ini mengemuka yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo tapi mesin pilpres masih tetap mandeg.

Menurut pengamat politik dan Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr Sholeh Basyari, saat dihubungi RuPol, Minggu (29/1/2023) mengatakan kuatnya faktor Anies Baswedan didalam pencapresan.

“Anies Baswedan sebagai faktor lived or dead lock pilpres 2024,” tegas Dr Sholeh.

Pasalnya ini terlihat dari perubahan yang dilakukan oleh partai pengusung Anies yakni NasDem yang mulai bergerak ke Sekber yang notabene koalisi Gerindra-PKB meski kunjungan ini diembeli dengan ‘silaturrahmi politik’ namun Dr Sholeh menilai hal ini tak sesederhana yang terlihat di permukaan.

“Seminggu setelah peresmian sekber Gerindra PKB, pion-pion politik mulai bergerak dinamis. Setidaknya ada tiga pergerakan politik yang layak dicermati. Pertama, partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, memainkan dua langkah politik sekaligus (Waketum Nasdem Ahmad Ali datang ke Sekber Gerindra PKB dan pertemuan tim kecil di rumah Anies Baswedan),” ungkapnya.

Hal ini tak bisa dipandang sebelah mata, mengingat waktu yang semakin mepet dan isu penundaan Pemilu 2024 yang kian menguat. CSIIS juga melihat adanya dinamika dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang melakukan gerak cepat.

“Kedua, sigapnya Prabowo road show ke Gibran dan Bobby di Solo dan Medan. Ketiga, kembali menggeliatnya isu penundaan pemilu,” jelas Direktur CSIIS ini.

Sehingga tak bisa dianulir jika ada faktor Anies Baswedan dibalik kompetisi yang kurang jelas ini. Ia juga menilai ketakutan ini seperti sesuatu yang disamarkan dari penglihatan publik sehingga menimbulkan multi tafsir.

“Ketakutan” Supra struktur politik (baca istana) terhadap mancungnya Anies Baswedan, bisa saja mewujud sebagai reasoning kedaruratan. Faktor Anies pula dipandang sebagai lived or dead lock pilpres 2024,” tegas pengamat politik ini.

Dr Sholeh juga menilai bagaimana pergerakan politik begitu dinamisnya, terutama masa jabatan Presiden Jokowi yang sudah selesai pada 2024 mendatang.

“Pergerakan tiga pendulum politik itu, secara kasat mata bermuara pada Pilpres 2024,” ulasnya.

Namun situasi kian menjadi pelik dan panas ketika rumor penundaan pemilu 2024 bergulir ke permukaan. Terutama kontroversi sistem pemilu proporsional tertutup atau terbuka. Karena PDIP sebagai partai penguasa menginginkan agar sistem pemilu 2024 dapat menggunakan Sistem Proporsional Tertutup yang kini kian menjadi perdebatan hangat di Mahkamah Konstitusi.

CSIIS juga berpendapat manakala fokus digeser ke Mahkamah Konstitusi, yakni tentang sidang gugatan proporsional tertutup, bisa saja desas desus penundaan pemilu, dipilih sebagai opsi “darurat”.

“Kegagalan Supra struktur politik membendung atau menciptakan Anies sbg common enemy, membuat istana dan juga PDI-P gagap menyikapi proses pemilu 2024. Kegagalan itu, direspon dengan munculnya kembali proposal penundaan pemilu melalui usulan yg berubah menjadi desakan sistem proporsional tertutup,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Tags: CSIISDr Sholeh Basyaripenundaan pemiluPilpres 2024
Previous Post

Benarkah Reshuffle Kabinet Rabu Pon? Ini Jawaban Presiden Jokowi…

Next Post

Dinasti Politik Jokowi: Kaesang Incar Kursi ‘Eksekutif’ Parpol Saling Berburu

Rupol

Next Post
Dinasti Politik Jokowi: Kaesang Incar Kursi ‘Eksekutif’ Parpol Saling Berburu

Dinasti Politik Jokowi: Kaesang Incar Kursi 'Eksekutif' Parpol Saling Berburu

Recommended

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

Pengalihan Nomor Tak Kunjung Tuntas Sejak 2022, Konsumen Pertanyakan Profesionalitas Gerai Indosat

20 jam ago
Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

Ketua KONI Payakumbuh Terpilih, Chairul Mufti Targetkan Posisi 3 Besar Porprov Sumbar 2026

22 jam ago

Trending

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

Maju Sebagai Calon Ketua KONI Payakumbuh Fitrayanto Komitmen Membawa Dunia Olahraga  Kearah Positif

5 hari ago
UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat  Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

4 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive