• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ujang Komarudin: Para Capres Belum Mampu Beri Solusi Persoalan Bangsa

by Rupol
in Nasional
445 9
0
486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Narasi pemimpin yang memikirkan rakyat dengan analogi ‘berambut putih’ yang digagas oleh Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Relawan Jokowi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu (26/11) lalu dinilai sebagai bentuk marketing politik untuk menaikkan popularitas seseorang.

Menurut Ujang Komarudin, pengamat politik dan Dosen Ilmu Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, saat dihubungi RuPol, Selasa (29/11) mengatakan bentuk marketing politik dalam analogi fisik emang kerap dilakukan segelintir elit. Namun ini tak mewakili sosok pemimpin yang sebenarnya.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Karena porsinya lebih kepada penyerapan pemberitaan yang semakin besar, terutama ketika sinyal itu ditangkap Ganjar dengan merubah warna rambut jadi hitam. Sehingga porsi beritanya semakin besar,” jelas Ujang.

Namun, ia mengkritik jika narasi yang dijual oleh capres atau cawapres belum mampu menyentuh substansi persoalan bangsa yang sangat kompleks.

“Penggunaan fisik tubuh dengan idiom ganteng atau fisik rupiah yang identik dengan money politik sangat kental dengan pemilu kita. Sehingga menjual ide atau gagasan menjadi tidak laku. Padahal ini sangat berbahaya ketika politik menjadi sangat pragmatis,” jelas Ujang.

Karena itu, ia melihat di sini kegagalan partai politik dalam melakukan komunikasi politik kepada rakyat tidak mengarah kepada menemukan solusi dari banyaknya persoalan Bangsa yang sangat kompleks.

“Parpol atau pasangan capres  yang berkompetisi tidak pernah memberikan solusi terhadap persoalan Bangsa. Misalnya masalah hutang piutang negara, kemiskinan, PHK, narkoba, gejolak sosial. Elit hanya mengutamakan kepentingan golongan bukan rakyat. Ini yang berbahaya,” jelas Ujang.

Padahal dasar seorang pemimpin yang ideal adalah mengutamakan segala kepentingan rakyat diatas kepentingan golongan. Dan Ujang melihat sejauh ini yang menyebabkan ‘money politik’ menjadi suatu hal biasa dalam setiap pemilu.

“Politisi menyiapkan uang, rakyat mengambil uang atau amplop. Sehingga soal ide dan gagasan tidak laku. Dan ini fakta yang kita hadapi saat ini. Ini sangat berbahaya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ulasnya.

Karena itu, bentuk fisik yang disampaikan oleh Jokowi menurut Ujang Komarudin hanyalah bagian dari gimmick politik demi kepentingan ‘Ganjar’ yang memang sengaja di endorse oleh Jokowi.

“Pemimpin yang sebenarnya harus berjiwa negarawan, kepentingan rakyat lebih utama. Bukan kepentingnan golongan atau partai yang menjadi prioritas,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati
Previous Post

PKS Ingatkan Jokowi Tak Dengarkan Masukan Provokatif Relawan

Next Post

Survei Charta Politika: Peta Politik Berubah, Elektabilitas Anies Salib Prabowo

Rupol

Next Post
Willy Aditya Ungkap Isi Pertemuan Anies-Surya Paloh di NasDem Tower

Survei Charta Politika: Peta Politik Berubah, Elektabilitas Anies Salib Prabowo

Recommended

Dinas PUPR Kota Payakumbuh Rampungkan Tahapan Rancangan Awal Rencana Kerja Tahun 2027, Himpun 302 Usulan Masyarakat

Dinas PUPR Kota Payakumbuh Rampungkan Tahapan Rancangan Awal Rencana Kerja Tahun 2027, Himpun 302 Usulan Masyarakat

16 menit ago
Pemko Payakumbuh Kukuhkan Kader GALAMAI

Pemko Payakumbuh Kukuhkan Kader GALAMAI

17 jam ago

Trending

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

6 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 minggu ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

3 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

3 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive