• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
22 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Dedi Kurnia: Jika PKB Tak Redam Ego, Koalisi Gerindra-PKB Bisa Bubar 

by Rupol
in Nasional
447 14
0
493
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan keluar dari Koalisi Indonesia Raya (KIR) apabila Prabowo Subianto menggaet Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden (cawapres), dianggap kurang etis dan tak memikirkan dampak bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpinnya.

Sikap menolak keras itu, disampaikan Cak Imin merespons wacana duet Prabowo dan Ganjar dalam survei lembaga Indostrategi. Menurut Cak Imin, PKB akan keluar dari KIB dan akan membentuk poros baru.

RelatedPosts

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

Tambah Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Fraksi PDIP Sebut Sesuai Amanat Konstitusi

“Kita bikin komposisi baru,” kata Cak Imin di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Menanggapi hal ini pengamat politik Dedi Kurnia Syah Direktur Indonesia Political Opinion (IPO), saat dihubungi RuPol, Rabu (23/11) mengatakan sikap Cak Imin ini tak pantas disandingkan dengan partai Gerindra. Karena sikap ini dianggap kurang etis.

“Paksaan PKB untuk menjadi Capres cukup rasional, hanya saja mitranya bukan Gerindra, selama masih dengan Gerindra maka Prabowo tetap pilihan terbaik. Artinya, PKB bisa menekan untuk posisi Cawapres, bagaimanapun Muhaimin bisa menjanjikan suara dari mayoritas Nahdliyin, terlebih jika rival mereka tidak ada tokoh yang mewakili Nahdliyin, utamanya di tokoh dari Jawa Timur,” ungkap Dedi.

Karena itu, Dedi menilai kemungkinan koalisi ini bubar bisa saja terjadi. Jika PKB tidak ‘leghowo’ dalam menerima keputusan Prabowo yang mungkin mempertimbangkan cawapres dari unsur eksternal koalisi.

“Jika PKB tidak mampu meredam ego kuasanya, maka bisa saja koalisi ini tumbang di tengah jalan, dan itu bukan artinya Prabowo terhalang. Karena PDIP masih mungkin membersamai Prabowo. Terlebih Jokowi sudah secara terbuka mendukungnya. Bisa dengan Ganjar, atau Puan Maharani,” jelasnya.

Dedi menjelaskan, semua kembali kepada tujuan PKB dalam membangun mitra koalisi dengan Gerindra. Apakah hanya fokus pada posisi mendapatkan cawapres atau meraih kemenangan di pilpres yang akan menguntungkan PKB secara keseluruhan.

“Bergantung dari orientasi PKB, apakah mereka miliki target memenangi Pemilu dengan usung Prabowo, atau memaksa diri mendapat peluang Capres,” tukasnya.

Karena itu Dedi memprediksi jika Cak Imin hanya memilikirkan kepentingan pribadi, ngoyo menjadi ‘cawapres’ sementara Prabowo kurang merespon ini akan merugikan bagi PKB. Tak menutup kemungkinan jika koalisi Gerindra-PKB bubar.

“Jika pilihan kedua diambil, maka perpecahan sudah dekat bagi mereka,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: cak imin prabowoDirektur Indonesian Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah
Previous Post

Guntur Hamzah Jadi Hakim Mahkamah Konstitusi Gantikan Aswanto

Next Post

Presiden Jokowi Sudah Siapkan Surpres Pengganti Andika Perkasa

Rupol

Next Post
Presiden Jokowi/Biro Pers Istana

Presiden Jokowi Sudah Siapkan Surpres Pengganti Andika Perkasa

Recommended

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

2 hari ago
Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

2 hari ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

3 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive