• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Cak Imin: Pilkada Langsung Membuat Pemilu Rusak, Kental ‘Money Politik’

by Rupol
in Nasional
453 9
0
495
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Kisruh perputaran uang selama pemilihan umum tak dapat dipungkiri. Isu money politik yang ditenggarai mencederai demokrasi tak bisa dianggap sepele. Bahkan menggunakan ‘amplop’ ini menjadi juru kunci kemenangan suatu kandidat.

Hal ini dipicu efek dari pemilihan langsung. Sehingga retribusi uang ‘mengalir secara deras’ mulai dari level bawah hingga atas.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Menurut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut pemilu yang paling sehat selama masa demokrasi adalah pemilu 1999. Saat itu, menurutnya, belum ada politik uang.

“Pemilu 1999 adalah pemilihan paling demokratis. Money politics pada 1999 sama sekali tak berlaku,” kata Cak Imin di Gedung DPP PKB, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Bahkan, Cak Imin menyebut satu-satunya Pemilu yang jujur adalah pemilu 1999.

“Satu-satunya yang paling terbuka, jujur, bebas, dan adil adalah Pemilu tahun 1999. Kenapa demikian, karena seluruh komponen masyarakat terorganisir di dalam pengawasan pelaksanaan pemilu,” tegas dia.

Cak Imin menyebut menurunnya kualitas pemilu mulai terjadi pada pilkada langsung di mana politik uang dan segala cara dilakukan agar bisa menang.

“Pemilu kita agak rusak setelah pilkada secara langsung. Karena kompetisinya semua hal, maka money politic menjadi sangat dominan, money politics terutama langsung ke pemilih dan bisa jadi money politic sampai pada penghitungan suara, terutama di daerah-daerah remote area yang jauh dari jangkauan pengawasan rakyat,” jelas Cak Imin.

Cak Imin menyebut ongkos politik menjadi sangat mahal, bahkan ada satu suara dihargai Rp 500 ribu.

“Saya melihat ada pemilihan gubernur satu suara dihargai sampai Rp500 ribu. Sebegitu mahal kah Pemilihan umum yang kita kelola,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Cak Imin menyatakan parpol terutama PKB betanggung jawab menjaga pemilu dari praktik kotor. Salah satunya dengan cara pengawasan.

“Ini tanggung jawab PKB memperbaiki melalui pengawasan. Sebab kalau terjadi transaksi pemilihan dengan uang, hasil pemilihan pasti jorok, hasil pemilihan pasti korup, hasil pemilihan pasti akan mengembalikan uang yang dijual untuk kepentingan suara. Itu terbukti di beberapa pilkada yang merusak sistem,” kata dia.

“Setelah money politics menjadi pemilihan itu teracuni oleh keruangan manipulasi penghitungan yang ngawur tidak sesuai yang dicoblos,” sambungnya.

Bahkan, Cak Imin mengakui pemilu belakangan PKB juga turut menjadi korban kecurangan. “Fakta itu ada,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: Cak IminCapres PKB
Previous Post

Pasca Gempa Cianjur, BMKG Ungkap 25 Kali Gempa Susulan Skala 4 SR

Next Post

Nama Prabowo Unggul di Hasil Survei, Gerindra Respon Positif 

Rupol

Next Post
Prabowo: Indonesia Harus Waspada Ancaman Perang

Nama Prabowo Unggul di Hasil Survei, Gerindra Respon Positif 

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

5 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

1 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

1 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive