• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
27 - 08 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

HenSat: Masuknya ‘Bandar’ Berbahaya Bagi Demokrasi, Parpol Menjadi Ormas

by Rupol
in Nasional
451 4
0
487
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Isu bandar yang sempat menggoyang Koalisi Perubahan dianggap sebagai fenomena biasa dalam politik. Hal ini mengingat ‘cost politik’ yang dibutuhkan partai untuk melakukan persiapan mensukseskan pemilihan melalui konsolidasi membutuhkan biaya yang besar.

Sehingga fenomena ‘bandar dan parpol’ tak bisa pisahkan. Peran bandar yang lazimnya berasal dari pengusaha ini menjadi pemodal utama bagi parpol untuk melakukan deal politik.

RelatedPosts

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

Kariyasa Adnyana: DTSEN Jangan Menjadi Alasan Negara Meninggalkan Rakyat yang Membutuhkan

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Menurut Pengamat Politik Hendri Satrio dari KedaKOPI, ia mengkritik partai politk yang menggadaikan ideologi dan hanya memburu suara rakyat agar dilirik bandar.

Dia menilai partai politik yang melakukan hal itu tidak akan memiliki peran yang besar bagi bangsa, negara dan demokrasi.

“Kalau sudah begitu, maka dia membuka peluang untuk ada kekuatan-kekuatan di luar partai politik yang berusaha masuk ke partai itu,” kata Hendri dalam diskusi Ngobrol dari Sebrang Istana yang bertajuk,” Partai Politik Bisa Dibeli? Gosip atau Fakta” di Juanda, Jakarta Pusat, Minggu (20/11)

Dia mencontohkan fenomena masuknya pengusaha-pengusaha ke dalam partai politik dan langsung mendapatkan jabatan strategis di internal partai. Pengusaha ini yang kerap disebut sebagai ‘bandar’ merupakan penyokong dana yang paling menentukan siapa orang-orang yang akan dipilih menjadi pion untuk mengamankan ‘bisnis’ atau investasi.

“Bayangkan kalau ada kelompok besar yang powerful sekali memiliki kekuatan ekonomi luar biasa. Kemudian, dia bargain dengan partai politik, dia akan membiayai partai politik tadi,” ujar pendiri lembaga survei KedaiKopi itu.

Pria yang akrab disapa Hensat itu juga menyebutkan pihak dengan kekuatan besar yang masuk ke partai politik berpotensi meminta agar orang kepercayaannya mengisi jabatan strategis seperti anggota dewan, bahkan presiden dan wakil presiden.

“Ini adalah hal yang paling membahayakan karena menurunkan derajatnya sebagai partai politik yang memiliki ideologi berubah menjadi organisasi massa peserta pemilu,” lanjutnya.

Hensat juga menyebutkan partai politik seperti itu hanya mementingkan posisinya di parlemen dan kabinet pemerintahan tanpa mengedepankan ideologinya untuk rakyat.

Pengamat politik, Hendri Satrio (dua dari kanan) menilai hal ini bisa berbahaya untuk demokrasi jika dilakukan oleh partai politik.

“Nah, seperti itu menurut saya bukan saja membahayakan demokrasi Indonesia, tetapi juga untuk keberadaan Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati

 

Previous Post

Laga Inggris vs Iran Nanti Malam, Sarat Gengsi Politik

Next Post

Gempa 5,6 SR  Cianjur, Sejumlah Bangunan Roboh

Rupol

Next Post
Gempa 5,6 SR  Cianjur, Sejumlah Bangunan Roboh

Gempa 5,6 SR  Cianjur, Sejumlah Bangunan Roboh

Recommended

Legislator PDIP: Persoalan Desil Indikasi BPS Perlu Evaluasi dan Anggaran Negara Tersedia untuk Bantuan Masyarakat

Desil Tak Akurat, PDI-P Minta Pemerintah Buka Mekanisme Sanggah Data

4 jam ago
DPRD Payakumbuh Kawal APBD Perubahan

DPRD Payakumbuh Kawal APBD Perubahan

9 jam ago

Trending

Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

Begini Reaksi MUI Sikapi Minuman Wine Berlabel Halal

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Foto Erick Thohir

Foto Erick Thohir Keturunan Tionghoa Tersebar, Lukman Edy: Benar, Tapi Isi Narasi Fitnah

4 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive