• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
02 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Wasekjen PBNU Tegur Cak Imin, Karena Kerdilkan Posisi NU

by Ruang Politik
in Nasional
446 4
0
Wasekjen PBNU Tegur Cak Imin

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pada saat acara pertemuan dengan Gus-Gus se-Banyuwangi, Rabu (19/1/2022)/ doc: PKB

482
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Perjalanan safari politik Muhaimin Iskandar (Cak Imin) beberapa waktu lalu di cabang-cabang Nahdlatul Ulama (NU), berbuntut panjang.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU, Rahmat Hidayat Pulungan memberikan teguran keras, karena upaya Cak Imin yang dianggap mengkerdilkan NU demi kepentingan pencapresannya.

Menurut Rahmad, dalam safari yang dilakukan Cak Imin terkesan NU hanya menjadi alat politik PKB, padahal NU adalah pendiri PKB dan pemegang saham terbesar PKB.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Ini menunjukkan PKB ingin mengerdilkan NU dan PBNU. Cara berorganisasi yang salah kaprah seperti ini harus diingatkan,” tegur Rahmat dalam keterangan tertulisnya yang sampai ke redaksi RuPol, Selasa (25/1/2022).

Cak Imin dinilai telah lupa pada sejarah terbentuknya PKB, yang dilahirkan NU untuk menyikapi perkembangan politik pada awal reformasi.

“PKB itu anak kandung NU, yang kelahirannya dibidani oleh Gus Dur (Abdurrahman Wahid). Jadi jangan dibolak-balik. Muhaimin harus diingatkan lagi tentang sejarah itu, agar tidak lagi mengacaukan posisinya,” lanjut Rahmat.

Baca juga:
Dukung Cak Imin Capres, Ketua PCNU Dipanggil Gus Yahya

Muhaimin Pede Maju Capres, Ingin Rebut Kembali Kursi Gus Dur

Terkait dengan safari politik yang dilakukan Cak Imin tersebut, menurut Rahmat, harusnya Cak Imin atau PKB terlebih dulu melapor kepada PBNU, jangan langsung turun menemui cabang-cabang.

“Itu yang saya maksudkan. Jadi PKB itu adalah milik PBNU. PBNU, PWNU dan PCNU itu berhak mengaudit PKB tiap tingkatan. Jangan terbalik, jangan merasa lebih hebat,” tegasnya.

Sebelumnya Muhaimin Iskandar melakukan safari ke beberapa PCNU di wilayah Jawa Timur, dan mendeklarasikan pencapresannya di hadapan para pengurus dan kader-kader NU.

Hal tersebut berimbas dengan dipanggilnya PCNU Banyuwangi dan PCNU Sidoarjo oleh PBNU, karena dinilai telah ikut dalam kegiatan politik praktis, padahal sebelumnya Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sudah berkali-kali menyatakan komitmennya untuk membawa NU menjauh dari politik. (YON)

Editor: Bejo. S

(RuPol)

Nasdem dan Jusuf Kalla, Jalan Anies Menuju Kursi Presiden

Tags: Muhaimin iskandarPBNUPKBRahmat Hidayat Pulungan
Previous Post

Bentrok Kelompok Warga, 18 Tewas di Diskotek Sorong

Next Post

Menjadi Tamu Tak Diundang, Mendagri Diminta Tegur Ganjar Pranowo

Ruang Politik

Menyampaikan informasi dan fakta, membuka kebenaran, menepis hoax dan kebencian. Membuat politik menjadi indah, santun dan berakhlak demi kemajuan Bangsa dan Negara. Untuk itulah RuangPolitik.com hadir dan ikut berpartisipasi dalam memberi warna Demokrasi Indonesia. Masyarakat Cerdas, Pemimpin Amanah, Indonesia Maju dan Bermartabat..!!!

Next Post
Menjadi Tamu Tak Diundang

Menjadi Tamu Tak Diundang, Mendagri Diminta Tegur Ganjar Pranowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

23 jam ago
Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

Walikota Payakumbuh Sampaikan Nota Penjelasan LKPP

2 hari ago

Trending

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

3 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

2 minggu ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 hari ago
Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

Menjemput Asa di Harau: Kala Marsanova Andesra Menukar “Efisiensi” dengan Solusi Nyata

2 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive