• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Kamaruddin: Kalau Tak Ditahan, Kemungkinan Almarhum Selamat

by Ruang Politik
in Kilas Update
420 32
0
Bripda Reza Hutabarat/Ist

Bripda Reza Hutabarat/Ist

483
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Untuk diketahui, sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J akan digelar hari ini, Senin (17/10/2022), pukul 10.00 WIB

RUANGPOLITIK.COM –Kesaksian adik Brigadir J, Bripda Reza Hutabarat belakangan jadi sorotan. Pasalnya, lewat Kamaruddin Simanjuntak, Reza mengaku sempat sambangi rumah Ferdy Sambo jelang kematian Yoshua.

Kuasa hukum keluarga Nopriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J) itu mengatakan, andai Reza tak dicegat di pintu masuk, kemungkinan korban masih bisa diselamatkan sangatlah tinggi.

RelatedPosts

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Silaturahmi Penuh Harap di Rumah Pribadi Bupati, Tokoh Masyarakat Ajak Redam Isu dan Jaga Marwah Limapuluh Kota

“Ajudan itu andaikan tidak menghalangi adek almarhum masuk ke rumah Saguling, kemungkinan (Yoshua) masih bisa selamat, katakanlah sudah disiksa tapi masih bisa dibawa ke dokter,” kata Kamaruddin, seperti dikutip RuPol dari YouTube Uya Kuya Tv, Senin (17/10/2022).

Kamaruddin menambahkan, Reza dihalangi aksesnya masuk ke kediaman Ferdy Sambo, dengan alasan dia dipanggil menghadap oleh Provos Polri.

“Tetapi karena ada ajudan menghalagi, tidak boleh masuk tapi malah disuruh menghadap provos maka dia pergi ke provos itu, dari jam 6 sampai jam 10 malam baru diterima. Berarti dia makan waktu 4 jam menunggu supaya dia dilayani,” ujarnya lagi.

Adapun dua ajudan tersebut ialah Brigadir Deden dan Brigpol Romer. Keduanya, kata Kamaruddin sempat menggeledah Reza Hutabarat terlebih dulu.

Lalu, setelah dipastikan ‘aman’, Reza disuruh menghadap Provos dengan baju Pakaian Dinas Lapangan (PDL) yang rapi.

Reza yang saat itu sedang dalam balutan setelan olahraga, akhirnya harus bertolak dulu ke tempat laundry untuk berganti pakaian.

Mulanya, adik Brigadir J itu memang hendak berkunjung ke rumah Ferdy Sambo lantaran diminta langsung oleh Putri Candrawathi via pesan pribadi.

“Dia pulang kerja datang ke situ (rumah Sambo). Adapun peran Deden adalah menggeledah badan dari adik almarhum, (padahal) sebelumnya datang ke situ normal bebas-bebas saja karena itu sudah seperti keluarga dia,” ujar Kamaruddin.

Sekali lagi, menurut dia, jika saja tidak dihalangi masuk, saat itu besar kemungkinan Reza masih bisa menyelamatkan Brigadir J.

Atau setidaknya, kata Kamaruddin, Reza Hutabarat punya probabilitas tinggi menjadi saksi kunci saat Yoshua mendapatkan penyiksaan.

Untuk itu, Kamaruddin mendesak pihak penyidik untuk menetapkan tersangka beberapa orang lain dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Diantaranya, Fahmi Alamsyah sebagai penasihat Polri yang ikut bangun skenario tembak-menembak, serta Brigadir Deden dan Brigpol Romer untuk perannya halangi Reza Hutabarat di hari kejadian.

Menurut dia, lebih serius dari obstruction of justice, kedua ajudan Sambo itu bersinggungan langsung dengan penghilangan nyawa kliennya.

Untuk diketahui, sidang perdana kasus pembunuhan Brigadir J akan digelar hari ini, Senin (17/10/2022), pukul 10.00 WIB.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Kasus Sambo CsRuang Politik
Previous Post

Teddy Minahasa Terancam Hukuman Mati

Next Post

6 Hakim Terlibat dalam Penentuan Nasib Ferdy Sambo Cs di Persidangan

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Palu Hakim/Ist

6 Hakim Terlibat dalam Penentuan Nasib Ferdy Sambo Cs di Persidangan

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

10 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

21 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive