Payakumbuh— Aula Josrizal Zain lantai tiga Balai Kota Payakumbuh, Minggu (27/9/2026) itu terasa berbeda. Bukan rapat anggaran atau forum birokrasi, melainkan melainkan ada kegiatan “Konferensi” Pemilihan Ketua PWI Payakumbuh Limapuluh Kota.
Di ruangan itu, 20 pemilik hak suara menentukan arah tiga tahun ke depan. Suasana tampak akrab, diantara pilihan yang berbeda Itukah Demokrasi yang disajikan oleh para pemburu berita.
Sehari sebelumnya, PWI Sumatera Barat baru saja menggelar Kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), Angkatan Ke 2 Pada Tahun 2026. Dimana para wartawan muda secara resmi menyandang kartu biru PWI.
,Dalam Konferensi tersebut, Aspon Dedi* kembali mendapat kepercayaan . Ia terpilih memimpin PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota masa bakti 2025-2028 setelah melalui hasil proses pemungutan suara.
Dalam hasil pemungutan suara,0Aspon Dedi berhasil meraih 13 suara sah.Sementara Syamsir Wandi mendapatkan 7 suara dari 20 suara yang diperebutkan saat itu.
Aspon Dedi berkata ini adalah kemenangan bersama, kedepan mari melangkah bersama.
“Ini adalah kemenangan kita bersama, Kemenangan PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota. Kedepan mari melangkah bersama memajukan organisasi kewartawanan ini. Secara pribadi tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Semua kembali bersatu membangun PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota,”ujarnya disertai tepuk tangan para peserta dan peninjau Konferensi saat itu.
Bagi Aspon Dedi, kedepan PWI Payakumbuh- Limapuluh Kota sebuah wadah organisasi kewartawanan yang mampu memberikan kontribusi besar buat pembangunan daerah. Menjadikan wartawan sebagai mitra kerja yang memilki nilai positif. Semoga kedepan PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota semakin Jaya, pungkasnya (Benpi)