• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
29 - 07 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Kemendikdasmen Gandeng Poros Pelajar dalam Diskusi Publik Hari Kartini

by Ben
in Kilas Update
435 4
0
470
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang–Kartini bukanlah sekadar nama yang setiap tanggal 21 April selalu diperingati dengan berbagai ekspresi berbusana adat Nusantara. Kartini adalah energi bagi gerakan perempuan Indonesia yang berjuang untuk pendidikan, keadilan, dan kesempatan.

Pandangan itu disampaikan oleh Kepala Biro Umum Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Herdiana saat membuka Diskusi Publik bertajuk Perempuan dan Pendidikan, yang diselenggarakan Kemendikdasmen bersama Poros Pelajar dari perwakilan berbagai organisasi kesiswaan se Indonesia di Tangerang Selatan Selasa (21/1/2026).

RelatedPosts

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Gelar Goro Bersih Lingkungan di Jorong Air Putih

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

Progres TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Penurunan Elevasi Jalan Capai 98 Persen

Oleh karena itu, lanjut Herdiana, memaknai Hari Kartini harus melihat energi, gerakan, dan gagasannya tentang pendidikan, keadilan, dan kesempatan yang sampai kapan pun tidak akan pernah selesai.

“Kalau hari ini kita masih berbicara tentang pendidikan, berbicara tentang keadilan, juga tentang kesempatan, itu artinya semangat Kartini masih sangat relevan sampai saat ini” sambut Herdiana.

Menurut Herdiana ada tiga peran penting perempuan dalam pendidikan.
Pertama, berkaitan dengan pendidik karakter, yang saat ini menjadi salah satu program prioritas di Kemendikdasmen. Seorang ibu menjadi tempat anak belajar pertama kali tentang akidah, akhlak, dan nilai nilai kehidupan.

Kedua, perempuan sebagai pilar generasi. Kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh pendidikan yang diberikan oleh perempuan.

Ketiga, perempuan menjadi fondasi pendidikan. Ibu mendidik anak sejak lahir, bahkan sejak di dalam kandungan.

Tentang kesempatan pendidikan bagi perempuan, Ketua Tim Kerja Kemitraan Direktorat Pendidikan Non Formal dan Pendidikan Informal Desi Elvera Dewi, menyampaikan bahwa ada peningkatan peran perempuan saat ini, termasuk juga partisipasi dalam pendidikan yang meningkat. Walaupun menurut Desi masih terdapat catatan dalam partisipasi pasar kerja dan sosial-ekonomi.

“Meskipun partisipasi pendidikan perempuan tinggi, terdapat penurunan partisipasi dalam pasar kerja dan sektor sosial-ekonomi. Banyak perempuan yang telah menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi, namun tidak seluruhnya berlanjut ke dunia kerja,” tambah Desi.

Hadir dalam acara ini perwakilan dari Poros Pelajar Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Dany Rahmat Muharram, Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) Muhammad Ghulam Dhofir, dan Ketua Bidang Pendidikan, Pemberdayaan, Pengembangan SDM Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU).

Sudut pandang dari pemerintah dalam hal ini Kemendikdasmen dilengkapi oleh perspektif Poros Pelajar yang mewakili suara pemuda Indonesia. Perwakilan IPM, IPNU, dan IPPNU menyampaikan pendapat mereka tentang partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas dan akses pendidikan.

Ketua Umum PP IPM menyampaikan bahwa perlu adanya pendidikan yang berkualitas dan merata untuk terus meningkatkan kesetaraan di ruang publik. “Peran aktif pelajar dan masyarakat untuk berpikir kritis, khususnya pelajar sekarang sudah menjadi subjek untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas,” tukas Dany.

Ketua Bidang Organisasi PP IPNU Muhammad Ghulam Dhofir, memaparkan bahwa pelajar terkhusus perempuan perlu ikut ambil peran dalam pengembangan kualitas diri. “Pelajar perlu tahu minat mereka di mana, supaya daat mengembangkan diri. Bisa mulai sendiri dengan self branding kalau sudah percaya diri, atau bisa join dengan komunitas seperti IPM, IPNU, atau IPPNU. Membaca juga sangat diperlukan sebagai langkah awal untuk memperluas wawasan dan meningkatkan diri,” kata Ghulam.

Nada dari PP IPPNU menekankan ada 3 refleksi kunci yang terinspirasi dari semangat Kartini, yaitu agensi intelektual, percakapan kolektif, dan refleksi kritis. Melalui tiga hal ini pelajar perempuan perlu meneruskan perjuangan Kartini untuk mengikis dominasi laki-laki di ruang publik. “Para pemuda khususnya pelajar perempuan untuk mendobrak fenomena male mainstream, yaitu dominasi laki-laki di ruang publik,” kata Nada. ( (Rel)

Previous Post

UKPBJ Raih Penghargaan ITKP, Pemko Payakumbuh Kembali Mencatat Capaian Positif Tingkat Provinsi Sumbar

Next Post

Wawako Zulmaeta Pimpin Rapat TKD

Ben

Next Post
Wako Payakumbuh Pimpin Rapat TKD

Wawako Zulmaeta Pimpin Rapat TKD

Recommended

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Gelar Goro Bersih Lingkungan di Jorong Air Putih

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota Gelar Goro Bersih Lingkungan di Jorong Air Putih

21 jam ago
Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

2 hari ago

Trending

H. Muhammad Thohir, pengusaha papan atas nasional, Ayah Boy Thohir dan Erick Thohir/RuPol

Mengenal H Teddy Thohir, Pengusaha Nasional yang Lengket dengan Masjid

4 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

Dinas PUPR Realisasikan Bantuan Presiden Senilai 3,4 Miliar Rupiah Buat Pembangunan Infrastruktur di Lima Puluh Kota

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive