• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
30 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Hasto Ajak Komunikasi Kubu Anies-Amin Ditolak Nasdem, Pengamat: Susah Move On dan Mutung

by Ruang Politik
in Nasional
429 23
0
Hasto menangis di podcast/SS YT

Hasto menangis di podcast/SS YT

483
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM – Rencana Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang akan membangun komunikasi dengan kubu tim Anies-Cak Imin sepertinya tak bersambut dengan baik. Hal ini ditolak Partai Nasdem yang mengaku bila dalam konteks penguasa mereka tidak mau ikut-ikutan.

Pasalnya hingga hari ini Nasdem masih mendukung presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga masa akhir jabatannya. Permasalahan ini pun ditanggapi berbagai pengamat politik.

RelatedPosts

Dikunjungi Gubernur ASR di Madinah, Jamaah Haji Berterima Kasih pada Gubernur

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Efriza pengamat politik dari Citra Institute mengatakan bahwa komunikasi antar koalisi itu bagus, apalagi dengan niat persatuan, dan pemilu damai. Namun, ajakan Hasto berkomunikasi ini patut ditengarai karena seperti ada kekhawatiran.

Efriza menyebutkan, itu dilakukan Hasto karena serangan demi serangan hanya dilakukan oleh PDIP sepihak kepada kubu Prabowo-Gibran. Sedangkan kubu Anies-Imin santai melihat situasi pasca putusan MK.

Sebab disebutkan Efriza, Anies menganggap Jokowi akan bertindak netral dan juga tak khawatir dengan Gibran sebagai cawapres. Ini menunjukkan kubu Anies fokus untuk menguatkan basis pasangan AMIN.

“Hasto sepertinya merasa serangan demi serangan yang dilakukan kepada Gibran yang maju sebagai cawapres, tak mendapatkan sepenuhnya dukungan masyarakat, apalagi ditanggapi santai, tak acuh oleh Gibran. Pernyataan Hasto ini diyakini karena ia merasa PDIP bisa blunder nih, jika menyerang Gibran, tapi malah dianggap PDIP susah move on, dianggap PDIP khawatir kalah,” jelas Efriza.

Menurutnya, gerak PDIP peduli konstitusi, narasi besar konstitusi di titik nadir karena perilaku negatif penguasa politik, ditenggarai akan tidak menemui respons besar masyarakat jika hanya satu kubu koalisi saja yang melakukan serangan.

“Jika satu pihak dari PDIP yang “berisik” bisa disematkan ini adalah serangan karena susah move on dan mutung saja sama Jokowi dan Gibran,” tambah Efriza.

Sehingga dikatakan Efriza, akhirnya dibangun narasi tim Anies juga merasakan tekanan yang sama dilakukan penguasa politik yakni Jokowi kepada kedua koalisi. Ini jelas agar Tim Anies juga berkomentar yang sama, mengamini, penguasa politik sedang berperilaku amat tak terpuji.

“Tujuan PDIP jelas melakukan serangan kepada Jokowi dan Gibran untuk menurunkan elektabilitas Prabowo-Gibran dan juga untuk mendongkrak elektabilitas Ganjar, selain memang bentuk kepedulian kepada masyarakat atas perilaku politik penguasa politik,” kata Efriza.

Editor: M. R. Oktavia
(Rupol)

Tags: anies-cak iminHastokomunisiNasdem
Previous Post

Kecewa Berat dengan Jokowi, Islah Bahrawi: Berkelakuan Seperti Khilafah

Next Post

Cari Dukungan dengan Komunikasi, Sholeh: Hasto Terjepit dan Terpojok

Ruang Politik

Next Post
Anies-Cak Imin berharap 1 putaran/Ist

Cari Dukungan dengan Komunikasi, Sholeh: Hasto Terjepit dan Terpojok

Recommended

Sukses Seleksi Porwanas, PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Bakal Gelar Turnamen Biliard PWI-Bhayangkara CUP 2026

Sukses Seleksi Porwanas, PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Bakal Gelar Turnamen Biliard PWI-Bhayangkara CUP 2026

3 hari ago
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan 1 M Ke Kabupaten Agam

4 hari ago

Trending

Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive