• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Pemilu 2024, KontraS Ungkap Indikasi Kecurangan dan Intervensi?

by Ruang Politik
in Kilas Update
421 32
0
Persaingan Sengit Capres 2024, Burhanuddin Muhtadi: Ada Tiga Nama Teratas/Repro ist

Persaingan Sengit Capres 2024, Burhanuddin Muhtadi: Ada Tiga Nama Teratas/Repro ist

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemilu 2024, kata KontraS, diragukan akan berjalan secara netral dan imparsial. Sebab, kontestasi empat tahunan tersebut terindikasi akan diwarnai berbagai manuver politik penguasa untuk berpihak pada calon tertentu.

RUANGPOLITIK.COM – Dalam catatan kritis yang terbit pada Rabu, 15 November 2023, KontraS menilai kecurangan ini bisa menodai nilai ideal demokrasi.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengatakan potensi kecurangan pada Pemilu 2024 mulai terendus.

RelatedPosts

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju Predikat WBK

“Pencoblosan yang akan berlangsung pada 14 November 2024 mendatang akan penuh berbagai pelanggaran, kecurangan, penyalahgunaan kewenangan yang tentu saja mencoreng nilai ideal dari demokrasi,” kata KontraS dalam catatan kritisnya.

Pemilu 2024, kata KontraS, diragukan akan berjalan secara netral dan imparsial. Sebab, kontestasi empat tahunan tersebut terindikasi akan diwarnai berbagai manuver politik penguasa untuk berpihak pada calon tertentu.

Kemunculan fenomena relawan di pemilu mengemuka saat Pilkada DKI Jakarta 2012 ketika Joko Widodo menjadi calon gubernur/Agus Suparto/Fotografer Pribadi Jokowi
Kemunculan fenomena relawan di pemilu mengemuka saat Pilkada DKI Jakarta 2012 ketika Joko Widodo menjadi calon gubernur/Agus Suparto/Fotografer Pribadi Jokowi

“Seperti halnya politik cawe-cawe Presiden Joko Widodo,” katanya. Instansi Bisa Intervensi? KontraS mengemukakan potensi ketidaknetralan pada pemilu tahun ini semakin dipertegas dengan penunjukkan Pj kepala daerah yang jauh dari akuntabilitas publik. Selain itu, keterlibatan TNI-Polri, mobilitas ASN, hingga pelanggaran etik Mahkamah Konstitusi (MK).

KontraS pun mendorong agar pemilu yang mengedepankan HAM yakni harus mencegah adanya pendekatan keamanan dan penggunaan kekuatan secara berlebihan. “Tak jarang, intimidasi hingga mengarahkan memilih calon tertentu juga pernah dilakukan oleh aparat keamanan,” katanya.

Untuk mencegah adanya tindakan pengerahan kekuatan secara berlebihan dan tidak terukur itu, aparat di lapangan tentu harus dibekali pengetahuan dan kemampuan yang sesuai dengan standar-standar internasional. Pemerintah juga harus secara serius mengambil pelajaran dari gelaran Pemilu dan Pilkada yang terjadi tahun-tahun sebelumnya.

Ilustrasi Pemilu 2024/Repro
Ilustrasi Pemilu 2024/Repro

Hal itu dilakukan, untuk menghindari ragam pelanggaran seperti kekerasan berbasis politik, extra-judicial killing karena penggunaan peluru tajam dalam penanganan demonstrasi, hingga tragedi meninggalnya ratusan petugas KPPS seperti pada 2019.

Kampanye Politik dan SARA KontraS juga mengungkapkan bahwa kampanye politik yang berelasi dengan aspek Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) menjadi ancaman yang cukup berbahaya pada Pemilu 2024 mendatang.

Sebab, ujaran kebencian yang menyangkut SARA secara nyata telah berimplikasi pada tindakan diskriminatif, bahkan kekerasan di tengah masyarakat. Lebih jauh, pengarusutamaan HAM dalam kontestasi Pemilu harus betul-betul dilakukan.

Misalnya, dengan memfasilitasi hak atas partisipasi secara bermakna dan bermanfaat, melindungi hak kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai, mendorong kebebasan untuk menentukan tanpa paksaan, dan intervensi hingga melindungi kebebasan pers.

“Sejauh ini, diskursus publik (public discourse) tentang HAM pun masih sangat langka terdengar. Pelaksanaan politik elektoral nampak mengenyampingkan aspek-aspek fundamental, kendati telah diatur dalam konstitusi,” tutur KontraS.

Dewan Keamanan PBB. /Reuters
Dewan Keamanan PBB. /Reuters

Padahal, KontraS mencatat bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebetulnya telah menyusun satu panduan yakni Human Rights and Elections: A Handbook on the Legal, Technical and Human Rights Aspects of Elections.

Dalam panduan itu, diatur dan diuraikan norma-norma hak asasi manusia yang berlaku secara universal dan standar-standar yang berlaku dalam konteks penyelenggaraan Pemilu, seperti halnya political participation, non-discrimination, self determination, dan Prerequisite rights.

Rekomendasi KontraS Terkait berbagai uraian tersebut, KontraS melalui catatan kritis menyampaikan rekomendasi untuk berbagai pihak.

Logo KPU/Ilustrasi
Logo KPU/Ilustrasi

Mulai dari Presiden Jokowi, KPU, hingga Partai Politik (Parpol). Presiden diminta untuk bersikap netral dalam Pemilu 2024 mendatang dengan menghentikan segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan baik lewat pengerahan TNI, Polri, BIN hingga ASN.

Selain itu, Presiden selaku Kepala Pemerintahan harus menjamin hak-hak politik seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam Pemilu mendatang tanpa ada diskriminasi dan intervensi.

Kapolri diminta untuk secara berhati-hati dalam mengambil tindakan pengamanan di lapangan. Kepolisian harus menghindari penggunaan kekuatan secara berlebihan yang bermuara pada pelanggaran HAM.

Hal itu dapat dilakukan secara konkret dengan menyusun pedoman atau menerbitkan surat telegram yang berisi seruan untuk bersikap netral di lapangan, tidak menggunakan kekuatan secara berlebihan, tidak menggunakan peluru tajam dalam penanganan aksi massa, dan perintah pengambilan tindakan terukur lainnya.

Kapolri pun harus menjatuhkan hukuman yang tegas pada aparat di lapangan yang melanggar ketentuan.

Panglima TNI harus menegakkan komitmen untuk menjamin netralitas pada Pemilu 2024. Sanksi yang tegas bahkan jika diperlukan pemecatan kepada anggota yang melanggar harus berani diambil oleh Panglima TNI sebagai pimpinan tertinggi TNI.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu untuk menyusun langkah-langkah strategis guna mencegah tragedi meninggalnya petugas KPPS pada 2019 lalu. KPU dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatan, baik kesehatan fisik maupun mental saat proses rekruitmen petugas.

Ilustrasi Pemilu 2024/RuPol
Ilustrasi Pemilu 2024/RuPol

Selain itu, mengorganisir beban agar tidak terlalu berat, memperketat standar usia bagi petugas KPPS, dan membuat pelatihan berkala pun dapat dilakukan secara masif agar tidak terjadi lagi banyak petugas KPPS meninggal karena kelelahan.

Lebih lanjut, dalam rangka pemenuhan hak, penyelenggara pun harus menyiapkan mekanisme pemulihan bagi mereka yang sakit ataupun meninggal setelah menjadi anggota dan petugas KPPS.

Gedung Bawaslu/Ist
Gedung Bawaslu/Ist

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk melakukan monitoring dan supervisi secara ketat terhadap seluruh kontestan, tim sukses hingga ke level yang paling bawah guna menghindari pelanggaran berupa kampanye berbasis SARA yang pada akhirnya bermuara pada tindakan diskriminatif di lapangan.

Adapun peran Bawaslu sebagai pengawas berjalannya Pemilu juga sangat penting untuk memantau segala bentuk pelanggaran seperti pembatasan akses, penentuan dengan paksaan dan berbagai pelanggaran lainnya. Terakhir, Partai Politik, Kontestan Pemilu 2024, tokoh masyarakat, agama, adat, hingga level desa untuk melakukan edukasi politik guna menghindari peristiwa yang memecah belah masyarakat terulang.

Berbagai Sumber

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

 

Tags: KontraSnetralitasPemilu 2024
Previous Post

Israel Ingin Menguasai Palestina dan Masjid Al Aqsa? Begini Muasalnya…

Next Post

Google Bakal Hapus Akun Gmail Seperti Ini Mulai 1 Desember

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Google/Repro

Google Bakal Hapus Akun Gmail Seperti Ini Mulai 1 Desember

Recommended

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

1 hari ago
Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

1 hari ago

Trending

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

3 hari ago
Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

5 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

3 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive