• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
03 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PPATK: Cek Rp 2 Triliun di Rumah Dinas SYL Palsu

by Ruang Politik
in Nasional
450 5
0
Petugas Kepolisian dari KPK berjaga di Rumah DInas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Komplek Menteri, Jakarta, Kamis (28/9/2023). KPK melakukan penggeledahan terkait korupsi di Kementan. /Ist

Petugas Kepolisian dari KPK berjaga di Rumah DInas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Komplek Menteri, Jakarta, Kamis (28/9/2023). KPK melakukan penggeledahan terkait korupsi di Kementan. /Ist

486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ivan menerangkan, kasus cek palsu tersebut kerap ditemukan oleh PPATK. Dia pun membeberkan modus yang kerap terjadi.

RUANGPOLITIK.COM – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan cek Rp 2 triliun yang ditemukan di rumah dinas mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo alias SYL diduga cek palsu. Di Cek yang diamankan KPK saat menggeledah rumah dinas SYL tersebut diketahui tercantum nama Abdul Karim Daeng Tompo.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menyatakan, nama Abdul Karim Daeng Tompo kerap melakukan penipuan. Cek yang diamankan KPK juga diduga palsu.

RelatedPosts

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

“Ya kami sudah cek. Nama tersebut terindikasi sering melakukan penipuan. Dokumen yang ada juga terindikasi palsu,” kata Ivan kepada wartawan, Selasa (17/10/2023).

Ivan menerangkan, kasus cek palsu tersebut kerap ditemukan oleh PPATK. Dia pun membeberkan modus yang kerap terjadi.

“Modusnya adalah meminta bantuan uang administrasi buat bank, menyuap petugas dan bahkan menyuap orang PPATK agar bisa cair. Dengan janji akan diberikan komisi beberapa persen dari nilai uang-sangat besar janjinya untuk memancing minat,” ujar Ivan.

“Begitu seseorang tertipu, bersedia memberikan bantuan, mereka kabur, zonk,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPK membenarkan menemukan cek BCA senilai Rp 2 triliun ketika menggeledah rumah dinas SYL. Temuan cek itu menjadi salah satu barang bukti yang turut diamankan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang menjerat SYL.

“Setelah kami cek dan konfirmasi, diperoleh informasi memang benar ada barang bukti dimaksud,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Senin (16/10/2023).

Cek tersebut diketahui atas nama Abdul Karim Daeng Tompo tertanggal 27 Agustus 2018. Meski begitu, Ali Fikri menekankan KPK masih perlu mengecek kebenaran dari bukti cek tersebut.

“Kami butuh konfirmasi dan klarifikasi ke berbagai pihak lebih dahulu, baik para saksi, tersangka maupun pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Ali Fikri.

“Untuk memastikan validitas cek dimaksud, termasuk apakah ada kaitan langsung dengan pokok perkara yang sedang KPK selesaikan ini,” imbuhnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: PPATKSYL
Previous Post

Gerindra: Ada Komunikasi dengan Gibran Usai Putusan MK

Next Post

Viral! Ancam Sebar Video Syur, Pelaku Pemerasan WNA Singapura Ditangkap

Ruang Politik

Next Post
Dua dari tiga pelaku pemerasan warga negara asing (WNA) Singapura ditangkap Unit Satreskrim Polsek Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin, 17 Oktober 2023. /Ist

Viral! Ancam Sebar Video Syur, Pelaku Pemerasan WNA Singapura Ditangkap

Recommended

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

TSR Pemko Payakumbuh Kunjungi Masjid Muhsinin

5 jam ago
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan PETI di Kapur IX

16 jam ago

Trending

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

1 bulan ago
Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Anggota DPRD Golkar Sumbar dan Payakumbuh Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

4 hari ago

Popular

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

Memperkokoh Kekuatan di Limapuluh Kota, Mantan Kader Golkar ini, Bergabung Bersama NasDem

4 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

2 minggu ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive