• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
17 - 04 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

PDIP Kritik Food Estate, Jokowi: Semua Negara Hadapi Krisis Pangan

by Ruang Politik
in Nasional
431 9
0
Presiden Jokowi/Ist

Presiden Jokowi/Ist

471
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden dua periode itu menuturkan, ekspor beras dipersilahkannya untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras negara lain yang membutuhkan dan bisa diambil dari program food estate ini.

RUANGPOLITIK.COM —Program food estate yang dikritik PDI Perjuangan, dijawab Presiden Joko Widodo usai menghadiri acara Hari Konstitusi ke-78 RI, Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (18/8).

Jokowi menuturkan program food estate tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membangun lumbung pangan dalam rangka mengantisipasi krisis pangan yang terjadi Indonesia.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Hati-hati semua kawasan, semua negara, semua kawasan sekarang ini menghadapi yang namanya krisis pangan. Wheat, gandum, problem di semua negara. Yang makan gandum sekarang ini, masalah sekarang ini, problem. Harga juga naik drastis,” kata Jokowi.

Selain itu, adanya food estate ini diharapkan bisa memaksimalkan produksi beras di Indonesia, lantaran saat ini Indonesia kalah dengan beberapa negara di Asia soal produksi beras.

“Setelah India, stop gak ekspor lagi, semua yang makan beras semuanya ini masalah. Harga naik sehingga yang namanya lumbung pangan, food estate itu harus. Itu cadangan, baik cadangan strategis maupun nanti kalau melimpah betul,” paparnya.

Presiden dua periode itu menuturkan, ekspor beras dipersilahkannya untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras negara lain yang membutuhkan dan bisa diambil dari program food estate ini.

Namun, Jokowi mengakui bahwa pembangunan food estate ini tidak seperti yang diharapkan, sebab tidaklah mudah.

“Enggak apa-apa untuk ekspor, karena negara lain membutuhkan, sehingga dalam rangka kesana kalau supaya tahu membangun food estate, membangun lumbung pangan itu tidak semudah yang Bapak/Ibu bayangkan,” katanya.

“Tanaman pertama biasanya gagal, menanam kedua masih paling-paling bisa berhasil 25 persen. Ketiga, baru biasanya keenam ketujuh itu baru pada kondisi normal,” jelasnya.

Sejumlah daerah disampaikan Jokowi, mengalami gagal panen dalam program food estate tersebut, lantaran adanya sejumlah masalah yang terjadi.

“Jadi tidak semudah yang kita bayangkan. Kita bangun di Humbang Hasundutan, tiga kali itu baru bisa. Agak lebih baik. Belum baik. Agak lebih baik. Problem-problem di lapangan itu tidak seperti semudah yang kita bayangkan,” tegasnya.

“Jadi semuanya akan diperbaiki. Dan semuanya harus dievaluasi, dikoreksi, harus diulang. Kalau kita gak berani, baru gagal pertama sudah mundur, sampai kapanpun lupakan,” tutupnya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Food EstatePDIPPresiden Jokowi
Previous Post

Deklarasi Prabowo di Museum Proklamasi Disoal Relawan Ganjar, Gerindra: Laporan Prematur

Next Post

Bamsoet Puji Jokowi sebagai Presiden yang Tak Ada Lawan

Ruang Politik

Next Post
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo/Ist

Bamsoet Puji Jokowi sebagai Presiden yang Tak Ada Lawan

Recommended

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Siswi SDS IT IPHI

1 hari ago
Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Tata Kelola Pembangunan Perumahan Melalui SIRENG

1 hari ago

Trending

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

3 hari ago
Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

Lobi Bupati Safni Berbuah Hasil, Lima Puluh Kota Kebagian 210 Unit BSPS Tahun 2026 dari Kementerian PKP

5 hari ago

Popular

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

Ada Apa, Pengurus  HAMBA BERSATU Gelar Rapat Mendadak

3 hari ago
Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

Ucok Namara : Terkait Jembatan Ambruk di Sungai Rimbang, Sebuah Musibah yang Tidak Kami Inginkan

2 minggu ago
Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

Penghujung Ramadhan, Duka Menyelimuti POBSI Kota Payakumbuh, Rinaldi:Selamat Jalan Ketua

4 minggu ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

Wali Nagari Limbanang Yori Noviola Ucapkan Terimakasih Kepada Para Tokoh Luak 50 Datang Melayat kerumah Duka

2 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive