Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Kerja Lebih dari 16 Jam per Hari hingga Kesehatannya Terganggu, Pria Ini Dapat Solusi Tak Terduga dari Dokter

by Ruang Politik
in Kilas Update
442 4
0
ILustrasi WFA/Ist

ILustrasi WFA/Ist

477
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelumnya, Harshal bekerja lebih dari 16-17 jam sehari di sebuah perusahaan. Dia lantas menghubungi seorang dokter di Twitter karena khawatir dengan tekanan darahnya.

RUANGPOLITIK.COM —Seorang pria bernama Harshal (37) menjadi viral di Twitter usai mengucapkan terima kasih kepada dokter atas saran yang diberikan.

Ia juga mengungkapkan bahwa akhirnya ia berhenti dari pekerjaannya karena merasa tidak nyaman telah dipaksa untuk bekerja pada akhir pekan.

RelatedPosts

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

Sebelumnya, Harshal bekerja lebih dari 16-17 jam sehari di sebuah perusahaan. Dia lantas menghubungi seorang dokter di Twitter karena khawatir dengan tekanan darahnya.

Dia meminta nasihat kesehatan dari Dr. Sudhir Kumar, seorang ahli saraf dari Rumah Sakit Apollo di Hyderabad, India.

“Dokter, saya berusia 37 tahun, bekerja di perusahaan ini selama 6 bulan terakhir dengan jam kerja lebih dari 16-17 jam sehari, saya juga harus memberikan dukungan tanpa henti bagi seluruh wilayah global. Baru-baru ini saya memeriksa tekanan darah saya, dan hasilnya 150/90 dengan detak jantung 84 per menit. Mohon tanggapi keluhan saya,” kata Harshal dalam cuitannya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Kumar merekomendasikan kepada pengguna Twitter tersebut untuk mengurangi jam kerja hingga 50 persen. Dia juga dengan bercanda meminta pengguna tersebut memastikan bahwa orang lain yang bekerja sama dengan pengguna tersebut, yang melakukan pekerjaan di sampingnya, mendapatkan pekerjaan.

“Kurangi jam kerja Anda hingga 50 persen, dan pastikan orang yang tidak bekerja mendapatkan pekerjaan (pekerjaan yang Anda lakukan selain pekerjaan Anda sendiri),” kata dokter tersebut.

Dalam cuitan selanjutnya, Harshal mengucapkan terima kasih kepada sang dokter atas saran yang diberikan. Dia juga mengungkapkan bahwa akhirnya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya karena dipaksa untuk bekerja pada akhir pekan juga.

“Terima kasih atas saran Anda. Sekarang saya telah berhenti dari pekerjaan saya karena ini sangat menjadi beban bagi saya. Saya meninggalkan posisi terbaik saya setelah memberi tahu atasan bahwa saya tidak bisa bekerja pada akhir pekan, dan kemudian dia mengatakan bahwa dia akan mencari pengganti. Saya langsung berhenti setelah itu,” kata dia.

Dr. Kumar memuji pengunduran diri Harshal sebagai keputusan yang sulit.

“Terima kasih. Diperlukan dukungan dari lingkungan sekitar untuk memulai sesuatu yang baru,” ujar Harshal.

Saat ini, percakapan antara Harshal dan Dr. Sudhir Kumar di Twitter ini telah menjadi viral di platform media sosial tersebut. Netizen merasa empati dengan situasi yang dihadapi oleh Harshal.

“Ini bukanlah keputusan yang mudah. Semoga Anda menemukan sesuatu yang bisa membuat Anda bersemangat setiap harinya,” kata seorang netizen.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: KerjaKesehatan
Previous Post

Manfaat Konsumsi Telur Omega 3 untuk Perkembangan dan Kesehatan Anak

Next Post

Ibu di Sumut Tanam Bayi Baru Lahir di Kebun Sawit hingga Tewas

Ruang Politik

Next Post
Bom bunuh diri terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini sekitar pukul 08.30 WIB. Belum diketahui total/Repro

Ibu di Sumut Tanam Bayi Baru Lahir di Kebun Sawit hingga Tewas

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

1 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

6 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

3 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election