Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

Kualitas IKN Dipertaruhkan, Pemerintah Pilih Tenaga Kerja Asing untuk Pengawasan

by Ruang Politik
in Round Up
434 9
0
474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jadi jangan nanti Istana Presiden itu jadi tapi kualitasnya tidak bagus,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat Rapat Kerja Badan Anggaran DPR di Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023.

RUANGPOLITIK.COM —Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah terpaksa menggunakan tenaga kerja asing untuk mengawasi kualitas proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) tersebut menuturkan bahwa kualitas pekerjaan di IKN menjadi kunci. Sehingga, pengawasannya terpaksa dilakukan bukan oleh ahli dalam negeri.

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

“Oleh karena itu, saya sudah lapor Pak Presiden, pengawas itu kita dengan terpaksa, dengan segala hormat, kita pakai bule-bule untuk menjaga kualitas.

Jadi jangan nanti Istana Presiden itu jadi tapi kualitasnya tidak bagus,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat Rapat Kerja Badan Anggaran DPR di Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023.

Luhut mengungkap alasan di balik memilih mempekerjakan tenaga kerja asing di IKN. Menurutnya, sumber daya manusia (SDM) di Indonesia belum layak diberikan tugas untuk mengawasi kualitas IKN.

Keputusan tersebut lantas menuai kontroversi dengan lebih banyak pihak kontra yang muncul ke permukaan. Walau begitu, Luhut menegaskan bahwa ini semua demi keputusan bangsa.

“Sepanjang untuk kepentingan nasional, kita tidak perlu ragu-ragu. Kita ini kadang-kadang munafik. Saya bilang pengawasan pembangunan ibu kota baru kita hire orang-orang bule, marah,” ucapnya di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin, 12 Juni 2023.

Luhut mengaku heran mengapa hal ini dipersoalkan, sementara semua pasti sepakat dengan penilaiannya, bahwa TKA saat ini unggul dalam fungsi yang dibutuhkan IKN.

“Bangsa kita (tenaga kerjanya) enggak bisa, ya memang enggak bisa. Kualitasnya masih kadang miring-miring. Kalau Anda lihat bangunan kita, masih banyak kualitasnya kurang bagus, tidak rapi. Kuat, tapi masih belok-belok,” tutur Luhut.

Menurut Luhut Pandjaitan, SDM (sumber daya manusia) di Indonesia akan bisa menggantikan tenaga asing tersebut. Namun, pekerja dalam negeri akan dipekerjakan apabila menguasai keahlian yang dibutuhkan.

“Berapa lama? Mungkin enam bulan, mungkin setahun. Kita pakai saja dulu TKA, nanti sambil jalan, kita masukin orang tenaga kerja Indonesia yang bisa lagi,” ucap Luhut Pandjaitan.

Direspons Said Didu
Pernyataan Luhut mengenai SDM Indonesia belum layak diberi tugas untuk mengawasi kualitas IKN ditanggapi mantan Sekretaris BUMN, Said Didu. Ia berujar jika rezim yang ada pada saat ini memandang bangsa Indonesia sebagai orang yang bodoh.

“Sejak rezim ini, bangsa Indonesia langsung dianggap bodoh. Mulai dari pekerjaan tambang sampai pekerjaan sipil di IKN bangsa ini dianggap tdk mampu,” ujar Said Didu.

Said Didu pun menuturkan jika pada tahun 1980-an sudah banyak hasil karya dari bangsa Indonesia. Pria yang pernah menjabat sebagai stafsus ESDM pada 2014-2016 itu menjabarkan produksi sekira 40 tahun yang lalu.

“Pdhl 80 an kita sdh buat pabrik pupuk, kilang minyak, pesawat terbang apalagi hanya pekerjaan sipil,” ucap Said Didu dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: IKN
Previous Post

Kontrak Politik Pilih Menteri Dibantah Gajar

Next Post

Parpol Pendukung Anies Cegah Operasi Sandi

Ruang Politik

Next Post
Parpol Pendukung Anies Cegah Operasi Sandi

Parpol Pendukung Anies Cegah Operasi Sandi

Recommended

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

Wacana Polri Dibawah Kementrian Ditolak Mahasiswa

8 jam ago
Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

2 minggu ago

Trending

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

2 tahun ago

Popular

Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

4 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

2 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

2 minggu ago
Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

5 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election