• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
18 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

Kualitas IKN Dipertaruhkan, Pemerintah Pilih Tenaga Kerja Asing untuk Pengawasan

by Ruang Politik
in Round Up
434 9
0
474
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jadi jangan nanti Istana Presiden itu jadi tapi kualitasnya tidak bagus,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat Rapat Kerja Badan Anggaran DPR di Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023.

RUANGPOLITIK.COM —Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah terpaksa menggunakan tenaga kerja asing untuk mengawasi kualitas proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) tersebut menuturkan bahwa kualitas pekerjaan di IKN menjadi kunci. Sehingga, pengawasannya terpaksa dilakukan bukan oleh ahli dalam negeri.

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

“Oleh karena itu, saya sudah lapor Pak Presiden, pengawas itu kita dengan terpaksa, dengan segala hormat, kita pakai bule-bule untuk menjaga kualitas.

Jadi jangan nanti Istana Presiden itu jadi tapi kualitasnya tidak bagus,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat Rapat Kerja Badan Anggaran DPR di Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023.

Luhut mengungkap alasan di balik memilih mempekerjakan tenaga kerja asing di IKN. Menurutnya, sumber daya manusia (SDM) di Indonesia belum layak diberikan tugas untuk mengawasi kualitas IKN.

Keputusan tersebut lantas menuai kontroversi dengan lebih banyak pihak kontra yang muncul ke permukaan. Walau begitu, Luhut menegaskan bahwa ini semua demi keputusan bangsa.

“Sepanjang untuk kepentingan nasional, kita tidak perlu ragu-ragu. Kita ini kadang-kadang munafik. Saya bilang pengawasan pembangunan ibu kota baru kita hire orang-orang bule, marah,” ucapnya di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin, 12 Juni 2023.

Luhut mengaku heran mengapa hal ini dipersoalkan, sementara semua pasti sepakat dengan penilaiannya, bahwa TKA saat ini unggul dalam fungsi yang dibutuhkan IKN.

“Bangsa kita (tenaga kerjanya) enggak bisa, ya memang enggak bisa. Kualitasnya masih kadang miring-miring. Kalau Anda lihat bangunan kita, masih banyak kualitasnya kurang bagus, tidak rapi. Kuat, tapi masih belok-belok,” tutur Luhut.

Menurut Luhut Pandjaitan, SDM (sumber daya manusia) di Indonesia akan bisa menggantikan tenaga asing tersebut. Namun, pekerja dalam negeri akan dipekerjakan apabila menguasai keahlian yang dibutuhkan.

“Berapa lama? Mungkin enam bulan, mungkin setahun. Kita pakai saja dulu TKA, nanti sambil jalan, kita masukin orang tenaga kerja Indonesia yang bisa lagi,” ucap Luhut Pandjaitan.

Direspons Said Didu
Pernyataan Luhut mengenai SDM Indonesia belum layak diberi tugas untuk mengawasi kualitas IKN ditanggapi mantan Sekretaris BUMN, Said Didu. Ia berujar jika rezim yang ada pada saat ini memandang bangsa Indonesia sebagai orang yang bodoh.

“Sejak rezim ini, bangsa Indonesia langsung dianggap bodoh. Mulai dari pekerjaan tambang sampai pekerjaan sipil di IKN bangsa ini dianggap tdk mampu,” ujar Said Didu.

Said Didu pun menuturkan jika pada tahun 1980-an sudah banyak hasil karya dari bangsa Indonesia. Pria yang pernah menjabat sebagai stafsus ESDM pada 2014-2016 itu menjabarkan produksi sekira 40 tahun yang lalu.

“Pdhl 80 an kita sdh buat pabrik pupuk, kilang minyak, pesawat terbang apalagi hanya pekerjaan sipil,” ucap Said Didu dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter miliknya.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: IKN
Previous Post

Kontrak Politik Pilih Menteri Dibantah Gajar

Next Post

Parpol Pendukung Anies Cegah Operasi Sandi

Ruang Politik

Next Post
Parpol Pendukung Anies Cegah Operasi Sandi

Parpol Pendukung Anies Cegah Operasi Sandi

Recommended

SSB Victory Wakili Sumbar Pada Ajang Piala KONI 2026

SSB Victory Wakili Sumbar Pada Ajang Piala KONI 2026

2 jam ago
Pemko Payakumbuh Komitmen Perkuat Pelayanan Publik

Pemko Payakumbuh Komitmen Perkuat Pelayanan Publik

2 jam ago

Trending

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

PDIP: Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Demo Mahasiswa Berdasarkan UU Dinilai Tidak Tepat

4 hari ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive