• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
13 - 09 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Harga Gula Pasir Dipasaran Segera Meroket

by ruang politik
in Nasional
423 27
0
481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM-Para emak-emak jangan kaget. Pemerintah berencana akan menaikkan harga gula di pasaran. Apa penyebabnya?

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah menggodok Harga Pokok Penjualan (HPP) tebu dan gula di petani, serta Harga Acuan Penjualan (HAP) gula di tingkat konsumen. Adapun alasan diaturnya kembali HPP dan HAP dari komoditas tersebut karena memang terjadi kenaikan harga gula di internasional, sehingga di tingkat nasional juga ikut terkoreksi.

RelatedPosts

Sensor Gempa BMKG Hilang, Sofwan Dedy: Jangan Tunggu Bencana Besar Baru Berbenah

Sambut Baik Digitalisasi Bansos, Selly Gantina Tekankan Pendampingan dan Permudah Pengaduan

Legislator PDIP Minta Pemerintah Prioritaskan Integrasi Data Bencana Ketimbang Gabungkan BMKG dan Geologi

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa menyampaikan, HPP tebu petani akan diatur kenaikannya dari yang sebelumnya Rp 11.500 per kg, menjadi Rp 12.500 per kg.

“(Harga) tebu petani juga kita naikkan. Bukan semata-mata harga gula yang kita naikkan, tetapi harga tebu petani juga kita naikkan dari Rp 11.500 menjadi Rp 12.500,” ungkap Ketut dalam Musyawarah Kerja Nasional 2023 Gapgindo di Jakarta, Kamis lalu seperti dikutip Minggu (11/6/2023).

Dengan dinaikkannya HPP tebu atau gula di hulu atau di tingkat petani, artinya juga akan ada kenaikan di tingkat hilir atau konsumen. Pemerintah berencana mengatur harga gula di tingkat konsumen menjadi Rp 15.500 per kg untuk wilayah Indonesia Timur, sementara untuk wilayah Barat akan diatur harganya di angka RP 14.500 per kg.

“Oleh karena itu, kita memang sudah menghitung dan melibatkan semua pihak, ini yang pasnya memang mesti (harus) naik harganya, mungkin normal-normalnya bisa Rp 15.000 atau Rp 14.500 yang ada di wilayah Jawa. Mungkin di daerah Papua, Maluku, daerah timur, dan perbatasan itu tidak mungkin sama, dan tidak pernah sama harganya. Di wilayah timur berbeda Rp 1.000 lebih tinggi dari wilayah barat,” jelas Ketut.

Adapun usulan HAP gula konsumsi di tingkat petani menjadi Rp 12.500 per kg, angka itu naik 8,70% dari HAP sebelumnya. Sementara, usulan HAP gula konsumsi di tingkat konsumen Rp 14.500 per kg, itu naik 7,41% dari HAP sebelumnya.

“Sebagai tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden, harga wajar harus kita tentukan. Jadi kita mulai dari hulu, kemudian baru kita bawa ke hilir. Oleh karena itu, kami juga dengan kebijakan harga ini kami bedakan, kami zonasikan. Karena tidak mungkin juga harga kita buat sama di Jawa dengan di Papua, tidak mungkin kita buat harga sama di Jawa dengan daerah perbatasan, otomatis pasti berbeda,” ucapnya.

Ketut memastikan, kenaikan dari harga gula ini tidak akan menyumbang inflasi yang tinggi. Pihaknya meyakini perhitungan tersebut tidak akan menjadi masalah besar ke depannya.

Dia mengatakan kenaikan tersebut masih belum terjadi, karena masih digodok di pemerintahan, “Tetapi ini belum naik, kami masih menggodok,” sebutnya

Lebih lanjut, Ketut menyampaikan bahwa harga gula konsumsi saat ini telah mengalami kenaikan. Secara nasional rata-rata kenaikannya sudah mencapai Rp 14.500 per kg dan tertinggi berada di daerah Papua yang mencapai Rp 16.000 per kg.

Sementara, penyebab daripada kenaikan harga gula menurutnya, karena penurunan ekspor dari beberapa negara pengeksor. Selain itu, kenaikan harga gula di internasional itu sendiri.

“Oleh karena itu harga juga terkoreksi di tingkat nasional. Mungkin juga ada pengaruh perang Ukraina dan lain sebagainya, saya kira itu sedikit berpengaruh,” tuturnya.

 

EDITOR: Adi Kurniawan

(RuPol)

Tags: #petanibadan pangan nasionalgula pasirHargaHarga Acuan PenjualanHarga Pokok Penjualan
Previous Post

Erina Gudono, Isteri Kaesang Kasih Wejangan Menyentuh

Next Post

Waspadai, Ekonomi Global Lagi Tidak Sehat

ruang politik

Next Post
Waspadai, Ekonomi Global Lagi Tidak Sehat

Waspadai, Ekonomi Global Lagi Tidak Sehat

Recommended

Sensor Gempa BMKG Hilang, Sofwan Dedy: Jangan Tunggu Bencana Besar Baru Berbenah

Sensor Gempa BMKG Hilang, Sofwan Dedy: Jangan Tunggu Bencana Besar Baru Berbenah

1 hari ago
Penertiban 800 Aset Pemprov Sultra Jadi Atensi KPK, ASR: Kenapa Harus Terusik

Penertiban 800 Aset Pemprov Sultra Jadi Atensi KPK, ASR: Kenapa Harus Terusik

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

Forum Nagari dan HMC Sepakat Bangun Umat, 21 Wali Nagari Diajak Umroh Gratis

5 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Gedung Mahkamah Konstitusi/Ist

Sejarah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi, Ini Tugas serta Wewenangnya…

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

Investor PT Khadijah Syiar Indonesia Tuntut Aninditia Santoso Atas Dana Rp182 Miliar

1 bulan ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive