Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Ayah Menpora Pastikan Telah Buka-bukaan ke KPK soal Korupsi di Antam

by Ruang Politik
in Nasional
439 14
0
Ayah Menpora, Arie Prabowo/Ist

Ayah Menpora, Arie Prabowo/Ist

484
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Arie Prabowo mengungkapkan, ada sejumlah dokumen yang dibawa olehnya saat diperiksa KPK. Hanya saja, dokumen tersebut kurang lebih sama dengan apa yang telah disampaikan ke KPK tiga tahun lalu.

RUANGPOLITIK.COM —Ayah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Arie Prabowo Ariotedjo memastikan telah menyampaikan apa yang dia ketahui ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkait kasus korupsi kerja sama pengolahan anoda logam PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan PT Loco Montrado.

Arie sebelumnya diperiksa tim penyidik KPK sebagai saksi untuk kasus tersebut, Selasa (6/6/2023), dalam kapasitasnya sebagai mantan Direktur Utama (Dirut) Antam.

RelatedPosts

Pelaporan Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

PDIP Sebut RUU Penyiaran Bukan Untuk Bungkam Masyarakat

Sindir Ribka Tjiptaning, Idrus Marham: Jangan Tutupi Jasa Soeharto dengan Emosi Politik

Ayah Menpora menyampaikan, kali ini dia menjalani agenda pemeriksaan ulang di KPK. Dia mengaku sempat dimintai keterangan oleh KPK tiga tahun lalu terkait kasus yang sama. Namun demikian, salah satu tersangka dalam kasus tersebut yakni Dirut PT Loco Montrado, Siman Bahar sempat memenangi gugatan praperadilan, yang membuat statusnya menjadi gugur. Hal tersebut pada akhirnya membuat dia mesti menjalani.

“Jadi relatif kami menyampaikan kronologi kejadian dan apa yang kami ketahui pada waktu itu semasa kami menjabat sebagai Dirut Antam,” ujar Arie Prabowo kepada Beritasatu.com soal agenda pemeriksaan KPK, di Jakarta.

Arie Prabowo mengungkapkan, ada sejumlah dokumen yang dibawa olehnya saat diperiksa KPK. Hanya saja, dokumen tersebut kurang lebih sama dengan apa yang telah disampaikan ke KPK tiga tahun lalu.

“Betul (dokumen terkait kerja sama dengan PT Loco Montrado), antara Antam dengan Loco Montrado yang dilakukan oleh GM Logam Mulia waktu itu,” ungkap Arie Prabowo.

Arie Prabowo menjelaskan, proses refinery atau pengolahan telah berjalan sejak April 2017. Di lain sisi, dia baru diangkat sebagai Dirut Antam pada Mei 2017. Dia kemudian menemukan dugaan kejanggalan.

“Ketahuannya itu sewaktu setelah kami ganti GM Logam Mulianya. GM Logam Mulia yang baru pada bulan September melaporkan bahwa adanya suatu kontrak antara Logam Mulia dengan Loco Montrado yang melakukan suatu proses refinery yang dalam hitungannya mengakibatkan adanya kerugian bagi pihak Antam,” ungkap Arie Prabowo.

Arie Prabowo langsung menggelar rapat membahas dugaan kejanggalan tersebut. Dari sana, ditemukan sejumlah kejanggalan, antara lain Logam Mulia tidak punya kewenangan membuat kontrak. Hal itu ditambah dengan tidak adanya kajian mengenai kontrak dimaksud.

Atas ketidaksesuaian tersebut, Arie Prabowo mengaku sempat berdiskusi dengan unsur dari KPK. Dari diskusi tersebut, dia mendapatkan saran untuk melaporkan dugaan kejanggalan tersebut ke bagian pengaduan masyarakat KPK.

‘Yang kami lakukan di Desember 2017,” ujar Arie Prabowo soal pengaduannya ke KPK.

Arie Prabowo mengamini, KPK memerlukan waktu untuk menindaklanjuti aduannya tersebut. Saat itu, salah satu materi yang KPK perlukan untuk melakukan tindak lanjut adalah perhitungan kerugian negara dari kasus korupsi tersebut.

Untuk itu, dia mengaku sempat juga melapor ke Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK. Lalu, pada Agustus 2019, dia menyerahkan laporan perhitungan dari BPK soal kerugian Antam yang timbul akibat kerja sama tersebut ke KPK.

“Baru kami sampaikan lagi kalau tidak salah di bulan Agustus 2019 kepada KPK laporan BPK tersebut, sehingga itu lah mungkin yang menjadi basis dari proses yang sampai saat ini, merupakan proses daripada apa yang telah kami sebagai Direktur Utama bersama direksi lainnya melaporkan potensi kerugian Antam akibat mungkin adanya fraud di internal Antam,” ungkap Arie.

Dalam kesempatan ini, Arie juga membantah dirinya mengenal Siman Bahar yang menjadi tersangka KPK. Dia mengaku tidak pernah bertemu langsung dengan yang bersangkutan.

“Sama sekali sampai dengan kejadian tersebut terkemuka, saya tidak kenal dan bahkan tidak mengenal nama Loco Montrado. Bahkan nama Siman Bahar juga kami tidak mengenal. Tidak pernah (berjumpa) sama sekali,” ujarnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menjerat mantan petinggi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam, Dody Martimbang. Bahkan, Dody sedang menjalani proses persidangan. Di lain sisi, KPK juga telah menetapkan kembali Siman Bahar sebagai tersangka.

Dody didakwa melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 100 miliar dalam pengolahan anoda logam. Korupsi tersebut terjadi saat Dody menjabat sebagai General Manager Unit Bisnis Pemurnian dan Pengolahan Logam Mulia (UBPP LM) Antam, tepatnya pada tahun 2017.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: AntamKasus korupsiKPK
Previous Post

Kementerian ESDM Percepat Konversi Motor Listrik

Next Post

Sejumlah Wilayah di Indonesia Dilanda Gempa Bumi Sejak Selasa Malam

Ruang Politik

Next Post
Ilustrasi Gempa/Ist

Sejumlah Wilayah di Indonesia Dilanda Gempa Bumi Sejak Selasa Malam

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election