Login
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Round Up

BPPATK Ungkap Masih Ada Bahaya di Sisi Barat Laut Gunung Merapi

by Ruang Politik
in Round Up
427 13
0
Gunung Merapi /BPPTKG

Gunung Merapi /BPPTKG

471
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Selama periode pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB pada Minggu, 12 Maret 2023, BPPTKG mencatat ada enam kali guguran awan panas Gunung Merapi. Jarak luncur guguran awan panas pada Minggu pagi pun cukup jauh

RUANGPOLITIK.COM —Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas sejak Sabtu, 11 Maret 2023 sekira pukul 12.12 WIB. Guguran awan panas tersebut mengarah ke arah barat daya sejauh 4 kilometer, atau ke arah Kali Bebeng atau Kali Krasak.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan ada 41 guguran awan panas yang keluar dari Gunung Merapi sejak pukul 00.00-24.00 WIB pada Sabtu, 11 Maret 2023 lalu. Pada Minggu, 12 Maret 2023 pagi, guguran awan panas masih muncul.

RelatedPosts

DPR RI 2024, Siapa Saja Petahana PDIP Terancam Gagal Lolos?

Hak Angket Pernah Dilakukan di Indonesia?

Cawapres Termiskin, Cak Imin, Gibran, atau Mahfud MD?

Selama periode pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB pada Minggu, 12 Maret 2023, BPPTKG mencatat ada enam kali guguran awan panas Gunung Merapi. Jarak luncur guguran awan panas pada Minggu pagi pun cukup jauh.

“Teramati awan panas guguran enam kali dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter ke barat daya,” kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso.

Abu vulkanik Gunung Merapi pun dirasakan oleh masyarakat Yogyakarta, Magelang, Boyolali dan Klaten. Bahkan tanaman para petani yang masih belum laik panen, harus dipanen lebih dulu agar tak busuk.

Sejumlah petani di Desa Tlogolele, Selo, Boyolali terpaksa harus memanen tanaman mereka lebih awal agar masih bisa diselamatkan. Para petani cabai pun berbondong-bondong memetik tanaman mereka agar tak terlanjur membusuk.

“Saat ini masih aman, cuma ini dipanen lebih awal persiapan kalau ada susulan, biar tidak rugi,” ucap Eko Slamet.

Petani lain mengungkapkan jika tanaman terkena abu vulkanik dan kekuarangan air bisa membuat tanaman membusuk. Tanaman sayur warga pun terancam rusak saat abu vulkanik menutupinya.

“Bisa cabainya rusak, kualitasnya kurang bagus, busuk,” kata Yanti, petani cabai di Boyolali.

Potensi bahaya di sisi barat laut
Pada Minggu, 12 Maret 2023 malam, BPPTKG mengungkapkan adanya potensi bahaya di sisi barat laut Gunung Merapi. Adapun potensi bahaya bersumber dari kubah lava tengah dan kubah lava sisi barat daya yang terus mengalami pertumbuhan.

“Ada potensi bahaya yang lain di mana pada sektor barat laut (Gunung Merapi) ini terjadi pergerakan, terjadi inflasi sehingga ini juga tetap kita ingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” ucap Agus.

Selama dua tahun terakhir, BPPTKG melihat adanya deformasi atau perubahan bentuk pada sisi barat laut Merapi. Sebelumnya deformasi sudah terjadi di kubah lava sisi tengah kawah dan sisi barat daya.

“Ini sesuatu yang unik, selain unik juga berpotensi bahaya sehingga perlu kami sampaikan,” katanya.

Laju deformasi di sisi barat laut Merapi sangat besar, dalam kurun waktu dua tahun ini. Hal itu sangat berbeda dengan deformasi sebelum letusan padatahun 2006 dan 2010.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Gunung Merapai\Abu VulkanikWarga
Previous Post

Gubernur Bali Larang Wisatawan Asing Rental Kendaraan

Next Post

Gerindra: Program Prabowo 99 Persen Sejalan dengan Jokowi

Ruang Politik

Next Post
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan). /Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Gerindra: Program Prabowo 99 Persen Sejalan dengan Jokowi

Recommended

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

Sat Lantas Polres Payakumbuh Sabet Empat Penghargaan

1 hari ago
Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

Pariwisata 2026: Saatnya Berhenti Ramai, Mulai Bernilai

2 hari ago

Trending

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago

Popular

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

Legislator PDIP Soroti Syuting di Indonesia Lebih Mahal Dibanding di Luar Negeri

4 bulan ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

2 tahun ago
Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

Ditangkap Polisi, James Gunawan Akhirnya Dibui

3 minggu ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

7 hari ago
JM. Dt.Sampono Kayo : Sasek di Ujuang Jalan Baliak ka Pangka Jalan

Terkait Tanah Ulayat, Pemko Payakumbuh dan Kaum Adat Duduk Bersama Kembali

4 hari ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
Login

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election