• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
07 - 10 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Waspada Amoeba Pemakan Otak! Seorang Pria di Amerika Tewas Karena Terinfeksi Air

by Rupol
in Kilas Update
438 19
0
489
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Naegleria fowleri merupakan amoeba yang hidup secara bebas. Dikutip dari laman CDC, amoeba ini berukuran sangat kecil hingga hanya bisa dilihat melalui mikroskop.

Naegleria fowleri biasanya ditemukan di air tawar yang bertemperatur hangat. Selain itu amoeba pemakan otak juga bisa hidup di:
Air tawar hangat seperti di danau dan sungai.

RelatedPosts

HUT TNI ke-81, Kodim 0306/50 Kota Gelar Syukuran Bersama Forkopimda Payakumbuh dan Limapuluh Kota

Atlet Renang Kota Payakumbuh Sabet Emas Pada Ajang Porprov Sumbar

Kontingen Senam Targetkan Emas Pada Porprov Sumbar 2026

Belum lama ini seorang pria asal Florida, Amerika Serikat meninggal dunia setelah terinfeksi amoeba pemakan otak atau Naegleria fowleri. Departemen Kesehatan di Florida menyebutkan bahwa ada kemungkinan bila pria tersebut terinfeksi karena air keran.

Sebenarnya apa amoeba pemakan otak tersebut? Berikut ini adalah berbagai fakta-fakta soal amoeba pemakan otak atau Naegleria fowleri:

Air di kolam renang atau tempat bermain air yang tak memiliki klorin yang cukup di dalamnya. Naegleria fowleri bisa menginfeksi manusia jika masuk ke dalam tubuh. Salah satu caranya adalah dengan masuk melalui hidung. Hal ini umum terjadi ketika berenang dan menyelam di danau atau sungai.

Amoeba ini nantinya dapat berjalan melalui hidung menuju otak yang di mana bisa menghancurkan jaringan otak dan menyebabkan infeksi. Infeksi yang bisa berdampak fatal tersebut adalah meningoensefalitis amebik primer (PAM).

Amoeba pemakan otak ini juga bisa menginfeksi melalui air keran yang digunakan. Air keran yang terkontaminasi dan digunakan untuk membersihkan hidung bisa menjadi bahaya.

Hingga saat ini, Naegleria fowleri hanya bisa menginfeksi melalui air terkontaminasi yang masuk melalui hidung. Belum ada bukti bahwa amoeba ini dapat menyebar melalui uap air atau tetesan aerosol.

Selain itu, Naegleria fowleri juga tidak bisa menginfeksi manusia walaupun dengan meminum air yang terkontaminasi.

Infeksi otak yang disebabkan oleh Naegleria fowleri bisa sangat mematikan. Infeksinya dapat merusak jaringan yang ada pada otak.

Gejala awal yang dialami oleh pasien PAM adalah sakit kepala, demam, mual, dan muntah. Umumnya, gejala awal itu muncul 5 hari setelah infeksi. Namun juga bisa terjadi antara 1-12 hari.

Gejala yang dapat terjadi selanjutnya adalah kaku pada leher, kebingungan, perhatian pada lingkungan sekitar berkurang, kejang, halusinasi, hingga koma.

Setelah gejala tersebut, penyakit akan berkembang pesat dan dapat menyebabkan kematian. Kematian akibat PAM umumnya terjadi dalam waktu 1-18 hari.

Walau begitu mematikan, infeksi tersebut tidak dapat menular dari manusia ke manusia.

Tak hanya di Amerika Serikat, amoeba pemakan otak tersebut juga sudah memakan korban di Korea Selatan. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyebutkan bahwa korban berusia 50 tahun.

Pasien tersebut dikabarkan sebelumnya sempat melakukan perjalanan ke Thailand selama 4 bulan. Pasien dikabarkan kembali ke Korea Selatan pada 10 Desember 2022. Keesokan harinya, pasien dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia pada Rabu 21 Desember 2022.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Ilmuwan: Kasus Flu Burung di Kamboja Ditularkan Dari Unggas

Next Post

Pembangunan Infrastruktur di Indramayu: Rusak tapi Terkesan Dibiarkan

Rupol

Next Post
/Antara

Pembangunan Infrastruktur di Indramayu: Rusak tapi Terkesan Dibiarkan

Recommended

Kariyasa Desak Negara Perkuat Deteksi Dini Perundungan Siswa Usai Kasus di Pemalang

Kariyasa Desak Negara Perkuat Deteksi Dini Perundungan Siswa Usai Kasus di Pemalang

4 jam ago
Musim Hujan di Depan Mata, Ina Ammania Desak Huntara Korban Gempa Flores Segera Dibangun

Musim Hujan di Depan Mata, Ina Ammania Desak Huntara Korban Gempa Flores Segera Dibangun

22 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Pemprov Sultra Luncurkan Aku Sahabat Rakyat, Buka Akses Jabatan dan Beasiswa Gratis

Pemprov Sultra Luncurkan Aku Sahabat Rakyat, Buka Akses Jabatan dan Beasiswa Gratis

6 hari ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

Zakka Arafah Harapan Masyarakat, Caleg DPRD Dapil Payakumbuh Utara dan Latina

3 tahun ago
Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

Tragedi Virgo Transport 8, Legislator PDIP Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor

3 minggu ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Penyalahgunaan Narkoba/Ilustrasi

Terlibat Narkoba, Pegawai Penjara di Riau Dipecat

4 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive