• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

OPM Minta Tukar Pilot Susi Air Dengan Kemerdekaan Papua, DPR: NKRI Harga Mati

by Rupol
in Nasional
432 23
0
486
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— TPNPB-OPM lewat juru bicaranya Sebby Sambom merilis kondisi Pilot Pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY, Kapten Philips Max Mehrtens usai sepekan pasca sandera pesawat tersebut. Dalam salah satu video, Philips menyampaikan pesan singkat bahwa dirinya disandera agar Papua bisa merdeka.

“Kelompok Papua menangkap saya dan mereka berjuang untuk kemerdekaan Papua. Mereka minta agar militer Indonesia pulang dan jika tidak mereka tetap menahan saya dan keselamatan saya akan terancam,” kata Philips.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

Menanggapi hal ini Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin meminta aparat TNI-Polri menolak tuntutan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menyandera pilot Susi Air, Kapten PhilipMark. OPM meminta Papua Merdeka jika pilot mau dilepaskan.

“Sikap kami NKRI harga mati. Jadi tidak bisa menegosiasikan wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia untuk kepentingan segelintir orang,” kata Hasan di kompleks parlemen, Rabu (15/2/2023).

Politikus PDIP itu mengaku sempat berdiskusi dengan Panglima TNI mengenai kondisi Papua saat ini sebelum insiden pembakaran pesawat Susi Air dan penyanderaan penumpang serta pilot pesawat tersebut. Menurut Hasan, kondisi Papua saat ini memang mengkhawatirkan.

“Kami diskusi dengan Panglima TNI dan jajaran mengenai Papua. Situasinya memang cukup mengkhawatirkan,” kata dia.

Dia mengaku masih menunggu upaya yang tengah dilakukan aparat di bawah Kemenko Polhukam saat ini.

Namun, berdasarkan kesimpulan rapat Komisi I dengan Panglima TNI, Hasan menyebut saat ini perlu ada payung hukum lebih kuat yang bisa mengatur langkah TNI secara terarah dan terukur.

“Mudah-mudahan negosiasi bisa berjalan dengan baik. Tetapi tidak menegosiasikan kedaulatan negara,” katanya.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa mengatakan tuntutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM yang menyandera pilot Susi Air sudah didengar pihaknya.

Meski demikian, ia menyebut aparat gabungan TNI-Polri akan tetap mencari keberadaan pilot tersebut.

“Bahwa dalam video tersebut tuntutan gerombolan KST sudah kita dengar. Aparat TNI-Polri terus melakukan pencarian secara maksimal,” kata Saleh.

Politikus PDIP itu mengaku sempat berdiskusi dengan Panglima TNI mengenai kondisi Papua saat ini sebelum insiden pembakaran pesawat Susi Air dan penyanderaan penumpang serta pilot pesawat tersebut. Menurut Hasan, kondisi Papua saat ini memang mengkhawatirkan.

“Kami diskusi dengan Panglima TNI dan jajaran mengenai Papua. Situasinya memang cukup mengkhawatirkan,” kata dia.

Dia mengaku masih menunggu upaya yang tengah dilakukan aparat di bawah Kemenko Polhukam saat ini.

Namun, berdasarkan kesimpulan rapat Komisi I dengan Panglima TNI, Hasan menyebut saat ini perlu ada payung hukum lebih kuat yang bisa mengatur langkah TNI secara terarah dan terukur.

“Mudah-mudahan negosiasi bisa berjalan dengan baik. Tetapi tidak menegosiasikan kedaulatan negara,” katanya.

Dalam salah satu video, Philips menyampaikan pesan singkat bahwa dirinya disandera agar Papua bisa merdeka.

“Kelompok Papua menangkap saya dan mereka berjuang untuk kemerdekaan Papua. Mereka minta agar militer Indonesia pulang dan jika tidak mereka tetap menahan saya dan keselamatan saya akan terancam,” kata Philips.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen M. Saleh Mustafa mengatakan tuntutan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau OPM yang menyandera pilot Susi Air sudah didengar pihaknya.

Meski demikian, ia menyebut aparat gabungan TNI-Polri akan tetap mencari keberadaan pilot tersebut.

“Bahwa dalam video tersebut tuntutan gerombolan KST sudah kita dengar. Aparat TNI-Polri terus melakukan pencarian secara maksimal,” kata Saleh.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Razikin: Erick Thohir adalah Jawaban dari Kemelut Sepak Bola Indonesia

Next Post

Hasil Rapat DPR dan Menag, Berhasil Tekan Ongkos Haji Jadi Rp 49,8 Juta

Rupol

Next Post
Hasil Rapat DPR dan Menag, Berhasil Tekan Ongkos Haji Jadi Rp 49,8 Juta

Hasil Rapat DPR dan Menag, Berhasil Tekan Ongkos Haji Jadi Rp 49,8 Juta

Recommended

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

3 jam ago
Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

1 hari ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive