• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
09 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Terkait Formula E, CSIIS: KPK Jangan Terintimidasi Oleh Politik

by Rupol
in Nasional
462 5
0
499
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Dr Sholeh Basyari, meminta para penegak hukum untuk tetap mengedepankan penegakan hukum pada tahun-tahun politik ini.

Menurutnya, agenda dan kepentingan politik jangan sampai menggerus penegakan hukum, karena Indonesia telah bersepakat menjadi hukum sebagai panglima.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

“Hukum sebagai ‘panglima’ adalah konsensus bersama, karena di atas hukumlah semua harus berjalan,” ujar Sholeh ketika berbincang dengan RuPol, di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (11/02/2023).

Oleh karena itu, lanjut Sholeh, semua penegak hukum harus terlepas dari segala tekanan, apalagi tekanan politik. Bahkan dengan hukum, harusnya politik bisa melahirkan politisi-politisi yang bersih dan bebas dari beban masa depan.

“Kita tentu tidak mau mendapatkan pemimpin atau politisi yang memiliki ‘beban hukum’, sehingga mudah untuk di intervensi oleh pihak-pihak lain. Jangan karena tekanan dan situasi politik, akhirnya seseorang diberikan kesempatan, namun akhirnya membawa ‘beban’ yang akan terus dimanfaatkan pihak-pihak lain,” terang cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Pentingnya penegakan hukum tanpa intimidasi kepentingan politik itu, kata Sholeh mengingat kian meningginya suhu politik menjelang Tahun 2024 ini. Bahkan setiap manuver-manuver politik, seringkali dikaitkan dengan persoalan hukum dan begitu juga sebaliknya.

“Contohnya soal penanganan kasus Formula E, selalu dikaitkan dengan pencalonan Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Bahkan ada isu-isu akan ada demo besar, bakal ada aksi. Itu kan tidak benar, KPK jangan terintimidasi oleh kepentingan politik,” tegas Dosen Ilmu Politik di berbagai perguruan tinggi itu.

Sholeh juga meminta kepada KPK dan pihak penegak hukum lainnya, untuk tetap fokus menyelesaikan kasus Formula E dan kasus-kasus yang selalu dikaitkan dengan politik lainnya.

“Masyarakat berharap pemimpin itu bersih dari beban kasus masa lalu, itu kuncinya. Jadi selesaikan saja secepatnya, biar masyarakat juga paham. Tidak hanya soal Anies, tapi juga soal ‘kardus durian’, soal alih fungsi hutan, minyak goreng dan lain-lain. Itu disebut-sebut melibatkan nama-nama petinggi parpol. Agar semua terang dan tidak ada kaitan dengan politik, harus cepat diselesaikan,” imbuh Sholeh. (ASY)

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Waspada! Gunung Semeru Kembali Erupsi

Next Post

Anies Klarifikasi Soal Hutang Pilkada Rp 50 Milyar Bukan Uang Sandi, Tapi Pihak Ketiga

Rupol

Next Post
Anies Klarifikasi Soal Hutang Pilkada Rp 50 Milyar Bukan Uang Sandi, Tapi Pihak Ketiga

Anies Klarifikasi Soal Hutang Pilkada Rp 50 Milyar Bukan Uang Sandi, Tapi Pihak Ketiga

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

10 jam ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

2 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

6 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive