• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
10 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

NasDem Pasca Dukung Anies, Terdepak Dari Kabinet dan Ditinggal Kader?

by Rupol
in Nasional
453 9
0
495
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Pasca deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024, partai NasDem harus menghadapi konflik di internal dan koalisi politiknya. Harga mahal yang harus dibayar Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan komunikasi yang dingin dengan Presiden Jokowi dan perang opini antar elit PDIP dan NasDem.

Sehingga partai besutannya terancam didepak dari kursi menteri. Tak hanya itu sejumlah elit dan kader di NasDem mulai meninggalkan partai ini.

RelatedPosts

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tentunya ini tak mudah bagi Surya Paloh yang harus duduk satu meja dengan parpol yang dulu menjadi lawan politiknya saat mendukung Jokowi di pilpres lalu. Koalisi Perubahan yang digagas tiga parpol yakni NasDem, Demokrat dan PKS juga semakin tak jelas muaranya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyorot tajam santernya isu reshuffle yang dibalut kepentingan politik baru-baru ini.

Menurut Adi sendiri, hal tersebut sangat mungkin terjadi mengingat partai tersebut sudah mengusung Anies Baswedan.

“Langkah NasDem mencapreskan Anies kan dianggap langkah ingin pisah jalan dengan Jokowi di 2024,” kata Adi.

Namun Adi jadi menaruh kecurigaan kepada Partai NasDem lantara efek dari reshuffle ini sendiri jika memang terjadi akan sangat menguntungkan partai tersebut.

“NasDem kayaknya menunggu ini. Sebab, dia akan mendapat dukungan politik dan dapat simpati. Bisa dimainkan NasDem pihak yang dizalimi,” tuturnya.

Sementara itu, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah memandang badai resign yang tengah menerpa Partai NasDem tidak sepenuhnya dikarenakan Anies.

Ia justru menganggap ada faktor eksternal partai yang membuat Partai NasDem ragu mengusung Anies di Pilpres 2024. Menurut Dedi, Partai NasDem harus tetap mempertahankan Anies supaya peta kontestasi Pilpres 2024 lebih jelas.

“Anggap saja ketika Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Prabowo Subianto, atau Airlangga Hartarto maju, maka mereka tidak memiliki rivalitas yang jelas. Rivalitas yang jelas itu Anies dan kelompok yang tidak Anies,” kata Dedi.

Meski ditinggalkan sejumlah kader, namun Dedi melihat pesona NasDem di 2024 akan tetap baik. Hal tersebut bisa terjadi apabila NasDem bisa pertahankan suara di wilayah melalui tokohnya.

Sebelum Siswono, terdapat kader NasDem yang langsung mengundurkan diri setelah Surya Paloh mengusung Anies sebagai capres 2024.

Mereka ialah Ketua Departemen Bidang UMKM DPP Partai NasDem Niluh Djelantik, Ketua DPW Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM NasDem Sulawesi Utara Fredriek ‘Didi Roa’ Lumalente, serta Wakil Ketua Bidang Hubungan Eksekutif di DPW NasDem Bali Anak Agung Ngurah Panji Astika.

Editor: Ivo Yasmiati
(RuPol)

Previous Post

Reshuffle Kabinet Untungkan 2 Parpol Non Parlemen, Jokowi Butuh Publikasi Media

Next Post

Presiden Akan Lantik Laksdya TNI Muhammad Ali Sebagai KSAL Hari Ini…

Rupol

Next Post
Presiden Akan Lantik Laksdya TNI Muhammad Ali Sebagai KSAL Hari Ini…

Presiden Akan Lantik Laksdya TNI Muhammad Ali Sebagai KSAL Hari Ini...

Recommended

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

Legislator PDIP: RUU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki

1 hari ago
Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

Ribuan Persepeda Ikuti Gowes GSA 2026 di Kota Payakumbuh

3 hari ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

7 hari ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive