• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
04 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemendagri Akan Mediasi Propinsi Riau dengan Pemerintah Terkait DBH Kabupaten Meranti

by Rupol
in Nasional
436 14
0
481
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Bupati Meranti dalam sebuah rapat koordinasi Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah se-Indonesia di Pekanbaru, Adil menyampaikan keluhannya terhadap Kemenkeu. Dia kecewa kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Lucky Alfirman. Pada sesi tanya jawab, Adil mempertanyakan ihwal DBH minyak di Kepulauan Meranti.

“Ini orang keuangan isinya iblis atau setan. Jangan diambil lagi minyak di Meranti itu. Gak apa-apa, kami juga masih bisa makan. Daripada uang kami dihisap oleh pusat,” ujar Adil dalam sebuah video berdurasi 1 menit 55 detik beredar di media sosial.

RelatedPosts

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Soroti Dampak AI Lintas Sektor, Marinus Gea Dorong Pembentukan UU Artificial Intelligence

Akibat perseteruan itu, Staff Kemenkeu tak terima dengan tuduhan seperti yang disebutkan tersebut. Hingga kemudian perang opini di media terjadi. Namun Adil tak peduli, ia dengan gigih meminta hak Kabupaten Meranti dari dana bAgi HAsil Minyak dan gas yang seharunya menjadi hak Meranti.

Menanggapi perseteruan tersebut, akhirnya Kementerian Dalam Negeri mengagendakan pertemuan antara Bupati Meranti Muhammad Adil dan Kementerian Keuangan serta Kementerian ESDM untuk membahas polemik Dana Bagi Hasil (DBH). Pertemuan itu rencananya digelar pada Selasa (20/12).

“Rencana hari Selasa besok mau dilakukan pertemuan difasilitasi dengan komponen terkait. Tentu Kemendagri, Kemenkeu, Kementerian ESDM, Provinsi Riau, dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Jadi komunikasi,” ujar Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri Agus Fatoni dalam acara konferensi pers di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, pada Jumat, 16 Desember 2022.

Menurut Agus, pertemuan antara pemda dan kementerian dilakukan secara tertutup. Namun, hasilnya bakal diumumkan setelah perjumpaan tatap muka terlaksana.

Sebelumnya, Bupati Meranti Muhammad Adil memprotes nominal DBH yang dinilai tak sebanding dengan sumber daya alam (SDA) yang dihasilkan daerahnya. Adil bahkan menyebut pegawai Kemenkeu sebagai iblis atau setan. Adil menilai Kemenkeu telah mengeruk keuntungan dari eksplorasi minyak di daerah yang dia pimpin.

Agus Fatoni berpendapat, selama ini Kementerian Dalam Negeri selalu melakukan rekonsiliasi melibatkan daerah, meski tidak melibatkan kepala daerah langsung.

“Ini makanya yang datang rapat harusnya dilaporkan ke kepala daerahnya,” kata dia.

Agus mengimbuhkan, pihaknya sudah mengirimkan undangan ke semua pihak untuk rencana pertemuan tersebut. Namun, ia belum bisa memastikan apakah Bupati Kabupaten Kepulauan itu akan hadir. “Kalau tugas kami mengundang, belum konfirmasi kan masih agak lama,” ucap Agus.

Dia berharap semua pihak yang diundang datang agar benang kusut masalah DBH kelar. “Tidak ada dusta di antara kita,” tutur Agus.

Menurut Adil, wilayah yang dia pimpin adalah daerah miskin yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah pusat. Ia juga berkeluh-kesah karena pemerintah daerah yang tak bisa leluasa bergerak membangun di daerah dan memperbaiki hajat hidup orang banyak karena sumber daya alamnya disedot oleh pemerintah pusat.

“Bagaimana kami mau membangun rumah, bagaimana kami mengangkat orang miskin, nelayannya, petaninya, buruhnya” kata Adil.

Lantas, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo keberatan dengan protes Adil. Dia menyayangkan munculnya pernyataan tersebut.

“Kami keberatan dan menyangkan pernyataan Bupati Meranti saudara Muhammad Adil yang sungguh tidak adil karena mengatakan pegawai Kemenkeu iblis atau setan,” ujar dia melalui video yang diunggah di akun Twitter pribadinya pada Ahad, 11 Desember 2022

Dia menilai pernyataan Adil ngawur dan menyesatkan. Sebab, Kemenkeu justru sudah menghitung dan menggunakan data resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Data itu untuk menentukan DBH yang bukan hanya untuk daerah penghasil, tapi juga daerah sekitar untuk merasakan kemajuan bersama.

“Hal itu juga sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati
(Rupol)

Previous Post

Dituduh Curi Start Kampanye, Anies Pertanyakan Pasal Pemilu Yang Dilanggar

Next Post

2,73 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabodetabek Saat Natal dan Tahun Baru 2023

Rupol

Next Post
Ilustrasi Tol/AP

2,73 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabodetabek Saat Natal dan Tahun Baru 2023

Recommended

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

Usai Kepala BGN Dicopot, DPR PDIP Minta Pengawasan Diperketat dan Jadi Momentum Evaluasi

13 jam ago
Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini

24 jam ago

Trending

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Legislator PDI P Sebut Perlunya Modernisasi Pertanian

3 hari ago
Kasus Bullying Berulang di ICBS, DPR: Dinas Pendidikan Perlu Lakukan Pengawasan

Kasus Bullying Berulang di ICBS, DPR: Dinas Pendidikan Perlu Lakukan Pengawasan

3 tahun ago

Popular

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

CIC Laporkan ke KPK Dugaan Mark Up Proyek Pembangkit Listrik PT. Bumi Siak Pusako

1 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive