• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
23 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Kilas Update

Hadapi Makelar Kasus di Mahkamah Agung, Hakim Angkat Tangan

by Ruang Politik
in Kilas Update
444 5
0
Gedung Mahkamah Agung/Ist

Gedung Mahkamah Agung/Ist

480
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ia berujar MA akan menggandeng KPK, Komisi Yudisial (KY), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna melakukan upaya pencegahan agar tidak kecolongan lagi

RUANGPOLITIK.COM —Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial Sunarto angkat bendera putih membereskan makelar kasus (markus) di tubuh lembaganya.

Itu disampaikan Sunarto merespons dua hakim agung yang diproses hukum KPK atas kasus dugaan korupsi.

RelatedPosts

Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Melakukan Sidak Ke SPBJ

Menurut Sunarto, upaya yang paling mungkin dilakukan adalah mempersempit ruang gerak markus.

“Markusnya lebih pintar. Kita cari metode untuk mempersempit kerjanya markus. Tapi, untuk menghilangkan markus, mohon maaf saya angkat tangan, enggak bisa. Tapi, meminimalisasi markus, insyaallah akan kita lakukan,” ujar Sunarto kepada awak media,Sabtu (10/12/2022).

Menurut dia, salah satu cara menekan ruang gerak markus adalah dengan memberhentikan sementara pelaku markus dari jabatannya.Setelah diberhentikan, semua perkara ditarik dan tidak diberikan perkara baru.

Hal itu diyakini bisa menimbulkan efek jera kepada pelaku markus lainnya.

“Jadi, yang sudah ditangkap, sudah kami berhentikan sementara. Dan yang begitu data informasi surat resmi ditetapkan tersangka, tarik semua perkaranya, tidak diberi perkara baru. Itu langkah kita,” kata Sunarto.

Di samping itu, Sunarto menyatakan MA akan memperketat proses perekrutan calon hakim dengan menelusuri rekam jejak.

Ia berujar MA akan menggandeng KPK, Komisi Yudisial (KY), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna melakukan upaya pencegahan agar tidak kecolongan lagi.

“Sekarang siapa pun yang bawa mobil mewah dan pakai yang branded itu kita telusuri sampai ke rumahnya. Emang gajinya berapa? Sepatunya LV kita lihat. Lah, gajinya Rp15 juta pakai LV, mobil mewah. Kita analisis sendiri, seperti dia datang ke kantor pakai baju branded, gajinya enggak imbang, kita datangi ke rumahnya,” ucap dia.

Makelar kasus masih merajalela di MA. Baru-baru ini, KPK memproses hukum 13 orang tersangka yang terjerat dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA. Dari jumlah itu, dua tersangka merupakan hakim agung Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh.

Lembaga antirasuah menduga ada uang suap sekitar Sin$202.000 (setara Rp2 miliar) untuk mengurus perkara pidana dan perdata Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana. Adapun seluruh tersangka sudah ditahan oleh penyidik KPK di Rumah Tahanan Negara (Rutan) berbeda.

 

Editor: B. J Pasaribu
(RuPol)

Tags: Mahkamah sagungMakelar kasusSupremasi Hukum
Previous Post

Ferdy Sambo Keceplosan Akui Tembak Punggung Yoshua

Next Post

Pengamat Militer Pertanyakan Urgensi Pemberian Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier

Ruang Politik

Next Post
Pengamat Militer Pertanyakan Urgensi Pemberian Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier/Ist

Pengamat Militer Pertanyakan Urgensi Pemberian Letkol Tituler ke Deddy Corbuzier

Recommended

Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

Din Syamsuddin: Bung Karno Tokoh Muslim dan Nasionalis

12 jam ago
Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

Pemko Payakumbuh Perkuat Kualitas Pendidikan

2 hari ago

Trending

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

Mantan Koruptor Nur Alam Gabung PSI

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

Kurator dan Kreditur Kecewa Atas Upaya Menghambat Proses Kepailitan Rachmat Agung Leonardi

4 minggu ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive