• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
25 - 06 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamat: Rambut Ganjar Mendadak Hitam, Tak Enak Hati dengan Figur Lain

by Rupol
in Nasional
445 13
0
490
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM— Belum hilang rasa terkejut publik karena pernyataan Presiden Jokowi soal ‘pemimpin berambut putih’ secara tiba-tiba Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengunggah foto dirinya berambut hitam usai ramai polemik dukungan Jokowi ke salah satu calon presiden.

Sontak aksi tersebut menjadi tanda tanya publik. Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno kepada wartawan, Minggu (27/11), Ganjar hanya tak enak hati dengan sekeliling presiden yang juga kandidat capres dan cawapres.

RelatedPosts

Marinus Gea Dorong Penguatan Sistem Check and Balance dalam Program MBG

PBNU Tengah Godok Fatwa bisa Dibatalkan, Prosesnya Mirip Peninjauan Kembali

Yasonna Laolly minta Negara Tindak Tegas Judol dan Teror Pinjol

“Sepertinya Ganjar tak enak hati dengan figur lain di sekitar Jokowi yang juga ingin dikaitkan dengan kode keras dukungan Jokowi maju pilpres 2024,” kata

Adi menilai selama ini geliat dukungan Jokowi kerap diarahkan ke Ganjar. Menurutnya, Ganjar tak ingin terlihat menjadi bintang di antara sejumlah tokoh ‘inner circle’ Jokowi, salah satunya Ketua DPR Puan Maharani.

“Karena selama ini, kode keras Jokowi selalu dialamatkan ke Ganjar. Itu sudah jadi rahasia umum. Sementara figur lain di inner circle Jokowi terlihat tak diendorse misalnya Puan, Airlangga Hartato, Sandi, dan Erick Tohir. Hanya Prabowo yang pernah diendorse Jokowi. Tentu Ganjar tak mau terlihat jadi bintang sendirian karena endorsement begitu,” ujarnya.

Adi menilai aksi Ganjar itu kurang bagus dari segi komunikasi politik. “Secara komunikasi politik rada kurang ok. Ini cara Ganjar bicara ke publik bahwa Jokowi juga dukung siapapun orang-orang di sekitarnya untuk maju,” kata dia.

Adi pun menyinggung hubungan Ganjar dengan PDIP yang ditampilkan semakin membaik. Adi menilai dukungan Jokowi yang lekat dikaitkan dengan Ganjar tak mengubah kondisi internal PDIP dalam penentuan capres, yakni ditentukan secara tunggal oleh Ketum Megawati Soekarnoputri.

“Belakangan ini hubungan Ganjar dengan PDIP membaik. Tak ada lagi dinamika keras seperti sebelumnya. Bahkan Ganjar menunjukkan kemesraannya dengan Puan. Itu menegaskan internal mereka sudah kondusif. Soal siapa yang nantinya bakal diusung PDIP, tentu hanya hak veto Megawati, bukan yang lain,” katanya.

Lebih lanjut, Adi menilai publik menginginkan Jokowi juga memperlihatkan dukungannya ke figur-figur potensial lain.

“Ke depan, publik tentu ingin juga melihat presiden terlihat mengendorse figur lain yang berada di sekitar Jokowi maju pilpres 2024. Minimal mendukung kerja keras politik meningkatkan elektabilitas dan mencari dukungan partai untuk bisa daftar ke KPU,” pungkasnya.

Editor: Ivo Yasmiati

Previous Post

Demokrat Sentil Jokowi: Presiden Sebaiknya Fokus Kerja

Next Post

BNPT: Perilaku Intoleran Bukan Karakter Bangsa Indonesia

Rupol

Next Post
BNPT: Perilaku Intoleran Bukan Karakter Bangsa Indonesia

BNPT: Perilaku Intoleran Bukan Karakter Bangsa Indonesia

Recommended

Pemko Payakumbuh Terus Berupaya Percepat Penurunan Stunting

Pemko Payakumbuh Terus Berupaya Percepat Penurunan Stunting

7 jam ago
Wawako Payakumbuh Hadiri Khatam Al-quran di Mushalla Darul Hikmah

Wawako Payakumbuh Hadiri Khatam Al-quran di Mushalla Darul Hikmah

7 jam ago

Trending

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Presiden Jokowi & Prabowo Subianto/Repro Ist

Hubungan Jokowi-Prabowo Diisukan Retak

2 tahun ago

Popular

Ilustrasi Dugem/Ist

13 Night Club Terpopuler yang Paling Digemari di Jakarta

3 tahun ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kajati DKI Jakarta Redha Mantovani resmikan Mall Pelayanan Pengaduan (MPP)/Ist

Adik Ipar Sufmi Dasco Jadi Jamintel Pengamat: Jangan Jadi Alat Politik

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive