• Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
16 - 03 - 2026
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Ruang Politik
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
No Result
View All Result
Ruang Politik
No Result
View All Result
Home Nasional

Dedi Kurnia: Jika PKB Tak Redam Ego, Koalisi Gerindra-PKB Bisa Bubar 

by Rupol
in Nasional
447 14
0
493
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RUANGPOLITIK.COM — Pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan keluar dari Koalisi Indonesia Raya (KIR) apabila Prabowo Subianto menggaet Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden (cawapres), dianggap kurang etis dan tak memikirkan dampak bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpinnya.

Sikap menolak keras itu, disampaikan Cak Imin merespons wacana duet Prabowo dan Ganjar dalam survei lembaga Indostrategi. Menurut Cak Imin, PKB akan keluar dari KIB dan akan membentuk poros baru.

RelatedPosts

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Komitmen Pelayanan, Jasaraharja Putera Serahkan Armada Shuttle untuk ASDP

Mosi Tak Percaya BEM PTMA Indonesia ke Pemerintah

“Kita bikin komposisi baru,” kata Cak Imin di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Menanggapi hal ini pengamat politik Dedi Kurnia Syah Direktur Indonesia Political Opinion (IPO), saat dihubungi RuPol, Rabu (23/11) mengatakan sikap Cak Imin ini tak pantas disandingkan dengan partai Gerindra. Karena sikap ini dianggap kurang etis.

“Paksaan PKB untuk menjadi Capres cukup rasional, hanya saja mitranya bukan Gerindra, selama masih dengan Gerindra maka Prabowo tetap pilihan terbaik. Artinya, PKB bisa menekan untuk posisi Cawapres, bagaimanapun Muhaimin bisa menjanjikan suara dari mayoritas Nahdliyin, terlebih jika rival mereka tidak ada tokoh yang mewakili Nahdliyin, utamanya di tokoh dari Jawa Timur,” ungkap Dedi.

Karena itu, Dedi menilai kemungkinan koalisi ini bubar bisa saja terjadi. Jika PKB tidak ‘leghowo’ dalam menerima keputusan Prabowo yang mungkin mempertimbangkan cawapres dari unsur eksternal koalisi.

“Jika PKB tidak mampu meredam ego kuasanya, maka bisa saja koalisi ini tumbang di tengah jalan, dan itu bukan artinya Prabowo terhalang. Karena PDIP masih mungkin membersamai Prabowo. Terlebih Jokowi sudah secara terbuka mendukungnya. Bisa dengan Ganjar, atau Puan Maharani,” jelasnya.

Dedi menjelaskan, semua kembali kepada tujuan PKB dalam membangun mitra koalisi dengan Gerindra. Apakah hanya fokus pada posisi mendapatkan cawapres atau meraih kemenangan di pilpres yang akan menguntungkan PKB secara keseluruhan.

“Bergantung dari orientasi PKB, apakah mereka miliki target memenangi Pemilu dengan usung Prabowo, atau memaksa diri mendapat peluang Capres,” tukasnya.

Karena itu Dedi memprediksi jika Cak Imin hanya memilikirkan kepentingan pribadi, ngoyo menjadi ‘cawapres’ sementara Prabowo kurang merespon ini akan merugikan bagi PKB. Tak menutup kemungkinan jika koalisi Gerindra-PKB bubar.

“Jika pilihan kedua diambil, maka perpecahan sudah dekat bagi mereka,” pungkasnya. (IY)

Editor: Ivo Yasmiati

Tags: cak imin prabowoDirektur Indonesian Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah
Previous Post

Guntur Hamzah Jadi Hakim Mahkamah Konstitusi Gantikan Aswanto

Next Post

Presiden Jokowi Sudah Siapkan Surpres Pengganti Andika Perkasa

Rupol

Next Post
Presiden Jokowi/Biro Pers Istana

Presiden Jokowi Sudah Siapkan Surpres Pengganti Andika Perkasa

Recommended

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

Kwarcab 0314 Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh Salurkan 70 Paket Sembako Buat Masyarakat

4 jam ago
Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

Wawako Payakumbuh dan UNP Buka Bersama

1 hari ago

Trending

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hj Aida,SH Gelar Sosialisasi Perda No 9 Tahun 2018

3 hari ago

Popular

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

Kasus Suap DJKA Bergulir, Budi Karya Sumadi Absen dari Kursi Saksi

4 hari ago
Anak-anak penyiram makam yang lazim ditemui saat ziarah Ramadan di TPU Tegal Alur Kalideres, Jakarta/Antara

Doa dan Tata Cara Ziarah Kubur Orang Tua, Bolehkah Menyiram Air di Atas Kuburan?

3 tahun ago
Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

Ciptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib, Satlantas Polresta Payakumbuh Gelar Operasi Keselamatan 2026

4 minggu ago
Tujuh Presiden RI /Repro

Julukan Presiden Indonesia dari Soekarno Sampai Jokowi

3 tahun ago
Kota Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara/Wikipedia

Menelisik Sejarah Kota Barus, Gerbang Dakwah Islam Pertama di Indonesia

3 tahun ago
  • Personalia
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ruang politik
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Kilas Update
  • Daerah
  • RuangPolling
  • RuangTokoh
  • RuangOpini
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2023 Ruangpolitik.com - Smart Guide In Election - Cre4tive